Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid dapat memperkuat ... [547] url asal
Kehadiran Torasera itu diharapkan menjadi model penguatan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Indonesia
Probolinggo, Jatim (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid dapat memperkuat ekosistem koperasi desa di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
"Kehadiran Torasera itu diharapkan menjadi model penguatan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Indonesia," katanya saat meresmikan Torasera Nurja Berkah yang berada di lingkungan Ponpes Nurul Jadid Kabupaten Probolinggo, Minggu.
Ia mengapresiasi Ponpes Nurul Jadid dan seluruh pihak yang telah berinisiatif menghadirkan Torasera sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis koperasi.
Torasera Nurja Berkah merupakan salah satu dari dua Torasera yang telah berdiri di Indonesia.
“Itu menjadi kebanggaan sekaligus membangkitkan optimisme kami di Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam menjalankan amanah untuk mengembangkan koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia,” tuturnya.
Ia menjelaskan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Hingga saat ini, sebanyak 83 ribu koperasi telah berbadan hukum, dan pemerintah tengah memasuki tahap pembangunan fisik berupa gudang, gerai, serta sarana pendukung lainnya.
“Sebanyak 30 ribu unit ditargetkan rampung dan siap operasional pada April 2026. Selanjutnya, pembangunan terus berlanjut hingga mencapai target nasional,” katanya.
Ia menekankan bahwa keberadaan Torasera memiliki peran strategis sebagai pusat distribusi (hub) dan integrator dalam ekosistem koperasi.
Selain menyuplai kebutuhan barang ke koperasi desa, Torasera juga berfungsi sebagai off-taker yang menyerap hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga UMKM.
“Melalui Torasera, produk-produk masyarakat desa dapat dihimpun, dikelola, dan didistribusikan secara lebih luas. Ini akan mendorong perputaran ekonomi di desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi masyarakat desa dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku ekonomi.
Pemerintah telah menyiapkan dukungan pembiayaan melalui berbagai instrumen, termasuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), serta dukungan lintas kementerian dan lembaga.
Ia mengatakan penguatan koperasi desa merupakan bagian dari upaya mengembalikan sistem ekonomi nasional pada nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi cita-cita para pendiri bangsa.
“Koperasi adalah instrumen utama untuk memastikan ekonomi berpihak kepada rakyat. Kita ingin memastikan perputaran ekonomi terjadi di desa, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Selain itu, Menkop juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor pesisir, termasuk penyediaan infrastruktur seperti pabrik es dan sarana pendukung bagi nelayan di wilayah Probolinggo.
Ia berharap Torasera Nurja Berkah dapat menjadi percontohan nasional dalam pengembangan koperasi berbasis pesantren dan masyarakat.
“Semoga Torasera ini menjadi usaha yang berkah, berkembang, dan menjadi bagian penting dalam penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” katanya.
Sementara Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo, Fahmi Abdul Haq Zaini menjelaskan kehadiran Torasera Nurja Berkah akan menjadi pendukung bisnis bagi ekososistem Kopdes Merah Putih di Kabupaten Probolinggo, khususnya wilayah Paiton.
Ia berharap dapat mendorong produk-produk unggulan Kabupaten Probolinggo agar dikenal lebih luas oleh masyarakat.
"Tentu keberadaan Torasera itu juga bukan sekedar pusat perbelanjaan tetapi juga merupakan wujud nyata kemandirian ekonomi pesantren serta kontribusi pesantren dalam memperkuat ekonomi keumatan,” katanya.
Sementara itu Kepala Ponpes Nurul Jadid Abdul Hamid Wahid mengatakan Torasera itu tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga sentra perekonomian masyarakat sekitar.
“Lebih dari itu, kami bercita-cita menjadikan sebagai bisnis hub yang menyokong beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih khususnya di wilayah Paiton dan sekitarnya,” katanya.
Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan anggaran sekitar Rp336 miliar untuk mempercepat rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana banjir di Aceh, ... [560] url asal
Anggaran tersebut digunakan untuk memulihkan sawah dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang agar dapat segera kembali berproduksi
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan anggaran sekitar Rp336 miliar untuk mempercepat rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
"Anggaran tersebut digunakan untuk memulihkan sawah dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang agar dapat segera kembali berproduksi dan menjaga pasokan pangan daerah," kata Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan Hermanto dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Dia menyampaikan program itu merupakan tindak lanjut kegiatan groundbreaking rehabilitasi yang dilaksanakan serentak pada 15 Januari 2026.
Percepatan rehabilitasi menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Langkah itu tetap dijalankan meskipun berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan Januari hingga Maret 2026 masih berada pada intensitas menengah hingga tinggi yang terus diantisipasi agar pelaksanaan rehabilitasi tetap berjalan optimal.
"Harapan pemerintah ke depan adalah segera merehabilitasi lahan sawah dan memperbaiki irigasi pertanian yang rusak agar dapat dimanfaatkan kembali oleh petani untuk menanam," ujarnya.
Ia menjelaskan kondisi curah hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah menjadi faktor yang terus diantisipasi dalam pelaksanaan program di lapangan.
Dia menuturkan tantangan saat ini adalah masih adanya hujan dengan intensitas cukup tinggi di sejumlah lokasi desa di Aceh, Sumut dan Sumbar sehingga berdampak pada lahan sawah yang harusnya dipersiapkan untuk dilakukan pengangkatan endapan lumpur.
Kondisi tersebut, lanjut Hermanto, membuat tim teknis harus melakukan penyesuaian strategi penanganan di lapangan.
“Sehingga saat ini kita akan melakukan survei ulang di lapangan untuk mengidentifikasi sedimen/ endapan lumpur baru yang ke depan akan mempengaruhi biaya penanganannya seperti pembuangan sedimen di lahan, di saluran irigasi dan lain-lain,” ucapnya
Berbagai intervensi rehabilitasi dilakukan sesuai tingkat kerusakan lahan. Sawah dengan kerusakan ringan ditangani melalui kegiatan optimasi lahan, sedangkan kerusakan sedang hingga berat melalui program rehabilitasi khusus dengan prioritas pembersihan lahan berdasarkan dokumen rencana teknis dan pagu anggaran.
Lebih lanjut dia mengatakan rehabilitasi irigasi pertanian turut dikombinasikan dengan perbaikan infrastruktur irigasi dalam menu program Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Kementan.
Langkah itu, kata Hermanto, sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman agar kegiatan optimasi lahan pada sawah terdampak bencana dialokasikan seluas 32 ribu hektar dengan komponen kegiatan konstruksi meliputi pembersihan lahan, penataan lahan, perbaikan infrastruktur, pengolahan lahan hingga pemanfaatan lahan.
Sementara itu, kegiatan rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana dialokasikan seluas 9,9 ribu hektare dengan komponen kegiatan konstruksi meliputi pembersihan lahan, perapihan dan perataan tanah.
Selanjutnya pekerjaan tanah dengan galian saluran irigasi, pembuatan pematang dan galian saluran pembuangan/drainase, pengolahan lahan hingga pekerjaan rehabilitasi infrastruktur pendukung lain di tingkat usaha tani.
Program ini dibagi dalam tiga tahap, yaitu penyusunan rancangan teknis, konstruksi, dan olah lahan.
"Saat ini ketiga provinsi masih berproses dalam kontraktual penyusunan dokumen rancangan teknis yang dikerjasamakan dengan sejumlah perguruan tinggi, serta sebagian melakukan revisi anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan penanganan di lapangan," bebernya.
Secara umum, intervensi Kementerian Pertanian tidak hanya berfokus pada percepatan pekerjaan fisik, tetapi juga penguatan tata kelola, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi berkala.
Program dilaksanakan dengan melibatkan petani lokal dan pemerintah daerah agar penanganan sesuai kondisi riil di lapangan.
"Pendekatan ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi lahan sawah secara optimal, memperluas areal tanam, serta meningkatkan kesejahteraan petani," bebernya.
Melalui langkah kolaboratif dengan pemerintah daerah dan petani, tambah Hermanto, Kementan menegaskan komitmennya memastikan rehabilitasi berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan berbagai terobosan baru dari pemerintah menjadi pembuka jalan bagi pencapaian target ... [388] url asal
Sumur-sumur tua ini, mau tidak mau kita harus intervensi lewat teknologi
Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan berbagai terobosan baru dari pemerintah menjadi pembuka jalan bagi pencapaian target swasembada energi nasional.
Menurut Bahlil dalam keterangan di Jakarta, Minggu, swasembada energi harus dipandang sebagai pekerjaan besar yang membutuhkan langkah berbeda, bukan sekadar target administratif, melainkan rangkaian terobosan konkret.
Bahlil mengatakan upaya mencapai kemandirian energi mesti dilandasi tindakan nyata dan inovasi teknologi.
Ia pun mengingatkan ketergantungan pada importir adalah bukti kegagalan mendorong kemandirian secara serius.
"Teman-teman semua, jangan pernah kita bermimpi akan menjadi swasembada energi kalau tidak kita melakukan terobosan. Dan, para pengimpor (energi) ini adalah yang mendapatkan manfaat dari ketidakmampuan kita untuk bagaimana mendorong swasembada," jelas Bahlil di hadapan peserta Sidang Pleno XVIII Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.
Bahlil juga menyoroti beberapa permasalahan teknis utama di sektor energi, misalnya jumlah sumur minyak bumi yang sudah menua, sehingga lifting migas tidak maksimal.
"Sumur-sumur tua ini, mau tidak mau kita harus intervensi lewat teknologi. Tidak ada cara lain dari total 39.000 sumur sampai 40.000 sumur, yang beroperasi hanya 17.000 sampai 18.000 sumur. Selebihnya idle well karena sudah tua, nah ini kita kerja samakan," jelasnya.
Langkah terobosan lain yang diusulkan adalah mempercepat pelaksanaan sumur-sumur yang sudah masuk plan of development (POD).
Di samping itu, Kementerian ESDM akan segera membuka tender untuk 110 blok minyak dan gas (migas) baru guna memperkuat ketahanan pasokan energi.
Bahlil menegaskan percepatan eksekusi, investasi teknologi, dan kemitraan strategis antara pemerintah dan sektor swasta harus berjalan beriringan.
Ia juga menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas pengolahan dalam negeri.
Beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan, Kaltim, yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026 menjadi contoh konkret.
"Beroperasinya RDMP Balikpapan menghasilkan 5 juta kiloliter (kl) bensin dan 3,9 juta kl solar per tahun, maka tahun (2026) ini dengan program B40 tidak lagi kita melakukan impor solar dan ini pertama kalinya dalam sejarah peradaban bangsa kita," ujarnya.
Swasembada energi merupakan salah satu pilar Astacita Presiden Prabowo, yang bertujuan mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional.
Kebijakan ini menargetkan optimalisasi sumber daya energi dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada pihak luar, sekaligus menjamin keberlanjutan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
PT Bank Saqu Indonesia menghadirkan program Sunrise Society Vol.4 “The Circle” untuk membangun partisipasi aktif atau engagement berbasis ... [349] url asal
Melalui Bank Saqu Sunrise Society, kami membangun engagement berbasis nilai yang relevan dengan segmen nasabah produktif
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Saqu Indonesia menghadirkan program Sunrise Society Vol.4 “The Circle” untuk membangun partisipasi aktif atau engagement berbasis komunitas, selaras dengan strategi yang menargetkan generasi produktif dan solopreneur sebagai motor pertumbuhan.
Sejak diperkenalkan pada Juli 2025, Bank Saqu Sunrise Society telah menjangkau sekitar 1.200 peserta dan menggandeng sekitar 56 komunitas aktif. Adapun sepanjang 2025, jumlah nasabah Bank Saqu mencapai lebih dari 3,2 juta, dengan sekitar 40 persen berasal dari solopreneur dan generasi produktif.
“Melalui Bank Saqu Sunrise Society, kami membangun engagement berbasis nilai yang relevan dengan segmen nasabah produktif yang menjadi fokus pertumbuhan Bank Saqu,” Head of Corporate Communication & Marketing Bank Saqu Willy Apriando dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Menurut perseroan, pendekatan berbasis komunitas menunjukkan relevansi yang kuat terhadap pertumbuhan nasabah Bank Saqu.
Interaksi komunitas ini tidak hanya meningkatkan brand engagement, tetapi juga mendorong akuisisi dan aktivasi produk secara organik.
Bank Saqu melihat bahwa keterlibatan berbasis gaya hidup (lifestyle) menciptakan hubungan yang lebih kuat dibandingkan pendekatan promosi konvensional.
Sunrise Society Vol.4 “The Circle” yang digelar pada Sabtu (14/2) di area parkir Kuningan City Jakarta, mengusung konsep “One Loop, Two Movements: Run & Ride”.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari komunitas lari, komunitas sepeda, nasabah serta karyawan Bank Saqu.
Menurut perseroan, konsep One Loop, Two Movements yang mempertemukan lari dan bersepeda dalam satu lintasan menjadi simbol kolaborasi lintas komunitas, sebuah refleksi dari bagaimana ekosistem dibangun melalui kebersamaan dan konsistensi.
Bank Saqu meyakini gaya hidup aktif dan kebiasaan finansial saling berkaitan. Disiplin dalam membangun rutinitas sehat memiliki prinsip yang sama dengan membangun ketahanan finansial, dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Ke depan, Bank Saqu menyampaikan bahwa pihaknya terus mengembangkan Sunrise Society sebagai platform gaya hidup aktif yang mengajak masyarakat memulai hari dengan bergerak, membangun koneksi dan menumbuhkan semangat hidup yang lebih produktif.
Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperkuat relevansi Bank Saqu di tengah generasi produktif yang mengedepankan keseimbangan hidup dan finansial.
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu sore, untuk membahas arah strategi ... [286] url asal
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu sore, untuk membahas arah strategi Indonesia dalam menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat.
"Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan dua hal penting," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya di Jakarta.
Pertama adalah memastikan setiap posisi yang diambil Indonesia dalam perundingan ekonomi dengan negara mana pun memberikan manfaat terbaik bagi kepentingan nasional.
Fokus terdekat, kata Teddy, adalah persiapan menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat yang segera bergulir dalam waktu dekat.
"Khususnya, dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," katanya.
Menurut Teddy, Presiden menginginkan agar setiap proses perundingan mampu mendorong peningkatan produktivitas industri dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.
Hal kedua, kata Teddy, kerja sama ekonomi yang dijalin tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi industri nasional.
Ia menambahkan Presiden menegaskan bahwa setiap kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah harus segera menghasilkan keuntungan konkret bagi Indonesia.
Arahan tersebut menjadi pedoman bagi para menteri untuk merumuskan langkah strategis yang cepat, terukur, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Amerika Serikat pada 19 Februari 2026 untuk menandatangani pakta perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) bersama Presiden Donald Trump, sekaligus menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan rincian kesepakatan tarif masih menunggu finalisasi, namun tarif ekspor Indonesia ke AS telah turun dari 32 persen menjadi 19 persen, dan pemerintah meminta publik menunggu hingga seluruh proses rampung.
PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun Jawa Timur mencatat sebanyak 60.250 pelanggan menggunakan kereta api selama periode akhir pekan bertepatan dengan libur Tahun ... [285] url asal
Tingginya angka kedatangan menunjukkan wilayah Daop 7 Madiun tetap menjadi destinasi favorit masyarakat menghabiskan libur Imlek
Madiun (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun Jawa Timur mencatat sebanyak 60.250 pelanggan menggunakan kereta api selama periode akhir pekan bertepatan dengan libur Tahun Baru Imlek pada 13-17 Februari 2026.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari di Madiun, Minggu, mengatakan dari jumlah 60.250 pelanggan yang dilayani, secara rinci tercatat 28.756 orang merupakan pelanggan naik atau keberangkatan dan 31.494 orang merupakan pelanggan turun atau kedatangan di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.
"Tingginya angka kedatangan menunjukkan wilayah Daop 7 Madiun tetap menjadi destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan libur panjang Imlek," ujar Tohari.
Khusus pada Jumat (13/2/2026), jumlah penumpang berangkat mencapai 7.933 pelanggan atau naik sekitar 32 persen dibandingkan rata-rata hari biasa yang berkisar 6.000 pelanggan.
Sementara itu, jumlah penumpang datang tercatat 9.489 pelanggan atau 58 persen lebih banyak dari rata-rata normal.
Dalam momentum Tahun Baru China, KAI Daop 7 Madiun juga menyapa pelanggan dengan membagikan suvenir kepada pengguna jasa kereta api. Kegiatan tersebut dipusatkan di Stasiun Madiun dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
"Melalui kegiatan sapa pelanggan dan pembagian suvenir tersebut, kami ingin menghadirkan suasana hangat dan penuh sukacita di lingkungan stasiun. Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada kereta api," katanya.
KAI juga memberikan diskon 30 persen untuk pembelian tiket KA dengan keberangkatan tanggal 14 sampai dengan 29 Maret 2026.
"Diskon 30 persen ini adalah bentuk apresiasi kami kepada masyarakat. Kami ingin perjalanan dengan kereta api semakin terjangkau, tepat waktu, dan tentu saja mengutamakan keselamatan," kata dia.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menggelar Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2026 guna menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ... [423] url asal
Kurma 2026 bukan sekadar Bazar Ramadhan, melainkan bagian dari strategi penguatan ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM lokal
Tanjungpinang, Kepri (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menggelar Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2026 guna menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong penguatan UMKM dan ekonomi kreatif daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira mengatakan Kurma 2026 diawali Bazar Ramadhan yang berlangsung 20 Februari hingga 14 Maret 2026, sementara puncak kegiatan digelar 2-8 Maret 2026 di Kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.
"Kurma 2026 bukan sekadar Bazar Ramadhan, melainkan bagian dari strategi penguatan ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM lokal," kata Luki dihubungi di Tanjungpinang, Minggu.
Luki menyampaikan Kurma harus menjadi ruang bertemunya ekonomi rakyat, pelayanan publi, dan syiar Ramadhan dalam satu kawasan.
Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin Ramadhan 1447 H memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM, lalu memperkuat ekonomi kreatif dan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah.
Ia menyebut kehadiran ratusan stan UMKM dalam acara itu menunjukkan komitmen Pemprov Kepri dalam membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Kepri. Melalui KURMA, kita ingin mendorong perputaran ekonomi lokal semakin meningkat dan masyarakat merasakan langsung manfaatnya," ujarnya.
Luki menambahkan Kurma 2026 dirancang sebagai event terpadu yang melibatkan berbagai perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, hingga komunitas.
Ajang tahunan itu menghadirkan beragam layanan publik yang dapat diakses langsung masyarakat, antara lain pelayanan hak kekayaan intelektual dari Kemenkumham, lalu pelayanan kepesertaan BPJS Kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Kimia Farma, serta layanan dari BPOM.
Selain itu, tersedia pula pelayanan pajak kendaraan melalui Samsat/Bapenda, pelayanan keimigrasian, informasi dan konsultasi haji dari Kantor Wilayah Kementerian Agama, layanan zakat melalui Baznas, pelayanan Pegadaian, hingga fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
Kemudian, di sektor keuangan menghadirkan tematik perbankan dan ekonomi syariah yang dikoordinasikan bersama Bank Indonesia dan OJK Kepri, serta melibatkan sejumlah perbankan nasional dan daerah seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BSI, BRK dan BCA.
"Masyarakat dapat memperoleh edukasi keuangan sekaligus memanfaatkan berbagai layanan perbankan secara langsung di lokasi kegiatan," paparnya.
Selanjutnya, Kurma 2026 pun menyediakan pasar murah sembako untuk membantu masyarakat yang dikelola Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan.
Berikutnya, terdapat area promosi pariwisata dan budaya yang menampilkan tematik bahari, nature dan adventure, serta permainan rakyat dan pertunjukan seni budaya Melayu.
Kegiatan juga diramaikan dengan berbagai perlombaan bernuansa religi seperti lomba adzan, da’i, salawat, kompang hingga busana Muslim.
"Kurma 2026 menjadi momentum penguatan ekonomi daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan suci Ramadhan," demikian Luki.
Angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen pada tahun 2025 sejatinya adalah sebuah prestasi di tengah kelesuan global. Namun angka ini sekaligus ... [898] url asal
Pertumbuhan ekonomi yang sejati harus mampu melindungi keberlangsungan masa depan bangsa, menjaga akal sehat masyarakat dari informasi menyesatkan, serta memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap kesejahteraan yang bermartabat
Jakarta (ANTARA) - Angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen pada tahun 2025 sejatinya adalah sebuah prestasi di tengah kelesuan global. Namun angka ini sekaligus menjadi lonceng pengingat bahwa kita sedang berjalan di tempat dalam jebakan pertumbuhan yang medioker.
Jika ambisi menuju Indonesia Emas 2045 ingin tetap relevan, target pertumbuhan delapan persen bukan lagi sekadar retorika politik, melainkan kebutuhan eksistensial untuk meloloskan diri dari middle income trap.
Tantangan utamanya ada pada trilema anggaran: kebutuhan belanja besar untuk infrastruktur dan kesejahteraan, menjaga defisit agar tetap aman, serta ruang pajak yang terbatas agar rakyat tidak terbebani.
Menghadapi hal ini, Indonesia memerlukan resep ekonomi yang lebih berani, sebuah manifestasi "Soemitronomiks" modern yang mampu mengorkestrasi seluruh komponen Produk Domestik Bruto secara terukur.
Pembedahan terhadap rumus fundamental PDB = C + I + G + (X - M) memberikan peta jalan yang jelas bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Variabel pertama, konsumsi rumah tangga (C). Konsumsi rakyat tidak akan naik jika mereka masih terjebak utang konsumtif.
Di sinilah urgensi memutus rantai pinjaman daring yang destruktif menjadi langkah fundamental. Transformasi dari perilaku konsumsi berbasis utang menuju kemandirian sipil melalui literasi keuangan keluarga yang kokoh adalah fondasi utama.
Masyarakat harus didorong untuk mengadopsi kerangka pengambilan keputusan yang menjaga lima pilar utama: agama, kehidupan, keturunan, akal, dan harta. Dengan terjaganya pilar-pilar ini, konsumsi yang tercipta bukan lagi sekadar belanja impulsif yang menguntungkan platform asing, melainkan konsumsi produktif yang menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat daya tahan domestik terhadap gejolak global.
Variabel kedua, investasi (I). Investasi seringkali terhambat oleh kredit menganggur di perbankan nasional.
Perbankan Indonesia harus bertransformasi menjadi pure intermediary sejati yang tidak hanya pasif menunggu nasabah, tetapi aktif menjemput bola dan melakukan mitigasi risiko yang lebih cerdas.
Salah satu hambatan utama investasi di sektor UMKM adalah lemahnya akuntabilitas keuangan yang membuat mereka sulit mengakses permodalan. Solusinya adalah standardisasi model pelaporan keuangan yang mampu menyajikan laporan laba rugi, neraca, dan arus kas secara otomatis dan sederhana bagi pelaku usaha mikro.
Ketika UMKM menjadi bankabel, aliran investasi akan mengalir deras ke sektor riil, menciptakan lapangan kerja yang luas, dan memberikan efek pengganda yang jauh lebih besar daripada sekadar investasi di pasar modal yang spekulatif.
Dalam konteks keadilan produktif, instrumen keuangan syariah seperti wakaf saham sementara dapat menjadi terobosan untuk memperkuat kepemilikan aset di tangan pekerja.
Dengan mengintegrasikan wakaf saham dalam struktur korporasi, kita tidak hanya mendorong investasi yang berkelanjutan tetapi juga memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dinikmati secara merata oleh mereka yang berada di garis depan produksi. Ini adalah antitesis dari kapitalisme predator yang selama ini memperlebar jurang ketimpangan.
Sinkronisasi
Selain itu, sinkronisasi antara koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus dijadikan ujung tombak untuk menggerakkan ekonomi dari pinggiran. Desa mandiri yang mampu mengelola potensinya sendiri secara profesional akan menjadi mesin pertumbuhan baru yang mampu mendesentralisasikan PDB sehingga tidak lagi hanya bertumpu pada pulau Jawa.
Variabel Belanja Pemerintah (G) harus dinavigasi dengan ketajaman yang luar biasa melalui semangat Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Efisiensi bukan berarti pemotongan anggaran yang membabi buta, melainkan pengalihan belanja dari pos seremonial yang tidak produktif menuju penguatan sektor-sektor strategis seperti kedaulatan pangan.
Pembentukan holding pangan yang solid adalah warisan ekonomi terpenting bagi generasi mendatang. Kita harus belajar dari tren global di mana tokoh-tokoh besar mulai berinvestasi secara masif di sektor pertanian.
Indonesia, dengan kekayaan agrarisnya, harus mampu mentransformasi sektor pertanian dari cara tradisional menuju korporatisasi pertanian modern yang efisien. Kedaulatan pangan bukan hanya soal perut, tetapi juga soal menjaga stabilitas harga domestik yang secara langsung akan melindungi daya beli masyarakat dari inflasi pangan.
Sementara itu, untuk memperkuat variabel Net Ekspor (X - M), penguatan nilai tukar rupiah harus dilakukan secara fundamental melalui hilirisasi dan diversifikasi produk ekspor. Kita tidak boleh lagi merasa puas hanya dengan menjual kekayaan alam mentah.
Strategi ini harus didukung oleh kualitas layanan publik yang efisien dan biaya logistik yang kompetitif. Penghematan biaya layanan melalui digitalisasi birokrasi dan penyederhanaan regulasi akan menjadi insentif non-fiskal yang sangat kuat bagi para eksportir.
Rupiah yang stabil bukan didapat dari intervensi pasar uang semata, melainkan dari neraca perdagangan yang sehat dan kemandirian industri dalam negeri yang mampu mensubstitusi barang impor secara berkualitas.
Menggabungkan dua mesin penggerak ekonomi; sektor swasta yang lincah dan negara yang hadir sebagai penjamin keadilan, adalah kunci utama untuk mencapai target delapan persen.
Strategi "dua mesin" ini memungkinkan terciptanya pertumbuhan yang tinggi sekaligus pemerataan yang nyata. Stabilitas nasional yang dinamis hanya akan terwujud jika setiap warga negara merasakan manfaat langsung dari kenaikan angka PDB di atas kertas.
Pertumbuhan ekonomi yang sejati harus mampu melindungi keberlangsungan masa depan bangsa, menjaga akal sehat masyarakat dari informasi menyesatkan, serta memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap kesejahteraan yang bermartabat.
Pada akhirnya, keluar dari pusaran trilema anggaran membutuhkan kepemimpinan yang berani mengambil keputusan sulit namun tetap membumi. Lompatan dari 5,11 persen menuju delapan persen memang nampak bombastis, namun ia sangat realistik jika seluruh instrumen ekonomi diarahkan pada penguatan fundamental rakyat dan efisiensi birokrasi yang radikal.
Dengan mengintegrasikan kemandirian sipil, optimalisasi intermediasi perbankan, kedaulatan pangan melalui sinergi desa, dan efisiensi belanja negara, Indonesia akan memiliki napas baru untuk berlari kencang.
Ini bukan sekadar soal angka statistik, melainkan sebagai pembuktian bahwa Indonesia memiliki kedaulatan penuh untuk mengatur rumah tangganya sendiri menuju masa depan yang lebih gemilang dan berkeadilan bagi seluruh rakyatnya.
Di tepian Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Majalengka, Jawa Barat, seorang lelaki tampak duduk santai di bibir beton. Tangannya menabur pakan dan seketika ... [1,278] url asal
pengembangan wisata harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan
Majalengka (ANTARA) - Di tepian Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Majalengka, Jawa Barat, seorang lelaki tampak duduk santai di bibir beton. Tangannya menabur pakan dan seketika air bergejolak.
Riak yang timbul bukan karena angin, melainkan nafsu makan yang gaduh. Ikan-ikan koi merubung dan mulutnya membuka serempak hingga menimbulkan bunyi kecipak.
Di bagian tengah, danau terlihat lebih teduh. Airnya tampak kebiruan dan ada dominan hijau tua di tengahnya, memantulkan rimbun pepohonan yang berdiri rapat di sekelilingnya.
Di sana perahu bebek melintas perlahan, mengangkut tawa keluarga yang ingin menukar penat dengan kesantaian. Langit menggantung kelabu, seperti tirai tipis yang menahan panas pada siang itu.
Daya tarik
Eki Yulianto, wisatawan asal Cirebon, datang ke Situ Cipanten pada akhir pekan bersama dua rekannya. Ia mengaku sengaja memilih tempat ini karena ingin mencari suasana yang lebih tenang dibanding objek wisata lain yang cenderung padat.
Untuk sampai ke destinasi tersebut, dirinya hanya memerlukan waktu sekitar satu jam dari pusat Kota Cirebon.
Menurut dia, begitu tiba di kawasan danau, kesan pertama yang terasa adalah udara yang sejuk dan suasana yang tidak terlalu bising.
Pepohonan yang mengelilingi danau membuat tempat itu terasa teduh, seperti ruang istirahat yang disiapkan alam.
Ia menghabiskan waktu dengan duduk di tepian danau, memperhatikan ikan yang bergerombol di dekat pengunjung.
Sesekali, ia berjalan menyusuri jalur setapak sambil memotret pemandangan air yang berwarna hijau tua.
“Tempatnya walau ramai, sangat sejuk, jadi enak buat santai. Duduk saja sudah cukup. Rasanya kepala lebih ringan setelah lihat air dan pepohonan,” kata Eki kepada ANTARA, Sabtu (14/2).
Wisatawan saat berkunjung di Situ Cipanten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (14/2/2026). ANTARA/Fathnur Rohman.
Ia berharap pengelolaan wisata tetap mempertahankan kesan alami tersebut. Baginya, daya tarik Situ Cipanten justru terletak pada suasana yang sederhana dan tidak berlebihan dalam pembangunan.
Sementara itu, Arif, pengunjung asal Sumedang, mengaku datang setelah melihat foto Situ Cipanten di media sosial. Ia tertarik karena suasananya tampak alami.
“Saya tahu dari media sosial, suasananya masih asri. Enak untuk melepas penat,” ujarnya.
Ia datang bersama keluarganya pada akhir pekan ini. Anak-anaknya langsung tertarik melihat ikan dan wahana air.
Bagi pengunjung, danau ini tempat melepas penat. Namun bagi warga Desa Gunung Kuning, Majalengka, tempat tersebut kini menjadi ruang untuk mempelajari program keuangan inklusif yang masuk lewat jalur wisata.
Dampak wisata
Direktur BUMDes Karya Mekar Desa Gunung Kuning Yosep Hendrawan mengatakan wisata Situ Cipanten menjadi salah satu tulang punggung ekonomi desa.
Pengelolaan destinasi ini dilakukan bersama dengan karang taruna setempat. Fasilitas dibangun bertahap, mulai dari mushala, area parkir, hingga wahana air. Saat ini tersedia tujuh wahana, dari perahu dayung hingga sepeda gantung.
Pendapatan dari sektor wisata terus meningkat. Pada 2024, pendapatan bruto BUMDes mencapai Rp2,4 miliar. Hingga September 2025, angkanya sudah menembus Rp2,5 miliar.
Dari sektor tersebut, BUMDes mampu menggaji sekitar 70 pekerja muda desa. Mereka menerima honor mingguan sekitar Rp1,5 juta.
Banyak di antara mereka yang sebelumnya bekerja serabutan atau merantau. Kini, mereka bisa bertahan di kampung sendiri.
Jumlah kunjungan wisata juga terus naik. Hingga September 2025, tercatat sekitar 139 ribu wisatawan datang ke Situ Cipanten.
Lambat laun, kunjungan wisatawan di destinasi tersebut tembus sampai 13.710 orang selama musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Bahkan tempat ini menjadi destinasi yang paling ramai dikunjungi turis di Majalengka pada periode tersebut.
Di tengah geliat wisata itu, Desa Gunung Kuning dipilih sebagai lokasi program Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dampak program mulai terlihat di kawasan wisata. Yosep menyebut, 28 warung binaan di Situ Cipanten kini sudah menggunakan pembayaran digital melalui QRIS.
Jauh sebelum program EKI berjalan, kata dia, pelaku UMKM di kawasan tersebut sudah menerapkan sistem pembayaran non-tunai, tetapi tidak semasif sekarang.
“Saat ini tinggal diperkuat literasinya, supaya masyarakat lebih paham penggunaan uang digital,” katanya.
Selain penggunaan QRIS, masyarakat sekitar mendapat edukasi mengenai tabungan, kredit usaha, serta bahaya pinjaman online ilegal. Materi disampaikan secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan warga.
Menurut Yosep, program tersebut memberi perubahan cara pandang masyarakat terhadap uang. Warga mulai terbiasa menabung, mengenal layanan bank, dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pinjaman informal.
Ia menilai penguatan literasi keuangan menjadi fondasi penting agar ekonomi desa tidak hanya tumbuh, tetapi juga bertahan.
Wisata memberi pemasukan, sementara inklusi keuangan menjaga agar perputaran uang tetap sehat.
Jejak inklusi
Program Desa EKI di Situ Cipanten saat ini mulai diarahkan untuk mendukung pengembangan desa wisata ramah difabel.
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, program EKI dapat memperkuat akses keuangan, sekaligus membangun potensi lokal di kawasan tersebut.
“Program Desa EKI ini memperkuat akses keuangan, dan kini mengembangkan desa wisata ramah difabel sebagai keunggulan lokal,” ujarnya.
Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi antara OJK, Bank Indonesia, pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMDes, serta industri jasa keuangan.
Pendekatannya tak sebatas soal penyaluran kredit, melainkan membangun ekosistem keuangan di tingkat desa.
Menurut Agus, peningkatan inklusi keuangan penting agar masyarakat lebih mandiri. Dengan akses ke layanan formal, warga diharapkan tidak lagi bergantung pada pinjaman ilegal atau rentenir.
Suasana dan lanskap di Situ Cipanten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (14/2/2026). ANTARA/Fathnur Rohman.
Program Desa EKI di Gunung Kuning dilaksanakan dalam tiga tahap hingga 2026, yakni pra-inkubasi, inkubasi, dan pasca-inkubasi. Pada tahap awal, OJK memetakan kebutuhan akses keuangan terhadap 108 peserta.
Hasilnya, 51 persen peserta membutuhkan tabungan, 19 persen kredit usaha, 4 persen deposito, dan 3 persen pembiayaan kendaraan. Tahap selanjutnya berupa product matching antara perbankan dan industri keuangan non-bank.
Melalui program tersebut, masyarakat juga mendapat edukasi tentang risiko pinjaman online ilegal dan pentingnya menggunakan layanan keuangan resmi. Bagi pengelola, literasi keuangan menjadi fondasi agar ekonomi desa tumbuh sehat.
Selain di Majalengka, Agus menuturkan OJK telah memperluas program Inkubasi Desa EKI di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus mencegah praktik pinjaman dan rentenir ilegal.
Program tersebut digelar di Desa Karangtawang dengan melibatkan sekitar 200 UMKM. Kegiatan itu difokuskan pada penguatan pemahaman masyarakat terhadap produk pembiayaan formal yang aman dan berizin.
Dalam program tersebut, para peserta mendapatkan pengenalan berbagai skema pendanaan dari perbankan, sehingga mereka memiliki alternatif pembiayaan yang legal untuk mengembangkan usaha yang dijalankan.
Edukasi tersebut menjadi penting, karena masih banyak masyarakat yang terjebak penipuan berkedok lembaga keuangan.
Ia menyampaikan kurangnya pemahaman mengenai legalitas produk keuangan kerap dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menjerat masyarakat.
Sasaran utama program ini adalah masyarakat produktif, khususnya pelaku UMKM yang menjadi penggerak ekonomi desa.
Dengan akses pembiayaan yang legal dan kemampuan usaha yang lebih baik, diharapkan produktivitas dan daya saing usaha mereka meningkat.
Program serupa juga telah dijalankan di Desa Kaduela, Kabupaten Kuningan. Inisiatif tersebut berhasil memperluas akses keuangan melalui agen Laku Pandai BUMDes Arya Kamuning, sekaligus menekan praktik rentenir, pinjaman ilegal, dan pungutan liar di desa tersebut.
Pada prinsipnya, program ini dirancang untuk mendukung kegiatan wisata maupun ekonomi di tingkat desa, dengan pendekatan edukasi serta inklusi keuangan.
Dukungan
Kembali ke Situ Cipanten, objek wisata tersebut kini diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata alam di wilayah Kabupaten Majalengka.
Pemerintah daerah setempat menilai destinasi wisata ini cocok dikembangkan sebagai objek wisata keluarga maupun ekowisata.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kawasan Situ Cipanten melalui penataan infrastruktur, peningkatan akses, serta penguatan kapasitas masyarakat sekitar.
Menurut dia, pengembangan wisata harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Warga pun dilibatkan dalam pengelolaan fasilitas, penyediaan jasa wisata, hingga pengembangan produk ekonomi kreatif.
Dengan cara itu, keberadaan objek wisata tidak hanya menjadi tempat rekreasi, melainkan sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Selain itu, pemerintah daerah mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, komunitas, serta lembaga pendidikan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pengelolaan destinasi, mulai dari penataan kawasan, promosi digital, hingga penyelenggaraan kegiatan budaya dan lingkungan yang menarik minat wisatawan.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya ... [564] url asal
BPH Migas menjalankan amanah negara, hadir memberikan bantuan. Artinya, pemerintah pusat hadir di masyarakat terdampak bencana
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkolaborasi memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengungkapkan, pihaknya sebagai bagian dari Tim ESDM Siaga Bencana, menghadirkan layanan pemeriksaan umum dan gigi dasar, pemberian obat-obatan, edukasi kesehatan, hingga trauma healing bagi anak-anak yang tinggal di hunian sementara (huntara) dan di lokasi pengungsian.
Wahyudi, yang bersama Anggota Komite BPH Migas Baskara Agung Wibawa hadir langsung di Huntara Simpang Empat Opak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (14/2/2026), ikut memanggil sejumlah nama warga yang tertera di formulir pendaftaran untuk datang ke meja pemeriksaan dokter, sekaligus menanyakan keluhan yang dialami.
"BPH Migas menjalankan amanah negara, hadir untuk memberikan bantuan. Artinya, pemerintah pusat hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak bencana," ujar Wahyudi.
Huntara Simpang Empat Opak, yang terdiri atas 10 blok ini merupakan rumah bagi sekitar 600 kepala keluarga terdampak bencana.
Mustika (34), warga Desa Bundar, Karang Baru, Aceh Tamiang, mengetahui kegiatan pelayanan kesehatan gratis di Huntara Aceh Tamiang melalui aplikasi percakapan.
"Saya alergi gatal-gatal, bisa jadi karena air dan debu. Pernah ada (layanan kesehatan gratis), tapi tidak sebesar ini. Posko kesehatan ini membantu kami," ucapnya.
Selanjutnya, Mauliani (63), warga Kampung Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, menempuh perjalanan sekitar 12 km untuk mendapatkan pengobatan gratis di huntara tersebut.
"Dokternya ramah-ramah. Kami minta seterusnya bisa begini," tuturnya.
Layanan kesehatan gratis ini berlangsung selama 14-16 Februari 2026, dengan target penerima layanan kesehatan sekitar 5.000 orang.
Kegiatan ini melibatkan 35 tenaga kesehatan, baik dokter, apoteker dan asisten dokter, yang berasal dari BPH Migas, Ditjen Minerba, Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, serta 10 orang relawan.
"Hari Sabtu, targetnya 3.000 orang. Minggu, kegiatan akan dilaksanakan di Kecamatan Manyak Payed dengan target sekitar 1.000 orang. Selanjutnya pada Senin (16/2/2026) di Kampung Tanjung Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, target sekitar 1.000 orang," tambah Wahyudi.
Selain layanan kesehatan, disediakan juga 3.000 paket beras kemasan 3 kilogram, 2 ribu biskuit dan sereal untuk warga yang mendapatkan layanan kesehatan.
Sebanyak 200 kasur angin juga diberikan bagi warga yang tinggal di pengungsian di daerah Manyak Payed dan Tanjung Mancang.
Untuk anak-anak juga diadakan kegiatan mewarnai, edukasi kesehatan, permainan serta buku bacaan.
Wahyudi melanjutkan kolaborasi, yang baik bersama Pemkab Aceh Tamiang, kepolisian dan bintara pembina desa (babinsa) menjadikan pelaksanaan bantuan kesehatan berjalan lancar.
"BPH Migas dan Ditjen Minerba menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Aceh Tamiang atas kerja sama yang baik ini. Insya Allah, BPH Migas bisa hadir kembali agar masyarakat tenang, kesehatan terjaga untuk menyongsong Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang bisa dilaksanakan dengan baik," tuturnya.
Wahyudi juga mengungkapkan sebelumnya BPH Migas telah memberikan bantuan bagi korban terdampak bencana di Kampung Tanjung Genteng, Aceh Tamiang, pada 18 Desember 2025.
BPH Migas juga menyerahkan bantuan di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah pada pertengahan Januari 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang Mustakim, menyampaikan apresiasi atas bantuan layanan kesehatan kolaborasi BPH Migas dan Ditjen Minerba.
"Ini artinya pemerintah hadir bersama kita, pemerintah hadir di pengungsian (Aceh) Tamiang," ujarnya.
Sejumlah penjual ornamen Imlek di Kota Batam, Kepulauan Riau, mengaku penjualan barang-barang khas tahun baru Kongzili mengalami peningkatan hingga 50 persen ... [493] url asal
Batam (ANTARA) - Sejumlah penjual ornamen Imlek di Kota Batam, Kepulauan Riau, mengaku penjualan barang-barang khas tahun baru Kongzili mengalami peningkatan hingga 50 persen menjelang pergantian tahun.
Pantauan ANTARA di salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Batam Kota, Minggu, sebuah stan khusus menjual ornamen Imlek ramai didatangi pembeli.
Mereka sibuk memilih ornamen yang akan mereka pasang di rumahnya, seperti lampion, gantungan penghias ruangan, amplop/angpau, hingga stiker dewa keberuntungan yang dipercayai oleh Umat Khonghucu.
Menurut Flora (25), salah satu penjual di lantai 1 pusat perbelanjaan tersebut, penjualan meningkat hingga 50 persen di H-2 Imlek.
“Sebenarnya seminggu menjelang Imlek sudah mulai ramai sih. Tapi semakin dekat harinya semakin ramai juga yang berbelanja,” ujar Flora.
Dia mengatakan stan ornamen Imlek sudah dibuka sejak awal bulan Februari 2026. Menjual hampir 20 ragam ornamen Imlek, dengan harga terendah Rp9.000 hingga Rp1 juta.
Salah satu ornamen yang paling banyak dicari dan sudah habis terjual yakni lampion yang ada lampunya.
Lampian berwarna merah dengan tulisan (Fu yang artinya uang) dengan diameter kurang dari 1 meter tersebut dibanderol dengan harga Rp1,1 juta untuk sepasang.
“Yang banyak dicari itu Lampion yang ada lampunya. Cuma kami sudah kehabisan stok saat ini, sudah 20 kotak yang terjual,” ujarnya.
Lampion berlampu itu ramai dicari karena diyakini oleh Umat Khonghucu membawa keberkahan. Karena nyala lampu memancarkan warna merah menyala.
“Menurut keyakinan mereka, semakin merah rumah mereka maka semakin berkah,” kata Flora.
Ornamen lainnya yang paling banyak dicari adalah gantungan berupa lampion tetapi berbentuk Nenas dan bawang putih, yang diyakini oleh masyarakat Khonghucu sebagai simbol kedamaian dan doa-doa kebaikan.
“Kami tidak punya ornamen itu, mungkin tidak kebagian, karena kan jual ornamen Imlek ini pesaingnya banyak,” ujarnya.
Ornamen kedua yang juga banyak dibeli adalah Duilian, yakni stiker warna merah dengan tulisan warna emas yang biasa ditempel di dinding rumah atau pintu masuk.
Duilian ini seperti kertas doa yang menjadi harapan masyarakat keturunan Tionghoa di Batam agar diberkahi dan diberikan rezeki pada tahun yang akan.
Selain tulisan doa keberuntungan, ornamen Imlek ini juga dihiasi gambar kuda dan ikan koi. Kuda merupakan shio dari tahun 2577, sedangkan ikan koi adalah lambang keberuntungan.
Di lokasi yang sama terdapat stan ornamen Imlek lainnya yang juga ramai didatangi pembeli.
Menurut Yenni, pedagang lainnya, lokasi penjualan ornamen Imlek di Batam terbanyak berada di pusat perbelanjaan seperti One Batam Mall, BCS dan Nagoya Hill.
Dia menyebutkan pembeli ornamen Imlek bukan hanya warga Kota Batam, tapi juga luar Batam, bahkan dari Singapura juga ada.
“Mayoritas yang membeli warga Batam, tapi ada juga orang Singapura yang berbelanja di sini,” ujarnya.
Mendekati pergantian tahun baru Imlek 2577/Kongzili penjual juga memberikan potongan harga hingga 40 persen. Seperti Chaisan (stiker doa rezeki) yang tadinya dijual Rp90 ribu menjadi Rp38 ribu.
Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada Selasa (17/2). Pemerintah telah menetapkan tanggal 16 Februari sebagai cuti bersama, sehingga masyarakat merasakan libur panjang menjelang masuknya bulan Ramadhan.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, menyediakan 29.945 tiket kereta api untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat ... [314] url asal
Tiket tersebut dialokasikan untuk keberangkatan dari sejumlah stasiun di wilayah kami pada periode 13 hingga 18 Februari 2026
Cirebon (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, menyediakan 29.945 tiket kereta api untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 di wilayah tersebut.
“Tiket tersebut dialokasikan untuk keberangkatan dari sejumlah stasiun di wilayah kami pada periode 13 hingga 18 Februari 2026,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin di Cirebon, Minggu.
Ia mengatakan kuota tiket tersebut disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penumpang pada masa libur panjang ini, yang bertepatan dengan perayaan Imlek.
Pihaknya mencatat data sementara pada periode 13-15 Februari 2026 menunjukkan jumlah penumpang yang datang sebanyak 18.394 orang, sedangkan penumpang berangkat mencapai 16.366 orang.
Menurut dia, selama periode tersebut rata-rata tersedia sekitar 5.000 tempat duduk per hari yang dapat dipesan pelanggan untuk berbagai tujuan perjalanan.
“Selama libur panjang, setiap harinya sebanyak 5.000 tempat duduk bisa dipesan untuk kereta api yang berangkat di sejumlah stasiun wilayah kami,” katanya.
Ia menuturkan terdapat tujuh perjalanan kereta api yang telah disiapkan di Daop 3 Cirebon, untuk melayani penumpang selama masa libur panjang tersebut.
Tujuh perjalanan tersebut, kata dia, terdiri atas enam kereta reguler dan satu perjalanan tambahan melalui KA Cirebon Fakultatif guna menambah kapasitas angkut.
Selain menambah perjalanan, pihaknya mengoptimalkan formasi rangkaian kereta agar jumlah tempat duduk yang tersedia bisa memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Selama masa libur tersebut, terdapat sekitar 144 perjalanan kereta api per hari yang melintas di wilayah operasional Cirebon,” tuturnya.
Pihaknya memastikan layanan angkutan libur Imlek tetap mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan, sehingga penumpang dapat menikmati perjalanan tanpa terjebak kemacetan jalan raya.
“Kami mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pemesanan tiket, melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi agar memperoleh jadwal sesuai kebutuhan,” ucap dia.