Elon Musk Sebut ChatGPT Berbahaya, Balasan Sam Altman: Tesla Penyebab Kematian
Elon Musk dan Sam Altman saling kritik terkait keamanan ChatGPT dan Tesla. Musk sebut ChatGPT berbahaya, Altman balas dengan data kecelakaan Tesla. Konflik ini bagian dari perseteruan lama mereka.
(Bisnis.Com) 22/01/26 16:56 111003
Bisnis.com, JAKARTA — Ketegangan antara dua tokoh teknologi global, Elon Musk dan Sam Altman, kembali memanas setelah keduanya saling melontarkan kritik terbuka terkait keamanan produk masing-masing di platform media sosial X pada pekan ini.
Eskalasi terbaru ini dipicu oleh perdebatan mengenai keselamatan publik, di mana kedua pemimpin perusahaan tersebut saling menyoroti insiden fatal yang dikaitkan dengan produk rivalnya. Konflik bermula dari kritik tajam Musk terhadap standar keamanan ChatGPT milik OpenAI.
Elon Musk, melalui akun media sosialnya, menyoroti laporan berita yang mengaitkan penggunaan intensif ChatGPT dengan insiden pembunuhan dan bunuh diri. Dia memperingatkan publik untuk menjauhi produk kecerdasan artifisal (AI) tersebut.
"Jangan biarkan orang yang Anda cintai menggunakan ChatGPT," tulis Musk dalam unggahannya di X dikutip Kamis (22/1/2026), yang merujuk pada klaim adanya 9 kematian terkait chatbot tersebut.
Musk juga menyebut situasi tersebut sebagai sesuatu yang jahat. Dia menyampaikan bahwa AI harus berorientasi pada pencarian kebenaran yang maksimal dan tidak memanjakan delusi pengguna.
Merespons tuduhan tersebut, CEO OpenAI Sam Altman memberikan tanggapan langsung pada Selasa (20/1/2026). Altman menilai kritik Musk tidak konsisten karena sebelumnya kerap mengeluhkan ChatGPT yang dianggap terlalu ketat, namun kini menyebutnya terlalu longgar.
"Hampir satu miliar orang menggunakannya (ChatGPT) dan beberapa di antaranya mungkin berada dalam kondisi mental yang sangat rapuh. Kami merasakan tanggung jawab besar untuk melakukan yang terbaik," ujar Altman di akun X miliknya.
Altman mengakui bahwa insiden yang disebutkan merupakan situasi tragis dan rumit. Dia berkomitmen OpenAI untuk melindungi pengguna rentan sambil tetap memastikan batasan keamanan tidak menghalangi manfaat alat tersebut bagi pengguna lain.
Namun, pembelaan Altman berlanjut menjadi serangan balik terhadap rekam jejak keselamatan perusahaan milik Musk. Altman secara spesifik menyinggung data keselamatan program Autopilot milik Tesla.
"Tampaknya lebih dari 50 orang telah meninggal akibat kecelakaan yang terkait dengan Autopilot," tulis Altman.
Altman bahkan membagikan pengalaman pribadinya saat menaiki kendaraan Tesla yang menggunakan fitur tersebut. Menurutnya, teknologi itu jauh dari kata aman untuk dirilis oleh Tesla ke publik.
Selain menyoroti Tesla, Altman juga mengkritik Grok, chatbot pesaing yang dikembangkan oleh xAI milik Musk dan telah diintegrasikan ke dalam kendaraan listrik tersebut. Dia menyiratkan adanya keputusan bermasalah dalam pengembangan Grok.
Dia mencoba mengingatkan perbuatan AI Grok yang kemarin sempat ramai karena menghasilkan foto tidak senonoh kepada perempuan dan anak-anak, yang berujung kepada pembatasan akses di berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Saya bahkan tidak mau memulai membahas apa yang telah dilakukan oleh Grok," pungkas Altman dalam unggahannya.
Sebagai informasi, perseteruan publik ini merupakan babak terbaru dari keretakan hubungan kedua tokoh yang bermula sejak 2017. Musk diketahui mengundurkan diri dari dewan direksi OpenAI pada 2018 sebelum mendirikan startup saingannya, xAI, pada 2023.
Saat ini, kedua belah pihak tengah terlibat dalam pertempuran hukum bernilai fantastis. Musk menuntut ganti rugi hingga Rp2.264 triliun dengan tuduhan bahwa dia ditipu untuk mendirikan OpenAI di bawah alasan palsu.
Proses hukum ini dijadwalkan segera memasuki tahap krusial. Hakim federal telah menetapkan tanggal pemilihan juri, dengan persidangan yang dijadwalkan mulai bergulir pada akhir April mendatang. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)
#elon-musk #sam-altman #chatgpt-berbahaya #tesla-kematian #konflik-elon-musk #kritik-chatgpt #keamanan-chatgpt #openai #autopilot-tesla #kecelakaan-tesla #grok-chatbot #xai #perseteruan-elon-musk #kese