Alert, Kasus Karhutla Mulai Muncul di 3 Kabupaten di Riau

Alert, Kasus Karhutla Mulai Muncul di 3 Kabupaten di Riau

Karhutla muncul di Riau awal 2026, melanda Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Kampar. BPBD dan Damkar Riau tingkatkan kewaspadaan hadapi musim panas.

(Bisnis.Com) 26/01/26 14:52 114387

Bisnis.com, PEKANBARU-- Memasuki awal 2026, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Riau seiring masuknya fase musim panas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau mencatat karhutla terjadi di tiga kabupaten, yakni Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Kampar.

Kepala BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal, mengatakan dalam sepekan terakhir telah terpantau sejumlah titik api di ketiga daerah tersebut. Kondisi ini menjadi sinyal awal meningkatnya potensi karhutla di Riau pada tahun ini.

“Riau saat ini sudah mulai memasuki fase musim panas. Dalam sepekan terakhir sudah ada tiga daerah yang terjadi karhutla,” ujar Edy, Senin (26/1/2026).

Di Kabupaten Kampar, kebakaran terjadi di Desa Birandang, Kecamatan Kampar, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak meluas.

“Seluruh titik api yang muncul di Kampar, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti sudah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan,” jelas Edy.

Dia menambahkan, proses pemadaman dilakukan melalui jalur darat dengan respons cepat dari petugas di lapangan. Upaya tersebut dinilai efektif sehingga kebakaran dapat dicegah agar tidak meluas ke area yang lebih besar.

Seiring meningkatnya potensi cuaca kering, BPBD dan Damkar Riau kini meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Saat ini, Provinsi Riau masih berstatus siaga hidrometeorologi hingga akhir Januari.

“Untuk penetapan status siaga karhutla selanjutnya, kami akan melihat perkembangan kondisi di lapangan. Jika memang dibutuhkan, status siaga akan ditetapkan, diawali dari kabupaten dan kota,” pungkasnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap telah menangkap 83 tersangka dalam kasus terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sepanjang 2025.

Sigit mengemukakan bahwa angka tersangka itu meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 47 tersangka. "Di tahun 2025 ini kurang lebih ada luasan lahan yang terbakar, yang kemudian kita amankan 83 tersangka karena kedapatan secara sengaja membakar," ujar Sigit di Mabes Polri, Jumat (24/10/2025).

Dia menambahkan, modus operandi yang kerap dilakukan oleh pelaku ini yaitu dengan melakukan pembakaran hutan untuk kegiatan usaha di sektor perkebunan.

#karhutla-riau #kebakaran-hutan-riau #karhutla-2026 #kebakaran-lahan-riau #titik-api-riau #bpbd-riau #damkar-riau #musim-panas-riau #kabupaten-kampar-karhutla #kebakaran-bengkalis #kebakaran-kepulauan

https://sumatra.bisnis.com/read/20260126/533/1947155/alert-kasus-karhutla-mulai-muncul-di-3-kabupaten-di-riau