Perawat ICU Ditembak Agen Federal, Kematian Alex Pretti Picu Protes
Alex Pretti, perawat ICU, tewas ditembak agen federal di Minneapolis, memicu protes dan sorotan kebijakan imigrasi Trump. Insiden ini memicu gugatan hukum.
(Bisnis.Com) 26/01/26 15:57 114492
Bisnis.com, JAKARTA — Alex Pretti, seorang perawat unit perawatan intensif (ICU) yang selama bertahun-tahun merawat para veteran Amerika Serikat, tewas ditembak agen imigrasi federal di Minneapolis.
Kematian warga negara AS berusia 37 tahun itu memicu gelombang protes publik serta sorotan tajam terhadap kebijakan penegakan imigrasi pemerintahan Presiden Donald Trump.
Dilansir dari BBC, Senin (26/1/2026), insiden penembakan terjadi pada Sabtu (24/1/26) pagi waktu setempat di kawasan Nicollet Avenue (Eat Street), salah satu pusat aktivitas multikultural di Minneapolis.
Peristiwa ini menjadi kasus kematian kedua dalam sebulan yang melibatkan aparat federal di wilayah Twin Cities, setelah sebelumnya seorang warga AS juga tewas dalam operasi penegakan hukum imigrasi.
Kronologi Penembakan
Dikutip dari CNN, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) menyatakan agen federal saat itu tengah melakukan operasi terhadap seorang imigran tanpa dokumen yang disebut buronan kasus kekerasan. Dalam situasi tersebut, DHS mengklaim seorang individu mendekati petugas sambil membawa pistol semi-otomatis kaliber 9 mm.
Namun, rekaman video dan kesaksian warga menghadirkan gambaran berbeda. Dalam video yang beredar luas, Pretti terlihat merekam aktivitas aparat sebelum didorong, disemprot cairan kimia, dan dijatuhkan ke tanah.
Beberapa detik kemudian terdengar teriakan “dia membawa senjata”, diikuti rentetan tembakan. Sedikitnya sembilan tembakan terdengar dalam rekaman tersebut. Komandan Patroli Perbatasan AS, Gregory Bovino, menuding Pretti berniat menyerang aparat.
“Ini tampak seperti situasi di mana seseorang ingin menyebabkan kerusakan maksimal dan membantai aparat penegak hukum,” kata Bavino.
Pernyataan tersebut ditepis oleh Gubernur Minnesota, Tim Walz, yang menilai penjelasan DHS tidak sejalan dengan bukti visual.
“Apa yang saya lihat dengan mata saya sendiri sangat sulit dipercaya. Video dari berbagai sudut itu benar-benar mengerikan,”bantah Walz.
Kematian Pretti memicu aksi protes besar-besaran di lokasi kejadian. Massa menuntut penghentian operasi agen federal di Minneapolis serta transparansi penyelidikan.
Pemerintah negara bagian Minnesota kemudian mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Trump. Seorang hakim mengeluarkan perintah pembatasan sementara yang melarang agen federal mengubah atau menghilangkan barang bukti terkait insiden penembakan.
Langkah hukum tersebut diambil setelah aparat negara bagian mengaku sempat dilarang mengakses lokasi kejadian oleh agen federal, meskipun telah mengantongi surat perintah penggeledahan.
Bagi keluarga dan koleganya, Alex Pretti bukan sekadar korban penembakan. Ia dikenal sebagai tenaga medis yang penuh empati dan berdedikasi tinggi. Universitas Minnesota, almamater Pretti pun turut menyampaikan duka mendalam.
Gubernur Minnesota pun mengatakan dirinya telah berbicara langsung dengan orang tua Alex Pretti setelah peristiwa penembakan tersebut. Walz menyebut ayah Pretti, Michael Pretti, secara khusus menitipkan pesan agar publik tidak melupakan siapa Alex sebenarnya dan nilai-nilai yang ia perjuangkan sepanjang hidupnya.
#perawat-icu #agen-federal #kematian-alex-pretti #protes-publik #kebijakan-imigrasi #penembakan-minneapolis #operasi-penegakan-hukum #rekaman-video #senjata-semi-otomatis #aksi-protes #transparansi-pen