Pertamina Patra Niaga: 95% Pengadaan BBM Sudah Dikunci sebelum Konflik Timur Tengah
Pertamina Patra Niaga telah mengamankan 95% kontrak pengadaan BBM sebelum konflik Timur Tengah, memastikan pasokan aman selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
(Bisnis.Com) 16/03/26 15:13 166182
Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga memastikan gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak mengganggu pengadaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang periode Ramadan hingga Idulfitri 2026. Hal ini karena sebagian besar kontrak pengadaan energi telah diamankan jauh sebelum meningkatnya tensi geopolitik di kawasan tersebut.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega, mengatakan kontrak pengadaan energi tersebut telah disiapkan sebelum munculnya dinamika geopolitik global melalui skema jangka panjang (long term contract) yang telah dikunci sebelumnya.
“Sekitar 90%-95% pengadaan itu sudah lock sebelum kejadian geopolitik di Timur Tengah. Jadi saat ini kami memonitor delivery-nya,” ujar Ega saat konferensi pers di SPBU Pertamina Rest Area KM 57A Cikampek, Senin (16/3/2026).
Menurut dia, persiapan pasokan energi untuk periode Ramadan hingga Idulfitri juga telah dilakukan sejak awal tahun. Pihaknya telah menyusun perencanaan kebutuhan energi sejak Januari, baik yang berasal dari produksi kilang domestik maupun melalui impor.
Perencanaan tersebut dilakukan agar pengadaan energi tidak dilakukan secara mendadak ketika konsumsi meningkat. Pola pengadaan dilakukan secara bertahap dengan pengisian ulang stok secara berkala.
“Bulan Maret ini sudah kita prepare sejak Januari. Jadi sejak Januari itu Patra Niaga sudah menyiapkan perencanaan produk untuk Maret, baik yang diproduksi oleh kilang maupun yang kita harus melakukan importasi,” tuturnya.
Di sisi produksi, kilang dioperasikan pada tingkat produksi maksimal untuk memastikan ketersediaan BBM selama periode permintaan tinggi. Saat ini produksi kilang tercatat mencapai sekitar 1,1 juta barel per hari.
Perusahaan menyatakan fokus operasi kilang saat ini lebih diarahkan pada pemenuhan kebutuhan energi masyarakat dibandingkan optimalisasi keuntungan.
“Bukan lagi kami berorientasi optimasi profit kilang. Saat ini tidak demikian, karena kebutuhan meningkat. Kami melihat bahwa availability produk itu lebih penting daripada profitabilitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ega juga mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir hingga memicu panic buying BBM di SPBU karena ketersediaan dan produksi bensin akan terus dipacu pada kapasitas maksimal.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan perusahaan telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar selama periode mudik.
Dia memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.
“Kesiapan ini sudah dilakukan jauh-jauh hari, termasuk kesiapan stok untuk BBM sepanjang Satgas Ramadan Idulfitri. Dalam kesempatan ini juga kami sampaikan bahwa stok aman,” ujarnya.
Pertamina memperkirakan konsumsi beberapa jenis energi akan meningkat selama periode mudik Lebaran. Permintaan bensin (gasoline) diproyeksikan naik sekitar 12% dibandingkan rata-rata harian normal, sementara konsumsi LPG diperkirakan meningkat sekitar 4–5% dan avtur sekitar 2,8% seiring tambahan penerbangan.
Sebaliknya, konsumsi solar (gasoil) diperkirakan turun sekitar 14,5% karena adanya pembatasan operasional angkutan barang selama periode mudik.
“Dapat kami sampaikan kebutuhan energi diperkirakan akan terjadi peningkatan khususnya di gasolin sekitar 12% dari rata-rata normal harian,” jelas Eko.
Untuk mendukung distribusi energi selama periode Lebaran, perusahaan juga menyiapkan berbagai infrastruktur layanan, termasuk sekitar 7.800 SPBU, lebih dari 6.700 Pertashop, serta ribuan agen LPG yang tetap beroperasi. Selain itu, layanan tambahan seperti mobil tangki siaga dan layanan pengantaran BBM disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan di jalur mudik.
#pertamina-patra-niaga #pengadaan-bbm #konflik-timur-tengah #kontrak-energi #long-term-contract #produksi-kilang #pasokan-energi #ramadan-idulfitri #panic-buying-bbm #satgas-ramadan #distribusi-energi #n-a