Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Naik Hampir 5%, Efek Diskon Lebaran?

Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Naik Hampir 5%, Efek Diskon Lebaran?

Jumlah penumpang pesawat domestik naik hampir 5% selama Lebaran 2026, didorong diskon tiket hingga 18%.

(Bisnis.Com) 23/03/26 18:01 171285

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang pesawat domestik hampir 5% selama periode H-8 hingga H+1 Lebaran atau 13—22 Maret 2026.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Transportasi Terintegrasi (Strategi) Kemenhub per Senin (23/3/2026) pukul 11.00 WIB, terdapat sekitar 4,19 juta orang yang menggunakan layanan pesawat di dalam negeri, baik keberangkatan maupun kedatangan.

Jumlah tersebut terpantau lebih tinggi sebesar 4,87% dari periode yang sama pada 2025 sebanyak 4 juta orang.

Secara terperinci, untuk keberangkatan penumpang domestik tercatat sebanyak 2,1 juta orang atau meningkat sebanyak 5,24% dari 2025 yang tercatat 2 juta orang.

Sementara kedatangan tercatat sebanyak 2,08 juta orang atau naik 4,50% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 1,99 juta orang.

Di sisi lain, peningkatan tersebut masih kalah dari kedatangan penumpang internasional yang mencapai 5,90%, meski keberangkatan terkontraksi -0,16%.

Pada periode tersebut bersamaan dengan hadirnya diskon tiket pesawat hingga 18% yang diberikan pemerintah untuk penerbangan domestik dengan keberangkatan 13 Maret hingga 29 Maret 2026.

Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI) Alvin Lie memandang, peningkatan penumpang yang tak sampai 5% itu tidak sepadan dengan diskon yang diberikan.

Bahkan, dirinya menyebut stimulus tersebut sebagai promosi gagal. Tampak bahwa realisasi tersebut menunjukkanmasyarakat tidak sensitif terhadap harga tiket pesawat.

“Jika sensitif terhadap harga, akan responsif terhadap diskon. Ada diskon 15%-20% akan mengerek penjualan sebesar 30% sampai 50%,” tuturnya kepada Bisnis, Senin (23/3/2026).

Membandingkan dengan jumlah penumpang internasional, tanpa diskon dan harga tiket yang mahal karena efek harga minyak dunia, terpantau naik lebih tinggi. Alvin melihat bahkan masyarakat pun tidak ada yang mengeluh terkait harga tiket ke luar negeri tersebut, berbeda dengan harga tiket di dalam negeri.

“Jika memang ada kebutuhan, tetap saja terbang tanpa peduli ada diskon atau tidak. Bahkan ketika harga tiket naik pun, tetap terbang,” tambahnya.

Dengan demikian, Alvin melihat bahwa permintaan perjalanan udara lebih dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat, bukan semata oleh faktor harga atau insentif diskon.

#penumpang-pesawat-domestik #peningkatan-penumpang-pesawat #diskon-tiket-pesawat #lebaran-2026 #jumlah-penumpang-pesawat #keberangkatan-domestik #kedatangan-domestik #diskon-penerbangan-domestik #harga

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260323/98/1961907/jumlah-penumpang-pesawat-domestik-naik-hampir-5-efek-diskon-lebaran