Obligasi Korporasi Banjiri Pasar Rp50,87 Triliun, Aksi Right Issue Rp3,75 Triliun
Pasar modal Indonesia hingga Maret 2026 dihujani obligasi korporasi Rp50,87 triliun dan right issue Rp3,75 triliun, didominasi sektor keuangan.
(Bisnis.Com) 27/03/26 21:25 174889
Bisnis.com, JAKARTA — Aktivitas penghimpunan dana melalui Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) di Bursa Efek Indonesia (BEI) positif hingga kuartal I/2026.
Berdasarkan data BEI hingga 27 Maret 2026, tercatat sebanyak 45 emisi dari 30 penerbit telah berhasil menghimpun dana jumbo mencapai Rp50,87 triliun.
I Gede Nyoman Yetna, Direktur BEI mengungkap dalam data antrean penerbitan EBUS, pihaknya mencatat masih tersedia cukup banyak. Saat ini terdapat 28 emisi dari 20 penerbit yang berada dalam pipeline BEI. Sektor keuangan masih menjadi kontributor terbesar dengan 10 perusahaan yang siap melantai.
Selain itu, beberapa sektor lain juga mulai menunjukkan pergerakan, di antaranya yakni Infrastruktur sebanyak 6 perusahaan, energi sebanyak 2 perusahaan
Selanjutnya basic materials sebanyak 1 perusahaan dan sektor consumer non cyclicals sebanyak 1 perusahaan.
Sejumlah sektor seperti teknologi, properti, kesehatan, hingga transportasi masih belum menunjukkan aktivitas dalam pipeline EBUS kali ini.
Di sisi lain, aksi korporasi melalui rights issue juga turut meramaikan pasar modal. Hingga 27 Maret 2026, tercatat 3 perusahaan telah melakukan rights issue dengan total nilai mencapai Rp3,75 triliun.
Meski jumlahnya masih terbatas, pipeline rights issue masih menyisakan peluang. Saat ini terdapat 1 perusahaan yang tengah bersiap melakukan rights issue, berasal dari sektor properti & real estate.
#obligasi-korporasi #pasar-modal #efek-bersifat-utang #sukuk #bursa-efek-indonesia #emisi-obligasi #sektor-keuangan #sektor-infrastruktur #sektor-energi #sektor-basic-materials #sektor-consumer-non-cyc