Update Kondisi Andrie Yunus Usai Penyiraman Air Keras: Kornea Mata Rusak 40%

Update Kondisi Andrie Yunus Usai Penyiraman Air Keras: Kornea Mata Rusak 40%

Andrie Yunus mengalami kerusakan kornea 40% akibat penyiraman air keras oleh anggota TNI. Kasus ini kini ditangani Puspom TNI, dengan enam terduga pelaku.

(Bisnis.Com) 31/03/26 12:30 177296

Bisnis.com, JAKARTA - Kuasa Hukum Andrie Yunus, Indria Fernida mengungkapkan kondisi kliennya usai menjadi korban penyiraman air keras oleh anggota TNI. Dia menyampaikan saat ini Andrie Yunus masih menjalankan perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat.

Ketua Badan Pengurus KontraS itu menyampaikan perawatan yang telah berjalan lebih dari dua minggu, Andrie Yunus masih dirawat di high care unit dengan fokus penyembuhan luka bakar di tubuh dan mata. Sebagai informasi, berdasarkan keterangan RSCM, air keras yang mengenai area mata Andrie Yunus telah menyebabkan kerusakan sel pada kornea mata sebesar 40%.

"Perawatannya melekat dan intensif untuk mata dan luka bakar. Tidak bisa dijanguk oleh siapa pun kecuali keluarga karena juga kekhawatiran atas infeksi dan hal lainnya," katanya saat rapat bersama Komisi III DPR RI, Selasa (31/3/2026).

Dia mengatakan kondisi Andrie masih belum pulih total, khususnya pada bagian organ mata. Meski begitu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), katanya, secara khusus mendampingi sejak awal dan memastikan perawatan dan pendampingan bagi Andrie dan keluarganya.

Secara rinci, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menjelaskan bahwa terdapat rembesan air keras di mata Andrie, yang berdampak terburuk berupa kebutaan permanen.

"Bagian matanya ada rembesan air keras. Kemarin terlambat diidentifikasi oleh tim dokter RSCM. Yang paling fatal adalah cacat permanen. Dia tidak bisa melihat dengan utuh. Di sini saya ingin menekankan bahwa ada upaya merusak generasi muda. Dan menurut saya hal ini merupakan biadab," tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Iman Imanuddin mengungkapkan penyelidikan kasus ini telah dilimpahkan ke Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI).

Dia mengatakan setelah pihaknya mengumpulkan fakta-fakta yang ada, penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dilimpahkan ke Puspom TNI.

"Pasca kami menerima laporan, selanjutnya kami melakukan penyelidikan. Dan dari hasil penyelidikan tersebut, setelah kami menemukan fakta-fakta dari hasil penyelidikan tersebut, kemudian saat ini dapat kami laporkan kepada Pimpinan bahwa permasalahan tersebut sudah kami limpahkan ke Puspom TNI," katanya.

Secara terperinci, terdapat enam orang yang baru diketahui. Dua orang teridentifikasi oleh kepolisian melalui analisis CCTV, yakni BHWC dan MAK. Sementara itu, Mabes TNI mengungkap ada empat prajurit yang menjadi terduga pelaku penyiraman air keras, yakni NPD (Kapten), SL (Lettu), BHW (Lettu) dan ES (Serda).

Seluruh terduga pelaku penyiraman air keras dari TNI berasal dari satuan Denma BAIS TNI, khususnya Matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

#penyiraman-air-keras-andrie-yunus #kondisi-andrie-yunus #perawatan-intensif-andrie-yunus #aktivis-kontras-andrie-yunus #luka-bakar-mata #infeksi-mata #kebutaan-permanen #kasus-penyiraman-tni #puspom-t

https://kabar24.bisnis.com/read/20260331/15/1963268/update-kondisi-andrie-yunus-usai-penyiraman-air-keras-kornea-mata-rusak-40