Grup PGN (PGAS) Saka Energi Catat Hasil Positif Pemboran Sumur WK Pangkah
PT Saka Energi Indonesia sukses meningkatkan produksi migas melalui pemboran sumur UPA-17ST di WK Pangkah, Jawa Timur, dengan hasil 2.443 bopd dan 3,72 MMscfd gas.
(Bisnis.Com) 03/04/26 14:06 181025
Bisnis.com, JAKARTA — PT Saka Energi Indonesia, anak usaha bisnis hulu PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) atau PGN, berhasil meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) guna mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.
Melalui Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL), perusahaan berhasil menyelesaikan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Lapangan Ujung Pangkah, Wilayah Kerja (WK) Pangkah yang berlokasi di Perairan Laut Jawa Timur.
Direktur Operasi SAKA, Achmad Agus Miftakhurrohman mengungkapkan bahwa hasil uji produksi menunjukkan kinerja yang sangat positif dan sumur tersebut telah berhasil on stream.
“Keberhasilan pemboran sumur UPA-17ST merupakan pencapaian penting terkini setelah sebelumnya Saka juga berhasil melakukan pemboran dan put onstream sumur pengembangan lainnya, yaitu Sumur SID-05,” ujarnya, dikutip Jumat (3/4/2026).
Berdasarkan hasil uji sumur yang dilaksanakan pada 29 Maret 2026, sumur UPA-17ST menghasilkan 2.443 barel minyak per hari (bopd) serta 3,72 juta standar kaki kubik gas per hari (MMscfd) associated gas.
Capaian ini menunjukkan bahwa Lapangan Ujung Pangkah, sebagai lapangan pertama yang dikembangkan di WK Pangkah, masih memiliki potensi signifikan untuk terus berkontribusi terhadap peningkatan produksi migas di wilayah Jawa Timur.
Adapun, pemboran UPA-17ST dimulai pada 12 Oktober 2025 dari Well Head Platform-A (WHP-A) menggunakan Rig Jack Up SinoOcean Peace dan berhasil diselesaikan pada 28 Desember 2025.
Kemudian, dilanjutkan dengan Well Intervention (WLI) termasuk stimulasi untuk mengoptimalkan produksi sumur serta memastikan aliran hidrokarbon dari reservoir ke permukaan dapat berlangsung dengan baik.
Sumur tersebut telah memasuki tahap uji produksi untuk menentukan laju produksi optimal yang terintegrasi ke sistem produksi lapangan.
“Hasil produksi yang melampaui target menunjukkan potensi reservoir yang sangat baik sekaligus mencerminkan efektivitas perencanaan teknis, dengan selalu mengutamakan safety, serta hasil kolaborasi yang solid dari seluruh tim internal dengan para mitra serta pemangku kepentingan terkait terutama Manajemen SKK Migas bersama KKKS lainnya,” kata Achmad Agus.
Sumur UPA-17ST merupakan sumur dengan jangkauan pemboran terpanjang yang pernah dilakukan Saka dan termasuk dalam kategori Extended Reach Drilling (ERD).
Teknologi ini memungkinkan pemboran menjangkau reservoir yang berada jauh dari fasilitas produksi sehingga pengembangan cadangan dapat dilakukan lebih efisien tanpa perlu membangun platform baru.
Keberhasilan ini juga mendapat sambutan positif dari Manajemen SKK Migas dan diharapkan dapat meningkatkan produksi migas nasional. “Alhamdulillah, hasil kegiatan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST menunjukkan hasil yang sangat baik,” ujar Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas.
Secara operasional, pemboran sumur ini merupakan konversi dari sumur idle sehingga menghadirkan tantangan tersendiri ditambah dengan panjang lintasan horizontal yang masuk dalam kategori ERD.
Dengan hasil uji produksi melampaui target, sumur UPA-17ST yang telah terintegrasi diharapkan menambah produksi, memperkuat kontribusi WK Pangkah terhadap pasokan energi nasional dan target lifting pemerintah.
#pgn-saka-energi #pemboran-sumur #wk-pangkah #produksi-migas #lapangan-ujung-pangkah #minyak-dan-gas #jawa-timur #hasil-uji-produksi #sumur-upa-17st #rig-jack-up #well-intervention #extended-reach-dril