Profil Pham Nhat Vuong, Pendiri VinFast Salah Satu Orang Terkaya di Asia Tenggara

Profil Pham Nhat Vuong, Pendiri VinFast Salah Satu Orang Terkaya di Asia Tenggara

Pham Nhat Vuong, pendiri VinFast, adalah miliarder Vietnam yang sukses mengembangkan bisnis mobil listrik di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dengan kekayaan US$25,6 miliar.

(Bisnis.Com) 10/04/26 15:58 187772

Bisnis.com, JAKARTA - VinFast merupakan perusahaan otomotif asal Vietnam yang berdiri pada tahun 2017 di Hai Phong, Vietnam.

Didirikan oleh seorang miliarder bernama Pham Nhat Vuong, VinFast berkembang menjadi salah satu raksasa produsen mobil listrik di kawasan Asia, terutama Asia Tenggara.

VinFast resmi masuk dan berkembang di Indonesia pada tahun 2025 dan berhasil meraih penjualan retail sebanyak 10.630 unit mobil listrik yang berhasil terjual.

Di akhir 2025, VinFast juga telah membangun pabrik mereka di Subang, Jawa Barat untuk produksi massal di Indonesia melalui VinFast Indonesia dengan investasi awal senilai Rp4,8 triliun dan kapasitas 50.000 unit per tahunnya.

Bahkan pada 2025 lalu, VinFast juga mencetak rekor dengan mengekspor 175.099 unit mobil listrik ke seluruh dunia dari Vietnam.

Keberhasilan perusahaan tersebut tentunya tak lepas dari peran CEO sekaligus founder VinFast, Pham Nhat Vuong.

Profil Singkat Pendiri VinFast, Pham Nhat Vuong

Pham Nhat Vuong merupakan seorang miliarder yang lahir pada 5 Agustus 1968 di Hanoi, Vietnam. Pham merupakan sosok yang hadir dari keluarga sederhana di tengah ibu kota Vietnam yang saat itu sedang dilanda krisis akibat perang.

Namun, Pham Nhat Vuong bersama keluarganya memutuskan untuk pindah ke Rusia, sekaligus menempuh pendidikan di Institut Geologi Moskow, dan berhasil lulus sebagai sarjana pada tahun 1993.

Setelahnya, Vuong pindah ke Kharkiv, Ukraina dengan modal uang US$10.000 yang dipinjam dari temannya untuk modal berjualan restoran mi ala Vietnam bersama keluarganya.

Namun, kesuksesan awal yang diraih Vuong justru bukan berasal dari restorannya, melainkan konsep mi instan yang dirinya bawa ke Ukraina.

Rakyat Ukraina pada saat itu pasca runtuhnya Uni Soviet tengah dilanda kelaparan dan kesusahan, sehingga konsep mi instan yang simpel dan murah menjadi mudah diterima oleh masyarakat.

Dirinya terus mengembangkan usaha mi instan dengan nama perusahaan Technocom dengan merek bernama Mivina di Ukraina.

Perusahaan Technocom-nya terus berkembang pesat hingga akhirnya dilepas oleh Vuong pada tahun 2010 ke Nestle seharga US$150 juta. Saat itu Technocom memiliki pendapatan sebesar US$100 juta tiap tahunnya.

Melihat Peluang di Vietnam

Setelah melepas Technocom ke Nestle, Vuong akhirnya kembali ke Vietnam dan melihat peluang yang sama ketika dirinya merintis di Ukraina.

Vuong melihat Vietnam tengah menata dan mengembangkan ekonomi mereka. Hingga saat ini, Vuong berhasil mendirikan Vin Group yang berisi bisnis real estate Vinpearl dan bisnis otomotif mobil listrik, VinFast, yang didirikan pada tahun 2017.

Melansir dari Forbes, Jumat (10/4/2026), Pham Nhat Vuong saat ini tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar US$25,6 miliar.

#vinfast #pham-nhat-vuong #mobil-listrik #vinfast-indonesia #pabrik-vinfast #miliarder-vietnam #vinfast-asia-tenggara #penjualan-vinfast #ekspor-mobil-listrik #vin-group #vinfast-subang #investasi-vinf

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20260410/265/1965720/profil-pham-nhat-vuong-pendiri-vinfast-salah-satu-orang-terkaya-di-asia-tenggara