Ekonomi Digital Asia Tenggara Diproyeksi Tembus US$300 Miliar, Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia

Ekonomi Digital Asia Tenggara Diproyeksi Tembus US$300 Miliar, Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia

Ekonomi digital Asia Tenggara diproyeksi melampaui US$300 miliar pada 2026, didorong video commerce, AI, dan ekspansi brand regional.

(WE Finance) 13/04/26 14:50 189770

Warta Ekonomi, Jakarta -

Ekonomi digital Asia Tenggara diproyeksikan melampaui US$300 miliar pada 2026, didorong pertumbuhan iklan digital, video commerce, serta konten berbasis kreator, seiring meningkatnya aktivitas lintas pasar di kawasan, termasuk koridor Indonesia–Malaysia.

Proyeksi tersebut mengemuka dalam studi e-Conomy SEA 2025 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, yang menunjukkan bahwa belanja iklan digital di kawasan tumbuh 16% secara tahunan, dipicu adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan perubahan perilaku konsumen.

Di tengah peluang tersebut, Feel Good Network memperluas ekspansi ke Malaysia dengan meluncurkan agensi kreatif full-service Tales Asia yang berbasis di Kuala Lumpur. Langkah ini dinilai sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan brand untuk menjangkau pasar regional yang semakin terintegrasi.

CEO Feel Good Network Wisnu Satya Putra menyatakan bahwa dinamika pertumbuhan brand di kawasan menjadi faktor utama ekspansi tersebut.

“Brands bergerak dan bertumbuh dengan cepat, namun hanya sedikit mitra yang memahami dari kedua sisi. Kami membangun Feel Good Network untuk memahami isu tersebut, memadukan adaptabilitas yang independen dengan pemahaman strategis, sehingga klien selalu mendapatkan ide yang cepat dan eksekusi matang,” ujar Wisnu, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Selain pertumbuhan digital, interaksi ekonomi antarnegara ASEAN juga menunjukkan tren meningkat. Malaysia tercatat sebagai salah satu sumber wisatawan terbesar ke Indonesia pada 2024, sementara brand Indonesia di sektor makanan dan minuman (F&B) serta gaya hidup mulai memperluas ekspansi ke pasar Malaysia.

Chief Creative Officer Feel Good Network sekaligus pendiri Tales Asia, Lila Talitha, menyebut peluang tersebut sebagai ruang pertumbuhan baru bagi brand regional.

“Kami melihat kesempatan besar untuk membantu brands bergerak di Indonesia dan Malaysia, dengan keahlian untuk memahami budaya dan kebiasaan masing-masing negara, membuatnya menjadi relevan tanpa harus kehilangan identitas,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan lintas budaya menjadi kunci dalam memanfaatkan potensi ekonomi digital kawasan yang semakin terhubung.

#ekonomi-digital

https://wartaekonomi.co.id/read607692/ekonomi-digital-asia-tenggara-diproyeksi-tembus-us300-miliar-feel-good-network-ekspansi-ke-malaysia