Multi Hanna (MHKI) Incar Pertumbuhan Pendapatan dari Pengolahan Limbah

Multi Hanna (MHKI) Incar Pertumbuhan Pendapatan dari Pengolahan Limbah

PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) menargetkan peningkatan pendapatan pada 2026 melalui peningkatan kapasitas operasional dan permintaan pasar yang solid di sektor pengolahan limbah.

(Bisnis.Com) 13/04/26 16:19 189801

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten pengolahan limbah, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk. (MHKI) mengincar pertumbuhan pendapatan pada 2026 seiring dengan peningkatan kapasitas operasional.

MHKI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah industri dan telah mendapat perizinan resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup. Perizinan perseroan meliputi pengangkutan (transporter), pengumpul, pengolahan, dan pemanfaatan limbah B3 dan non B3.

Alwi, Direktur Utama MHKI, menyampaikan ke depan perseroan memandang bahwa peluang pertumbuhan masih terbuka, didukung oleh permintaan pasar yang tetap solid serta peningkatan kapasitas operasional.

“Perseroan akan terus menjalankan strategi usaha secara terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tata kelola perusahaan yang baik,” paparnya dalam siaran pers, Senin (13/4/2026).

Berdasarkan laporan keuangan audited, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp212,98 miliar pada 2025, meningkat 24% dari Rp172,30 miliar pada 2024. Kenaikan ini didorong oleh kontribusi pendapatan jasa dan penjualan barang, seiring ekspansi aktivitas pengelolaan limbah dan logistik.

Sejalan dengan itu, laba neto tahun berjalan juga meningkat menjadi Rp39,97 miliar, dibandingkan Rp32,19 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba tersebut mencerminkan perbaikan kinerja operasional di tengah peningkatan beban usaha.

Alwi menyampaikan kinerja MHKI pada 2025 didukung oleh permintaan yang tetap kuat dari pelanggan utama, khususnya di sektor energi dan sektor industri lainnya.

Hal ini semakin mempertegas posisi perseroan sebagai pelaku strategis dalam industri pengolahan limbah industri B3 dan non-B3, yang memiliki karakteristik high barrier to entry serta menuntut standar kepatuhan lingkungan, keselamatan, dan regulasi yang ketat.

Dari sisi operasional, perseroan menunjukkan disiplin dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan efisiensi. Seiring dengan meningkatnya aktivitas usaha, biaya operasional mengalami kenaikan, terutama pada komponen transportasi dan tenaga kerja.

Namun demikian, MHKI tetap mampu menjaga struktur biaya secara optimal, tercermin dari beban penjualan yang terjaga pada tingkat yang proporsional serta efisiensi berkelanjutan pada beban administrasi seiring dengan meningkatnya skala usaha.

Sepanjang 2025, sambung Alwi, MHKI memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui realisasi investasi strategis. Pengembangan fasilitas operasional, termasuk proyek di Lamongan serta penguatan infrastruktur di Semarang, dilakukan untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jangkauan layanan, serta mendukung peningkatan kualitas operasional secara keseluruhan.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), MHKI terus memperkuat perannya dalam mendukung pengelolaan limbah industri yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Aktivitas operasional diarahkan tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi juga untuk berkontribusi terhadap pengurangan dampak lingkungan serta peningkatan standar pengelolaan limbah industri di Indonesia.

“Perseroan akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan kinerja,” ujar Alwi.

#multi-hanna #mhki #pengolahan-limbah #pertumbuhan-pendapatan #pengelolaan-limbah-industri #limbah-b3 #limbah-non-b3 #kapasitas-operasional #strategi-usaha #pendapatan-jasa #penjualan-barang #sektor-en

https://market.bisnis.com/read/20260413/192/1966230/multi-hanna-mhki-incar-pertumbuhan-pendapatan-dari-pengolahan-limbah