Usai Akuisisi, Manulife Aset Manajemen Perkuat Produk Reksadana dan Bidik Bisnis Jangka Panjang

Usai Akuisisi, Manulife Aset Manajemen Perkuat Produk Reksadana dan Bidik Bisnis Jangka Panjang

Aksi Manulife akuisisi Schroders bertujuan untuk meningkatkan skala bisnis, serta memberikan pilihan yang lebih beragam untuk investor.

(Kompas.com) 22/04/26 19:09 199604

JAKARTA, KOMPAS.com - Manulife Wealth & Asset Management berharap selesainya proses akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia) melalui PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) akan meningkatakan pilihan investasi untuk investor di Indonesia.

President and CEO Global Wealth and Asset Management Manulife Paul Lorentz mengatakan, akuisisi Schroders tidak semata-mata bertujuan untuk meningkatkan skala bisnis, tetapi juga memberikan pilihan yang lebih beragam untuk investor.

"Kami sebenarnya melihat bagaimana kita membuat tawaran lebih baik untuk investor-investor," kata dia dalam Media Briefing Manulife Aset Manajemen Indonesia, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, MAMI memiliki keunggulan di produk reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham.

Namun demikian, Schroders juga dikenal sebagai manajer investasi dengan produk reksadana saham yang kuat.

"Jadi mereka membuat kami mampu untuk memberikan penawaran yang lebih besar dari sebelumnya," imbuh dia.

Di sisi lain, Paul juga bilang, Schroders lebih banyak bermain pada pasar institusional dan hanya memiliki sedikit produk ritel.

"Sedangkan kami adalah sebaliknya," ujar dia.

Paul bilang, komposisi produk ritel di MAMI kurang lebih berada di kisaran 80 persen dari total bisnis.

Lebih lanjut, Paul mengatakan, pihaknya melihat pasar di Asia dalam perspektif jangka panjang. Hal ini mencakup negara seperti China, India, termasuk Indonesia.

Dengan demikian, investasi yang dilakukan Manulife memiliki jangka waktu bukan hanya 5 tahun tetapi hingga 10 tahun.

"Itu mengapa saya mengatakan bahwa pasar itu sangat penting," ungkap dia.

Dengan perbaikan yang ada di pasar modal Indonesia, ia yakin investasi akan kembali ke pasar modal dan pertumbuhah akan terjadi.

"Kami melihat dalam jangka panjang, ketika pasar modal menjadi lebih matang dan dalam itu akan menjadi semakin lebih baik. Itu alasan kami melihat bisnis ini tidak hanya setahun atau dua tahun," ungkap dia.

"Kami memiliki bisnis yang besar secara global, tetapi kami tidak peduli dengan pendapatan yang datang dari bisnis hari ini, kami hanya membangun untuk masa depan," tutup dia.

Hingga akhir 2025, MAMI membukukan total dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp 124,3 triliun.

MAMI memiliki pangsa pasar mencapai 11,9 persen di antara sekitar 90 manajer investasi yang beroperasi di Indonesia.

Hingga akhir 2025, jumlah investor mencapai 2,6 juta, atau setara dengan 12,8 persen dari total investor reksa dana di Indonesia yang tercatat sebanyak 20,2 juta investor berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Desember 2025.

Sebelumnya, Chief Executive Officer, Wealth and Asset Management, Asia, Manulife Fabio Fontainha menjelaskan, selama periode integrasi, Manulife Wealth & Asset Management akan beroperasi di Indonesia melalui MAMI dan Schroders Indonesia secara paralel, mempertahankan struktur masing-masing sambil mengimplementasikan proses penggabungan secara bertahap.

Nasabah, mitra, dan karyawan akan menerima pemberitahuan secara berkala terkait branding, perubahan produk, serta penyempurnaan operasional untuk memastikan kejelasan dan kesinambungan sepanjang proses transisi.

“Dengan menggabungkan kapabilitas dua manajer investasi terkemuka, kami membangun platform yang lebih kuat dan siap menghadapi masa depan dengan skala yang lebih besar, kapasitas inovasi yang lebih tinggi, dan wawasan global untuk memperluas rangkaian solusi dan layanan investasi kami, dengan tetap memberikan nilai tambah bagi nasabah kami,” kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (1/4/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#jakarta #manulife #schroders-indonesia

https://money.kompas.com/read/2026/04/22/190925626/usai-akuisisi-manulife-aset-manajemen-perkuat-produk-reksadana-dan-bidik