MSCI Bekukan Saham RI, BEI: IHSG Malah Naik 8%

MSCI Bekukan Saham RI, BEI: IHSG Malah Naik 8%

BEI menyebut keputusan MSCI membekukan saham Indonesia tidak berdampak ke IHSG yang justru menguat 8% sejak reformasi pasar modal diumumkan.

(WE Finance) 22/04/26 20:10 199700

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan bahwa keputusan penyedia indeks global, MSCI untuk kembali membekukan saham Indonesia tidak berdampak kepada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menekankan sejak penyelesaian market transparency reform diumumkan di tanggal 2 April 2026, IHSG bergerak positif dengan peningkatan hingga 8%>

"Kalau kita lihat IHSG sudah menunjukkan peningkatan sebanyak 8% dari 7.026 poin sampai dengan kemarin ditutup 7.559 poin," kata Nyoman kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).

Nyoman mengklaim penguatan indeks tersebut mencerminkan publik dan investor menyambut positif atas reformasi pasar modal yang sudah dilakukan oleh OJK dan kawan-kawan.

Oleh karenanya, BEI ke depan akan terus melakukan inovasi dalam pengembangan dan peningkatan perlindungan investor untuk meningkatkan likuiditas, investor trust dan memastikan perdagangan dapat dilakukan dengan teratur wajar dan efisien.

Sebelumnya, penyedia indeks global MSCI memutuskan untuk kembali membekukan saham Indonesia dalam rebalancing indeks Mei 2026. Langkah ini diambil seiring masih berlangsungnya evaluasi atas reformasi transparansi pasar modal Indonesia.

Dalam pernyataan resminya pada Senin (20/4/2026), MSCI menegaskan bahwa belum ada penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes pada periode review kali ini.

Artinya, sejumlah aspek penting juga belum mengalami perubahan, mulai dari tidak adanya kenaikan foreign inclusion factor (FIF), tidak ada penyesuaian number of share, hingga belum ada peningkatan klasifikasi dalam kategori indeks.

#bei #indeks-msci

https://wartaekonomi.co.id/read608872/msci-bekukan-saham-ri-bei-ihsg-malah-naik-8