Ahmad Luthfi Ungkap Capaian Positif Jateng di Forum Apeksi 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memaparkan strategi kolaboratif di Forum Apeksi 2026, fokus pada investasi, pengangguran, dan kemiskinan untuk pertumbuhan ekonomi.
(Bisnis.Com) 22/04/26 20:46 199743
Bisnis.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi memaparkan praktik baik kepemimpinan daerah dalam seminar nasional "Best Practice Kepemimpinan Daerah" yang berlangsung di Gedung AAC Prof Dr Dayan Dawood, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh pada Rabu (22/4/2026). Di hadapan seluruh walikota wilayah Sumatera bagian Utara, Luthfi menyoroti pentingnya transformasi peran kepala daerah sebagai manajer pemasaran guna menarik investasi serta memperkuat daya saing ekonomi wilayah melalui kolaborasi lintas sektoral.
Dalam forum yang diselenggarakan bersamaan dengan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tersebut, Luthfi menekankan bahwa ego sektoral merupakan hambatan utama dalam pembangunan ekonomi. Menurutnya, kesuksesan pembangunan daerah di masa depan sangat bergantung pada kemampuan pimpinan daerah dalam membentuk aliansi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai target makro ekonomi yang lebih tinggi.
"Jadi, kita membentuk super team dalam membangun suatu daerah, tidak boleh ada ego sektoral. Satu daerah dengan daerah lain tumbuh bersama," katanya saat menyampaikan paparan di hadapan para peserta seminar yang meliputi kepala daerah dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, hingga Sumatera Barat.
Salah satu bukti keberhasilan model kolaboratif yang dipaparkan adalah terciptanya wilayah aglomerasi ekonomi yang efektif di Jawa Tengah. Luthfi mencontohkan kesuksesan wilayah Soloraya yang mencakup tujuh kabupaten/kota. Melalui integrasi agenda promosi dan ekonomi seperti Soloraya Great Sale (SGS) pada tahun 2025, wilayah tersebut berhasil mencatatkan nilai transaksi fantastis mencapai Rp10,7 triliun hanya dalam periode satu bulan.
Lebih lanjut, Luthfi menjelaskan bahwa fungsi kepala daerah telah bergeser menjadi manajer marketing yang harus memahami secara mendalam potensi komoditas dan daya tarik wilayahnya. Strategi ini terbukti efektif di Jawa Tengah dengan pencapaian realisasi investasi tahun 2025 yang menyentuh angka Rp88,5 triliun. Capaian ini didorong oleh kebijakan pro-investasi yang tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan ketahanan pangan nasional.
Dalam konteks pengembangan industri, Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa penetapan kawasan industri dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dilakukan dengan presisi tanpa mengorbankan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Hal ini menjadi poin krusial untuk memastikan bahwa industrialisasi tidak mengganggu target swasembada pangan nasional yang juga menjadi tanggung jawab daerah.
Selain sektor investasi, Ahmad Luthfi juga membagikan strategi penanganan pengangguran melalui sinkronisasi pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri. Program link and match antara perusahaan dengan SMK, BLK, dan Politeknik di Jawa Tengah dianggap sebagai solusi konkret untuk menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) secara signifikan melalui penyerapan tenaga kerja yang lebih terukur.
Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah juga menjadi sorotan dalam diskusi tersebut. Luthfi memaparkan skema intervensi kemiskinan yang melibatkan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penanganan stunting, hingga penyediaan sekolah gratis bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Program-program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan 111 perguruan tinggi yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menutup paparannya, Luthfi mengajak para pemimpin kota di Sumatera untuk memperluas jejaring kerja sama lintas provinsi guna mengoptimalkan potensi pasar domestik maupun global. Ia menekankan bahwa kehadiran kepala daerah dalam pertemuan internasional harus selalu membawa misi promosi ekonomi yang melibatkan Kadin, Hipmi, dan sektor swasta lainnya guna memastikan keberlanjutan arus modal masuk ke daerah.
#ahmad-luthfi #jateng-capaian-positif #forum-apeksi-2026 #kepemimpinan-daerah #transformasi-kepala-daerah #investasi-jawa-tengah #kolaborasi-lintas-sektoral #aglomerasi-ekonomi #soloraya-great-sale #re