Antisipasi Gangguan Penerbangan Haji 2026, Menhub Siapkan Rute Alternatif
Menhub Dudy menyiapkan rute alternatif dan Terminal 2F khusus Haji 2026 demi kelancaran dan keselamatan jemaah. Layanan Mecca Route dan ramp inspection menjamin kenyamanan.
(Kompas.com) 23/04/26 09:02 200029
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyiapkan rute alternatif sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan pada jalur penerbangan utama jemaah haji tahun 1447H/2026M.
“Kami juga menyiapkan rute alternatif sebagai langkah mitigasi jika terjadi gangguan pada jalur utama penerbangan," kata Menhub Dudy dalam keterangan resmi, Rabu (22/4/2026).
“Seluruh pesawat yang digunakan juga telah melalui ramp inspection dan dinyatakan laik udara sehingga aspek keselamatan penerbangan dapat terjamin,” lanjut dia.
Dalam peninjauan pemberangkatan kloter pertama jemaah haji bersama Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Menhub mengatakan bahwa operasional penyelenggaraan angkutan Haji tahun 2026 yang telah dipersiapkan secara matang.
“Terminal 2F telah kami siapkan secara khusus untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, mulai dari fasilitas hingga alur pelayanan yang terintegrasi. Kami ingin memastikan jemaah mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar sejak dari tanah air,” ujar Menhub Dudy.
Terminal 2F disiapkan sebagai terminal khusus Haji
Terminal ini dilengkapi dengan layanan Mecca Route yang mempercepat proses keimigrasian Arab Saudi di embarkasi Indonesia.
Sebanyak 10 konter imigrasi disediakan untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lebih cepat dan nyaman bagi jemaah.
Pada kesempatan ini, pemerintah melepas kloter Banten 1 sebanyak 393 jemaah menggunakan penerbangan GA 7302 menuju Madinah.
Penerbangan haji dari Terminal 2F dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
Pada tahun 2026, pemerintah memobilisasi lebih dari 221.000 jemaah Haji yang akan berangkat dari 14 bandara embarkasi Haji di seluruh Indonesia melalui 525 kloter penerbangan.
KOMPAS.com / Kementerian Haji dan Umrah RI Jemaah calonhaji Indonesia kloter perdana tiba di Madinah, Rabu (22/4/2026).Dudy juga memberangkatkan jemaah Haji kloter pertama dari embarkasi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Sebanyak 441 orang jemaah Haji berangkat pada kloter pertama dari total sebanyak 17.460 orang jemaah Haji yang akan berangkat dari embarkasi Kertajati.
Pada kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan pesan-pesannya kepada para jemaah Haji Embarkasi Kertajati agar dapat mengikuti seluruh proses perjalanan dengan baik, lancar, aman, dan selamat.
"Kami berharap perjalanan Bapak dan Ibu dapat berjalan dengan lancar, sampai di Tanah Suci dengan selamat untuk menjalankan ibadah haji dengan lancar,” kata dia.
“Semoga menjadi Haji yang mabrur dan mabrurah. Semoga sehat selalu. Begitu juga nanti dalam kepulangannya, semoga berjalan dengan lancar dan sampai ke Tanah Air dengan selamat dan sehat," lanjut Dudy.
Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi udara dalam mendukung penyelenggaraan ibadah Haji.
Sebagai informasi, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 resmi dimulai dengan pemberangkatan jemaah Indonesia yang berlangsung secara bertahap sejak 22 April hingga 21 Mei 2026.
Proses keberangkatan dibagi dalam dua gelombang, di mana gelombang pertama diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April hingga 6 Mei, disusul gelombang kedua yang terbang langsung ke Jeddah atau Mekkah pada 7 Mei hingga 21 Mei 2026.
Setelah seluruh jemaah tiba di Tanah Suci, rangkaian ibadah haji akan mencapai puncaknya pada pelaksanaan wukuf di Arafah yang diperkirakan berlangsung pada 25 hingga 26 Mei 2026.
Momentum ini menjadi inti dari seluruh prosesi ibadah haji yang diikuti jutaan umat Muslim dari berbagai negara.
Sementara itu, proses pemulangan jemaah dijadwalkan mulai 1 Juni 2026, diawali dengan kepulangan gelombang pertama melalui Bandara Jeddah.
Tahapan ini akan berlangsung hingga 15 Juni 2026, seiring dengan kembalinya jemaah secara bertahap ke Tanah Air setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#terminal-2f #haji-2026 #mecca-route #rute-alternatif-penerbangan