Industri Kripto Kian Matang, PINTU Catat Lonjakan Pengguna dan Transaksi
Industri aset kripto di Indonesia dinilai terus menunjukkan pendewasaan, ditopang oleh semakin lengkapnya ekosistem, regulasi yang lebih jelas.
(Kompas.com) 23/04/26 21:20 201101
JAKARTA, KOMPAS.com - Industri aset kripto di Indonesia dinilai terus menunjukkan pendewasaan, ditopang oleh semakin lengkapnya ekosistem, regulasi yang lebih jelas, serta peningkatan adopsi di dalam negeri.
Di tengah perkembangan itu, platform investasi kripto PINTU mencatat pertumbuhan pengguna dan aktivitas transaksi seiring perayaan ulang tahun ke-6 perusahaan.
SVP Strategy & Business PINTU Andy Putra mengatakan, dalam enam tahun terakhir perkembangan industri kripto domestik terus bergerak positif, tercermin dari bertambahnya partisipasi pengguna dan penguatan produk di industri.
UNSPLASH/TRAXER Ilustrasi kripto.“Memasuki tahun keenam, kami melihat industri crypto di Indonesia semakin matang, baik dari ekosistem yang semakin lengkap, regulasi yang semakin jelas, hingga adopsi yang semakin masif. Hal ini juga tercermin dari peningkatan signifikan jumlah unduhan aplikasi PINTU yang kini telah mencapai lebih dari 11 juta kali,” ujar Andy dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Menurut dia, hingga 2026 PINTU telah menghadirkan hampir 400 token, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset.
Selain itu, jumlah pengguna terdaftar tumbuh 79,29 persen, pengguna aktif meningkat 38,37 persen, serta pengguna trading naik 25,86 persen secara year-on-year (YoY). Volume transaksi juga disebut menunjukkan tren kenaikan.
Derivatif tumbuh di tengah pendalaman pasar
Tak hanya di perdagangan spot, pertumbuhan juga terjadi pada segmen derivatif. Andy menyebut Pintu Futures mencatat lonjakan signifikan pada kuartal I-2026 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
PEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.“Di sisi derivatif, Pintu Futures juga mencatat kinerja yang sangat solid. Pada kuartal I 2026, Pintu Futures menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah pengguna yang telah terverifikasi (KYC) meningkat hingga 401,00 persen, diikuti pertumbuhan pengguna existing sebesar 208,71 persen serta frekuensi order yang naik 91,61 persen dan disertai dengan volume transaksi dengan pertumbuhan positif,” kata Andy.
Data tersebut menggambarkan aktivitas di pasar kripto tidak hanya bertumpu pada penambahan investor, tetapi juga menunjukkan peningkatan keterlibatan pengguna dalam bertransaksi.
Secara industri, perkembangan ini juga tercermin dalam data regulator.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sepanjang 2025 volume transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp 482,23 triliun, dengan jumlah investor sebanyak 20,19 juta orang.
Meski nilai transaksi mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya, jumlah investor tetap meningkat, menunjukkan adopsi aset kripto masih berlanjut.
Adopsi dinilai tetap tumbuh
Pertumbuhan jumlah investor yang terus meningkat dinilai menjadi indikator penting bagi perkembangan industri kripto nasional.
Menurut Andy, peluang pertumbuhan industri tidak hanya datang dari sisi transaksi, tetapi juga dari inovasi produk dan pengembangan use case teknologi blockchain yang lebih luas.
Momentum ulang tahun keenam PINTU pun dimanfaatkan untuk mendorong partisipasi dan adopsi.
Rangkaian kegiatan dalam kampanye tersebut antara lain Sixcessful Trading Competition dengan total hadiah Rp 105 juta, Community Quest Sixth & Beyond di Zealy Pintu, giveaway di media sosial X, Instagram, dan TikTok, hingga live giveaway di YouTube bersama Aldi Taher.
Program tersebut, menurut perusahaan, menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan transaksi sekaligus memperluas adopsi aset kripto di Indonesia.
Andy mengatakan, perjalanan enam tahun perusahaan juga diiringi upaya berkontribusi terhadap pengembangan industri yang lebih luas.
PIXABAY/PHOTOSPIRIT Ilustrasi aset kripto, kripto.“Enam tahun ini menjadi perjalanan yang sangat berharga bagi kami karena dapat berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami punya harapan serta keyakinan besar bahwa industri kripto di Indonesia tidak hanya semakin besar dari segi jumlah transaksi dan adopsi, tetapi bisa lahir inovasi-inovasi yang use cases-nya bisa memiliki manfaat besar bagi masyarakat banyak,” tutur Andy.
Regulasi dan ekosistem disebut makin kuat
Perusahaan juga menyoroti faktor regulasi sebagai salah satu penopang pertumbuhan industri.
PINTU disebut telah terdaftar resmi dan diawasi OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), sekaligus tergabung sebagai anggota bursa kripto CFX.
Dalam pandangan pelaku industri, kejelasan regulasi dipandang menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat kepercayaan investor dan memperluas adopsi.
Bersamaan dengan itu, variasi produk juga terus berkembang. Selain perdagangan aset kripto, perusahaan menyediakan fitur seperti Pintu Earn, Pintu Staking, Auto DCA, Pintu Pro, Pintu Pro Web, Pintu Futures, dan Pintu Pro Web Futures.
Di tengah dinamika pasar kripto, pertumbuhan jumlah pengguna, aktivitas perdagangan, serta bertambahnya instrumen investasi dinilai mencerminkan pendalaman industri yang terus berlangsung di Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#aset-kripto #bursa-kripto #investasi-kripto #industri-kripto