Meta Efisiensi Demi AI: Pangkas 8.000 Karyawan, Batal Rekrut 6.000 Posisi
Meta memangkas 8.000 karyawan dan membatalkan 6.000 posisi untuk efisiensi dan fokus pada investasi AI, di tengah persaingan dengan raksasa teknologi lainnya.
(Bisnis.Com) 24/04/26 15:09 201739
Bisnis.com, JAKARTA — Meta berencana memangkas sekitar 10% dari total karyawannya. Keputusan ini berdampak pada kurang lebih 8.000 pekerja, di tengah besarnya investasi perusahaan dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI).
Meta, yang menaungi platform populer seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp, menyampaikan kabar ini melalui memo internal kepada karyawan. Dalam informasi tersebut, disebutkan proses pemutusan hubungan kerja (PHK) akan mulai berlaku pada 20 Mei.
Saat ini, Meta memiliki sekitar 78.000 karyawan. Selain melakukan PHK, perusahaan juga membatalkan sekitar 6.000 lowongan pekerjaan yang sebelumnya direncanakan untuk diisi.
Kepala sumber daya manusia Meta Janelle Gale, menjelaskan langkah ini diambil untuk menjaga efisiensi perusahaan dan mengimbangi investasi lain yang sedang Meta lakukan, terutama di bidang AI.
“Ini keputusan yang tidak mudah, karena kami harus melepaskan orang-orang yang telah memberikan kontribusi besar bagi Meta selama ini,” kata Gale yang dikutip dari News.com.au, Jumat (24/4/2026).
Langkah penghematan ini berkaitan erat dengan ambisi besar CEO Meta Mark Zuckerberg, yang ingin mendorong pengembangan kecerdasan super dalam persaingan teknologi AI global. Meta kini bersaing dengan sejumlah perusahaan besar seperti Amazon, Google, Microsoft, dan OpenAI.
Meski harus melakukan pengurangan tenaga kerja, banyak analis menilai investasi besar Meta di bidang AI berpotensi memberikan hasil positif.
Salah satunya melalui peningkatan efektivitas iklan digital dan pengembangan produk baru seperti kacamata pintar hasil kerja sama dengan EssilorLuxottica, produsen kacamata Ray Ban.
Dari sisi keuangan, Meta sebelumnya melaporkan pendapatan yang melampaui ekspektasi pasar pada kuartal Januari.
Namun, biaya perusahaan juga melonjak hingga US$35 miliar, naik sekitar 40% dibanding tahun sebelumnya. Pengeluaran besar ini termasuk investasi infrastruktur seperti pusat data untuk mendukung teknologi AI.
Ke depan, Meta memperkirakan total belanja modal bisa mencapai US$115 miliar hingga US$135 miliar dalam satu tahun fiskal.
Zuckerberg bahkan menargetkan pengembangan kecerdasan buatan tingkat lanjut bisa mulai dirasakan secara luas pada tahun 2026. (Nur Amalina)
#meta-efisiensi #pangkas-karyawan #batal-rekrut #investasi-ai #pengembangan-kecerdasan-buatan #phk-meta #efisiensi-perusahaan #investasi-teknologi #persaingan-ai-global #peningkatan-efektivitas-iklan #n-a