Inna Lillahi, Jemaah Haji asal Solo Wafat di Madinah
Jemaah haji asal Solo, Rodiah, wafat di Madinah akibat serangan jantung. PPIH menjamin badal haji untuknya. Jemaah diimbau menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas.
(Bisnis.Com) 24/04/26 18:43 202091
Bisnis.com, MAKKAH — Satu jemaah haji asal Solo bernama Rodiah meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi setelah tiba di Tanah Suci untuk bersiap melakukan ibadah haji.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ichsan Marsha menjelaskan bahwa almarhumah Rodiah meninggal dunia akibat serangan jantung.
"Kami menyampaikan berita duka atas wafatnya satu jemaah haji kloter SOC III asal Solo, atas nama Rodiah, berusia 68 tahun, akibat serangan jantung," ujar Ichsan pada Jumat (24/4/2026).
Ichsan menjelaskan bahwa para petugas haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menjamin akan memenuhi badal haji bagi mendiang Rodiah.
Badal haji adalah ibadah yang dilakukan oleh seseorang untuk menggantikan orang yang telah meninggal dunia atau masih hidup tetapi tidak mampu secara fisik, sehingga ibadah haji bagi orang tersebut bisa terpenuhi.
"PPIH menjamin badal haji bagi jemaah yang wafat, dan kita berdoa semoga almarhumah husnul khatimah," ujar Ichsan.
Ichsan mengimbau agar para jemaah haji selalu menjaga stamina dan kesehatan selama berada di Tanah Suci. Kondisi fisik yang bugar penting selama jemaah berada di Madinah, maupun ketika berpindah ke Makkah untuk bersiap menjalankan puncak haji.
Selain itu, Ichsan juga mengimbau petugas haji embarkasi untuk mengurangi hal-hal bersifat seremonial agar jemaah tidak kelelahan. Jemaah harus memiliki waktu istirahat yang cukup untuk penerbangan panjang dan ketika tiba di Arab Saudi, dengan cuaca dan kondisi yang berbeda dari Tanah Air.
"Kami juga perlu mengingatkan bagi jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Madinah, bahwa cuaca di Madinah hari ini diperkirakan bisa mencapai 34 derajat celcius dengan tingkat kelembapan 25%. Untuk itu, mohon tetap jaga kesehatan, banyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman," ujar Ichsan.
Dia juga mengimbau agar para jemaah selalu mengikuti arahan petugas haji dan ketua kloter. Jemaah haji juga harus memanfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup.
"Dan tentu yang tidak kalah penting, jangan ragu atau segan untuk menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan. Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Untuk itu, mari kita jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan lancar serta penuh keberkahan," ujar Ichsan.
Hingga Jumat (24/4/2026) atau hari keempat masa operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447 H, sudah terdapat 40 kloter pemberangkatan, terdiri dari 15.349 jemaah. Di antara jumlah tersebut, hingga Kamis (23/4/2026) terdapat 9.884 jemaah dari 25 kloter yang sudah tiba di Madinah.
Berdasarkan data layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah, terdapat 93 jemaah haji Indonesia yang menjalani rawat jalan. Lalu, terdapat dua jemaah haji yang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan satu jemaah haji yang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi.
#jemaah-haji-wafat #jemaah-haji-solo #jemaah-haji-madinah #serangan-jantung-haji #badal-haji #petugas-haji-arab-saudi #kesehatan-jemaah-haji #cuaca-madinah #ibadah-haji #haji-husnul-khatimah #stamina-j