Menko Cak Imin Fokus Benahi 16.550 Desa, Kejar Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2026
Menko Cak Imin fokus benahi 16.550 desa untuk capai nol kemiskinan ekstrem pada 2026 dengan pemetaan presisi dan intervensi tepat sasaran.
(Bisnis.Com) 28/04/26 14:50 205254
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah akan memperkuat strategi pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan berbasis pemetaan wilayah yang lebih presisi guna memastikan intervensi program tepat sasaran dan berdampak nyata.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa fokus ke depan akan diarahkan pada 16.550 desa dan kelurahan prioritas sebagai titik utama percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.
“Dengan pemetaan yang tepat dan kerja yang terintegrasi, kita optimistis target nol persen kemiskinan ekstrem pada 2026 dapat tercapai,” ujarnya dalam Rapat Tingkat Menteri di Jakarta, Senin (28/4/2026).
Dia menyampaikan bahwa capaian penurunan kemiskinan ekstrem sejauh ini menunjukkan progres yang signifikan, dengan sebagian masyarakat telah berhasil keluar dari kategori tersebut.
“Kemiskinan ekstrem berhasil turun dari 1,26% pada Maret 2024 menjadi 0,78% pada September 2025. Artinya, sekitar 0,48% penduduk miskin ekstrem telah naik kelas. Ini capaian yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya.
Secara jumlah, penduduk miskin ekstrem berkurang dari 3,56 juta jiwa menjadi 2,2 juta jiwa, atau sekitar 1,36 juta orang telah keluar dari kategori tersebut.
Meski demikian, pemerintah masih menghadapi tantangan dalam ketepatan sasaran program. Tercatat lebih dari 774.000 keluarga pada kelompok desil 1 belum tersentuh intervensi, terutama di sejumlah wilayah seperti Garut, Bogor, Cirebon, Cianjur, dan Kulonprogo.
Selain itu, sekitar 8,1% keluarga juga belum menerima bantuan sama sekali.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mendorong perubahan pendekatan kebijakan dari sekadar berorientasi pada serapan anggaran menjadi fokus pada hasil yang terukur.
“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus jelas dampaknya. Berapa orang yang berhasil keluar dari kemiskinan harus menjadi ukuran utama,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, pemerintah akan memperluas cakupan program agar menjangkau seluruh kelompok desil 1, sekaligus mengarahkan bantuan sosial menjadi program pemberdayaan ekonomi produktif.
Integrasi lintas kementerian dan lembaga juga akan diperkuat dengan mengacu pada lokasi prioritas yang telah ditetapkan pemerintah.
“Percepatan penguatan infrastruktur, program padat karya, sinergi vokasi, Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk ekonomi kreatif, koperasi serta UMKM,” kata Muhaimin.
#menko-cak-imin #benahi-desa #nol-kemiskinan-ekstrem #strategi-pengentasan-kemiskinan #pemetaan-wilayah-presisi #desa-prioritas #percepatan-pengentasan-kemiskinan #target-2026 #penurunan-kemiskinan-eks