Rupiah Sore Lesu ke Rp17.243 saat Dolar AS Perkasa Berkat Geopolitik
Analis menilai penguatan indeks dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan rupiah.
(CNN Indonesia) 28/04/26 16:24 205384
Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp17.243 per dolar AS pada perdagangan Selasa (28/4) sore. Mata uang Garuda melemah 32 poin atau 0,19 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,13 persen, peso Filipina turun 0,91 persen, sementara ringgit Malaysia justru menguat tipis 0,03 persen.
Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia lainnya menunjukkan arah berbeda. Dolar Singapura melemah 0,14 persen, yen Jepang turun 0,06 persen, won Korea Selatan menguat 0,11 persen, dan dolar Hong Kong naik 0,02 persen.
Sementara itu, mata uang utama negara maju cenderung bergerak beragam terhadap dolar AS. Euro Eropa melemah 0,16 persen, poundsterling Inggris turun 0,22 persen, dan dolar Australia terkoreksi 0,11 persen. Adapun dolar Kanada melemah 0,15 persen, serta franc Swiss turun 0,45 persen.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan indeks dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan rupiah.
"Upaya untuk mengakhiri perang AS-Iran tampaknya terhenti, dengan jalur air penting Selat Hormuz masih sebagian besar tertutup, sehingga pasokan energi dari wilayah penghasil minyak utama di Timur Tengah tersebut tidak dapat diakses oleh pembeli global," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (28/4).
[Gambas:Youtube]
Ia menjelaskan kondisi tersebut mendorong sentimen risk off di pasar keuangan global, seiring pasokan energi dari Timur Tengah yang masih terganggu dan belum adanya kepastian penyelesaian konflik.
Selain faktor eksternal, Ibrahim menilai tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi faktor domestik, termasuk ketergantungan terhadap aliran modal asing serta narasi nilai tukar yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental.
"Penguatan kepercayaan terhadap rupiah tidak cukup hanya melalui narasi undervalued, tetapi harus didukung perbaikan fundamental ekonomi yang nyata," katanya.
Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah pada perdagangan berikutnya masih akan fluktuatif, namun cenderung melemah di kisaran Rp17.240 hingga Rp17.280 per dolar AS.
#rupiah #nilai-tukar #dolar-as #mata-uang #pasar-keuangan #garuda #asia #selat-hormuz #franc-swiss #cnnindonesia-com #ibrahim-assuaibi #yuan-china #won-korea-selatan #timur-tengah #perang-as-ir