OKX Gandeng BlackRock & Standard Chartered, Hadirkan Jaminan Kripto Berbasis Aset Dunia Nyata
OKX, BlackRock, dan Standard Chartered luncurkan kerangka jaminan kripto berbasis aset dunia nyata (BUIDL). Terobosan ini gabungkan TradFi dan blockchain.
(MedCom) 29/04/26 07:00 206867
Jakarta: OKX mengumumkan terobosan besar di dunia aset digital dengan meluncurkan kerangka kerja baru bersama BlackRock dan Standard Chartered. Inisiatif ini memungkinkan penggunaan dana surat utang jangka pendek AS ter-tokenisasi, BUIDL, sebagai jaminan (collateral) dalam aktivitas perdagangan kripto.
Langkah ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya bank kategori globally systemically important bank (G-SIB) seperti Standard Chartered berperan sebagai kustodian dalam skema jaminan berbasis aset digital.
Integrasi TradFi dan Kripto
Melalui kerangka ini, klien institusional dan VIP OKX dapat menyimpan aset jaminan mereka secara off-exchange di kustodian teregulasi Standard Chartered, tanpa harus memindahkan aset saat melakukan transaksi di platform OKX.
Selain itu, BUIDL juga dapat digunakan sebagai:
- Jaminan untuk margin trading
- Aset berimbal hasil (yield-bearing collateral)
- Instrumen yang diperdagangkan langsung di platform
Kolaborasi ini juga melibatkan Securitize sebagai pihak yang melakukan tokenisasi BUIDL.
Tiga Keunggulan Utama
Kerangka kerja ini menghadirkan sejumlah manfaat utama:
1. Modal Lebih Produktif
Aset yang sebelumnya menganggur kini bisa menghasilkan imbal hasil melalui BUIDL.
2. Jaminan Universal
BUIDL dapat digunakan sebagai collateral lintas platform di ekosistem OKX.
3. Perlindungan Lebih Tinggi
Aset klien disimpan terpisah di kustodian bank global, sehingga meminimalkan risiko default bursa.
Dorong Tokenisasi Aset Dunia Nyata
Menurut perwakilan BlackRock, BUIDL dirancang untuk menghadirkan eksposur terhadap surat utang jangka pendek AS melalui teknologi blockchain, sehingga investor bisa memperoleh imbal hasil dalam dolar AS secara lebih efisien.
“BUIDL dirancang untuk menghadirkan manfaat tokenisasi pada eksposur terhadap surat utang jangka pendek, sehingga investor yang memenuhi syarat dapat memperoleh imbal hasil dolar AS melalui rel blockchain. Kerangka kerja bersama OKX dan Standard Chartered ini memungkinkan investor yang memenuhi syarat untuk membuka peluang baru dalam memanfaatkan jaminannya,” ujar Samara Cohen, Global Head of Market Development di BlackRock.
Sementara itu, OKX menilai langkah ini sebagai bagian dari evolusi pasar keuangan, di mana aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA) mulai terintegrasi dalam sistem perdagangan digital.
“Kolaborasi ini menyoroti potensi tokenisasi aset dunia nyata (RWA) dalam skala besar. Dengan memungkinkan institusi menggunakan BUIDL sebagai jaminan on-chain pada platform global OKX, kami meningkatkan efisiensi modal sekaligus menunjukkan bagaimana instrumen keuangan tradisional dapat beroperasi secara mulus di pasar digital. Tokenisasi pada hakikatnya adalah membuat pasar yang sudah ada menjadi lebih cepat, lebih transparan, dan lebih mudah diakses,” kata Haider Rafique, Global Managing Partner OKX.
Standard Chartered juga menegaskan bahwa perannya sebagai kustodian mencerminkan
komitmen menghadirkan solusi yang aman dan sesuai regulasi bagi investor global.
“Peran kami sebagai kustodian dalam inisiatif ini mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan solusi yang tepercaya dan inovatif bagi klien seiring perkembangan ekosistem keuangan. Dengan menyediakan kustodi yang aman atas BUIDL untuk skema jaminan ini, kami memastikan klien dapat mengakses peluang aset digital dengan standar perlindungan dan kepatuhan yang tinggi. Kerangka kerja ini menunjukkan bagaimana lembaga keuangan tradisional dan infrastruktur pasar digital dapat bekerja sama untuk menghadirkan aset ter-tokenisasi secara aman dan efisien kepada investor global,” ujar Margaret Harwood-Jones, Global Head of Financing and Securities Services di Standard Chartered.
“Kemitraan dengan G-SIB adalah pilihan yang disengaja, berakar pada bagaimana institusi sesungguhnya beroperasi. Klien yang sadar risiko mengharapkan jaminan perdagangannya disimpan oleh bank yang termasuk dalam kategori globally systemically important. Kerangka kerja ini dirancang untuk merefleksikan standar tersebut. Kombinasi struktur bankruptcy-remote dan sifat BUIDL sebagai jaminan berimbal hasil memberikan efisiensi modal sekaligus mitigasi risiko terbaik di kelasnya,” ujar Rifad Mahasneh, CEO OKX MENA dan CIS.
Masa Depan Keuangan Digital
Peluncuran ini menandai integrasi nyata antara keuangan tradisional (TradFi) dan pasar kripto. Dengan menggabungkan:
- Manajer aset terbesar dunia (BlackRock)
- Bank global Tier 1 (Standard Chartered)
- Bursa kripto terkemuka (OKX)
kerangka ini membuka jalan bagi adopsi tokenisasi dalam skala besar.
Dengan dukungan teknologi blockchain dan infrastruktur institusional, BUIDL menjadi bukti bahwa aset dunia nyata kini dapat beroperasi secara efisien di ekosistem digital—mengubah cara investor mengelola likuiditas, margin, dan risiko di masa depan.
(ASM)
#okx-blackrock-standard-chartered #buidl-crypto #tokenisasi-aset-dunia-nyata #rwa-crypto #collateral-kripto #berita-kripto-terbaru #blockchain-finance