Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono

Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono

Kualitas udara Jakarta pada Minggu (3.5.2026) yang dilaporkan terburuk di dunia bedasarkan informasi laman IQAir direspons Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Kualitas... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 04/05/26 16:29 210595

JAKARTA - Kualitas udara Jakarta pada Minggu (3/5/2026) kemarin dilaporkan menjadi yang terburuk di dunia berdasarkan informasi melalui laman IQAir. Merespons hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji akan menangani persoalan tersebut.

Salah satu caranya untuk memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota, dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Dengan kehadiran PLTSa menurutnya bisa menghasilkan listrik hingga sekitar 120 megawatt.

"Salah satu yang utama adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah, kalau nanti sudah selesai kurang lebih akan menghasilkan sampai dengan 120 megawatt," ucap Pramono kepada wartawan di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, salah satu yang penyumbang polusi di Jakarta adalah perusahaan yang masih mengandalkan batubara sebagai keberlangsungan industrinya. Oleh karenanya, bila proyek PLTSa telah rampung, ia akan meminta perusahaan tersebut mengurangi penggunaan energi berbasis batu bara.

"Kalau (PLTSa) sudah selesai, saya akan minta salah satu sumber utama dari polusi di Jakarta itu kan masih adanya industri yang menggunakan pembangkit listrik tenaga batubara," ucap Pramono.

Selian itu, polusi dari emisi kendaraan bermotor juga menjadi fokus untuk memperbaiki kualitas udara Jakarta. Salah satu strategi yang disiapkan dengan menambah jumlah armada bus listrik.

"Bahkan dalam program ke depan saya menargetkan tahun 2030 Jakarta sudah betul-betul semua mobil busnya, EV busnya atau bus listrik yang jumlahnya kurang lebih 10.000 akan kami wujudkan," beber Pramono.

Ia menyebut, jumlah bus listrik saat ini berjumlah 460 unit. Tahun selanjutnya pengadaan bus listrik tentunya akan ditambah secara signifikan.

"Sekarang kita sudah sampai dengan tahun ini sudah 460-an dan tahun depan pengadaan untuk bus listrik dalam porsi yang lebih besar," tuturnya.
(shf)

#polusi-udara-jakarta #kualitas-udara #dki-jakarta #pencemaran-udara #pramono-anung

https://daerah.sindonews.com/read/1703065/6/kualitas-udara-jakarta-terburuk-di-dunia-ini-respons-pramono-1777885558