Jemaah Haji Lansia Tak Perlu Paksakan Diri ke Masjidilharam, Salat di Hotel Tak Kurangi Pahala
Pemerintah imbau jemaah haji lansia salat di hotel untuk hemat tenaga dan cegah kelelahan. Pahala tetap sama di Tanah Haram, meski tidak di Masjidilharam.
(Bisnis.Com) 05/05/26 20:30 212268
Bisnis.com, MAKKAH — Pemerintah mengimbau para jemaah haji lanjut usia atau lansia untuk beribadah di hotel, agar menghemat tenaga dan mengurangi risiko kelelahan. Pahala ibadah tidak akan berkurang meskipun bukan dilakukan di Masjidilharam, karena hotel para jemaah tetap berada di Tanah Suci Makkah.
Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Erti Herlina, menjelaskan bahwa para jemaah haji selalu bersemangat menjalankan ibadah, terutama ingin bisa selalu salat wajib di Masjidilharam.
Hal itu menurutnya sangat manusiawi, karena mereka menunggu cukup lama, bahkan hingga belasan tahun untuk bisa berada di Tanah Suci. Oleh karena itu mereka mengusahakan bisa menjalankan setiap salah fardhu di Masjidilharam.
Meskipun demikian, Erti mengingatkan agar para jemaah haji mencegah risiko kelelahan, apalagi suhu Makkah bisa mencapai 39°C. Oleh karena itu, Erti mengimbau para jemaah haji, terutama lansia untuk selalu menjaga kondisi kesehatan dan tidak beraktivitas hingga lelah.
Tingginya intensitas ibadah jemaah haji Indonesia di Masjidilharam mulai memicu kekhawatiran petugas, seiring risiko kelelahan yang dapat mengganggu kesiapan menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
"Mungkin bagi yang muda untuk sehari dua kali ke [Masjidil] Haram itu tidak masalah, tetapi bagi lansia jika dilakukan terus-menerus dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan, sehingga pas pelaksanaan Armuzna [puncak haji Arafah, Muzdalifah, dan Mina] nanti mereka sakit," ujar Erti saat diwawancarai tim Media Center Haji (MCH) 2026 di Makkah, Arab Saudi pada Selasa (5/5/2026).
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau agar jemaah, khususnya lansia, dapat mengoptimalkan ibadah di hotel tanpa khawatir pahala berkurang.
"Itu tidak mengurangi pahala. InsyaAllah selama kita berada di Tanah Haram seluruh kebaikan-kebaikan kita Allah lipat gandakan," ujar Erti.
Selain faktor kesehatan, aspek keamanan dan mobilitas juga menjadi perhatian. Kepadatan Masjidilharam serta kompleksitas akses keluar masuk kerap membuat jemaah kebingungan dan kelelahan.
"Ketika di Masjidilharam bingung keluar pintu, harus belok ke mana. Itu juga menguras tenaga," ujarnya.
Meskipun terdapat fasilitas bus shalawat, jemaah lansia tetap membutuhkan pendampingan dan adaptasi untuk memahami rute perjalanan. Kondisi tersebut dinilai dapat menambah beban fisik jika jemaah memaksakan diri beribadah di luar kemampuan.
PPIH juga meminta ketua kloter dan pembimbing ibadah aktif mengingatkan jemaah agar mampu mengatur waktu ibadah secara proporsional, termasuk memilih salat di hotel saat kondisi tidak memungkinkan. Pendekatan ini diharapkan menjaga stamina jemaah tetap optimal menjelang puncak haji, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan lancar.
Pahala Salat di Makkah 100.000 Kali Lipat meskipun di Hotel
Pelaksana Bimbingan Ibadah PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Abdul Aziz Siswanto, menegaskan bahwa seluruh wilayah Tanah Haram memiliki keutamaan pahala yang sama.
"Seluruh wilayah Tanah Haram ini memiliki keutamaan seperti Masjidilharam. Salat di sini pahalanya 100.000 kali lipat," ujar Siswanto usai kegiatan visitasi di Makkah, Selasa (5/5/2026).
Dia meluruskan persepsi sebagian jemaah haji yang menganggap ibadah di masjid atau tempat salat hotel memiliki nilai lebih rendah, sehingga sebagian dari mereka tetap memaksakan diri ke Masjidilharam dalam berbagai kondisi.
Menurut Siswanto, keinginan beribadah langsung di Masjidilharam merupakan hal yang wajar, tetapi tidak boleh mengabaikan prinsip menjaga keselamatan jiwa.
"Banyak pintu [di Masjidilharam]. Lupa pintunya, lupa naruh sendalnya, lupa tempat wudunya, lupa tempat pertemuannya, ini sering terjadi,” ujarnya.
#beribadah-di-hotel #jemaah-haji-lansia #pahala-tidak-berkurang #risiko-kelelahan #suhu-makkah #menjaga-kesehatan #puncak-haji #masjidilharam #ibadah-di-tanah-haram #keselamatan-jiwa #akses-masjidilhar