Dirut Bulog ajak BEM SI pastikan kondisi rill stok beras di gudang

Dirut Bulog ajak BEM SI pastikan kondisi rill stok beras di gudang

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengajak Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) meninjau langsung kondisi riil stok cadangan ...

(Antara) 06/05/26 18:08 213435

Ini pencapaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengajak Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) meninjau langsung kondisi riil stok cadangan beras pemerintah yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan transparansi serta menunjukkan ketersediaan pangan nasional yang saat ini dalam kondisi aman dan melimpah.

“Alhamdulillah siang hari ini kami bersama BEM Seluruh Indonesia hadir, menyaksikan dan berkunjung ke gudang Bulog yang ada di Jakarta, yaitu di Sunter,” kata Rizal usai menunjukkan langsung kondisi stok beras di gudang tersebut kepada sejumlah BEM SI di Jakarta, Rabu.

Menurut Rizal, keterlibatan mahasiswa penting agar publik mendapatkan informasi langsung dan objektif terkait kondisi stok beras nasional.

Dia mengatakan, Bulog sengaja mengajak perwakilan BEM dari seluruh Indonesia untuk melihat langsung kondisi gudang yang saat ini telah terisi penuh oleh beras hasil panen petani di dalam negeri dengan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) mencapai Rp6.500 per kilogram.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menunjukkan langsung kondisi stok beras yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada sejumlah BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). ANTARA/Harianto

Rizal mengungkapkan, hingga saat ini total stok cadangan beras pemerintah yang dikelola BUMN pangan tersebut secara nasional telah mencapai 5,2 juta ton setara beras.

"Ini pencapaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka, beras Indonesia terbanyak di hari ini. Dan ini cukup membanggakan dan kami sengaja bawa adik-adik mahasiswa khususnya dari BEM seluruh Indonesia untuk menyaksikan langsung kondisi stok beras Bulog," beber Rizal.

Ia menambahkan, kunjungan para BEM SI juga memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai proses pengolahan beras, mulai dari gabah hingga menjadi beras premium maupun medium yang siap didistribusikan kepada masyarakat.

Sementara itu, lanjut Rizal, untuk Gudang Bulog Sunter, yang merupakan bagian dari gudang Kantor Wilayah DKI Jakarta & Banten, tingkat keterisian saat ini telah mencapai sekitar 98 persen dari total kapasitas yang tersedia.

Kapasitas gudang di Sunter mencapai 355 ribu ton, sehingga stok yang tersimpan saat ini berkisar sekitar 350 ribu ton.

Tingginya tingkat keterisian tersebut membuat Bulog harus menyewa gudang tambahan di wilayah Tangerang dan Banten.

Secara keseluruhan, sekitar 140 ribu ton stok beras juga telah ditempatkan di gudang untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten guna menjaga distribusi dan stabilitas harga komoditas tersebut di pasaran.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberi keterangan kepada awak media usai menunjukkan langsung kondisi stok beras yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada sejumlah BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). ANTARA/Harianto

Sementara itu, Emon Wirawan, perwakilan BEM Seluruh Indonesia menilai ketahanan pangan Indonesia dalam kondisi baik karena mereka telah melakukan peninjauan langsung di lapangan secara real time.

Menurutnya pemerintah melalui Kementerian Pertanian bersama Perum Bulog telah berupaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Para mahasiswa menyaksikan langsung ketersediaan stok beras Bulog yang mencapai 5,2 juta ton sebagai penopang ketahanan pangan Indonesia ke depan.

Menurutnya, berbagai isu yang meragukan kondisi ketahanan pangan yang beredar di masyarakat tidak sesuai dengan fakta yang mereka lihat secara langsung di lapangan.

"Dan kami sebagai mahasiswa sudah menyaksikan itu (stok beras di gudang Bulog) dan beberapa isu yang mungkin tersebar di media sana yang mungkin meragukan bagaimana ketahanan pangan Indonesia," katanya.

"Maka hari ini kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia sebagai perwakilan dari mahasiswa, ketahanan pangan kita untuk ke depan sudah terjaga, optimislah untuk Indonesia maju," tambahnya.

Senada dengan itu, Hani Fatimah dari Universitas Trilogi menyampaikan setelah melihat langsung kondisi stok cadangan beras pemerintah, hal itu dapat memastikan ketersediaan komoditas itu tetap aman menghadapi ancaman potensi El Nino.

"Kekhawatiran kita tentang nanti akan ada El Nino yang besar, itu juga sudah bisa dipastikan beras kita tuh aman dalam jangka waktu satu tahun ke depan," katanya.

Zakir Ramdani dari STAI Al Hidayah Bogor menyampaikan mahasiswa diundang bersama BEM fakultas dan universitas meninjau langsung gudang Bulog di Kelapa Gading, menyaksikan stok beras penuh.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan swasembada beras yang disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah tercapai pada akhir 2025, merupakan fakta, sekaligus memperkuat keyakinan mahasiswa terhadap ketahanan pangan nasional saat ini.

Sebagai sosial kontrol, lanjut Zakir, mahasiswa akan terus mengawasi pasokan dan kondisi gudang, serta mengajak masyarakat berkolaborasi menjaga ketahanan pangan.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

#dirut-bulog #bem-si #mahasiswa #kondisi-rill-stok-beras #gudang-sunter #kelapa-gading

https://www.antaranews.com/berita/5556811/dirut-bulog-ajak-bem-si-pastikan-kondisi-rill-stok-beras-di-gudang