Laporan Komisi Reformasi Polri ke Presiden Rampung, Persoalan Kultural Paling Disorot

Laporan Komisi Reformasi Polri ke Presiden Rampung, Persoalan Kultural Paling Disorot

Komisi Reformasi Polri laporkan ke Presiden Prabowo, soroti masalah kultural, rekomendasikan evaluasi pendidikan untuk cegah perilaku negatif di Polri.

(Bisnis.Com) 06/05/26 18:31 213464

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) mengungkap rekomendasi paling disorot dari laporannya yaitu terkait persoalan kultural.

Sebelumnya, laporan KPRP ini telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam bentuk rekomendasi untuk agenda perbaikan Polri nantinya.

Sekretaris KPRP, Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri mengatakan ada tiga aspek persoalan yang dilaporkan ke Presiden yakni struktural, instrumental dan kultural.

Kemudian, sejak KPRP dibentuk, total ada sembilan perilaku negatif aktual yang ditengarai di tubuh korps Bhayangkara. Sembilan perilaku negatif itu mencakup budaya kekerasan, koruptif, fanatisme, "militeristik", budaya impunitas, silent blue code, hingga target angka.

"Ada sembilan. Itu lengkap jabarannya. Nah, ini kami akomodir itu semua dari serap aspirasi masyarakat yang banyak tadi ya. Kami kumpulkan oh ternyata memang ada budaya atau perilaku aktual yang negatif," ujar Dofiri di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Penasihat Khusus Presiden bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri itu mengatakan salah satu rekomendasi untuk memecahkan persoalan itu melalui evaluasi pendidikan Polri.

Berdasarkan diskusi dengan anggota KPRP, evaluasi pendidikan ini bertujuan untuk mencegah perilaku negatif aktual itu berlanjut saat anggota mulai berdinas.

"Ketika mereka akan direkrut ya bagaimana kemudian perilaku yang sembilan tadi setidaknya jangan sampai kemudian ketika dinas itu tidak muncul, dibuatkan ketika mereka di lembaga pendidikan," imbuhnya.

Oleh karena itu, pendidikan Polri bakal ada penguatan paradigma di kepolisian mulai dari filosofi pedoman hidup dan kerja sebagaimana Tribrata dan Catur Prasetya. Harapannya, anggota yang akan berdinas nanti akan menjadi polisi sipil yang humanis, merangkul dan profesional.

"Yang protagonis, yang merangkul ya, humanis ya, profesional dan yang bagus-bagus itulah kira-kira seperti itu. Itu nanti output yang akan kita inginkan di lembaga pendidikan," pungkasnya.

#reformasi-polri #komisi-reformasi-polri #persoalan-kultural-polri #laporan-reformasi-polri #rekomendasi-kprp #budaya-kekerasan-polri #korupsi-polri #fanatisme-polri #militeristik-polri #budaya-impunit

https://kabar24.bisnis.com/read/20260506/16/1971868/laporan-komisi-reformasi-polri-ke-presiden-rampung-persoalan-kultural-paling-disorot