Mengintip Semarak Festival PBB 2026 di Bogor: Selamat Datang Kembali
Festival tahunan, Pesta Bebas Berselancar (PBB) persembahan Memorise Fun Club menyelenggarakan konferensi pers sebagai rangkaian acara PBB di tahun ini. Mengusung... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 09/05/26 14:37 216461
BOGOR - Festival tahunan, Pesta Bebas Berselancar (PBB) persembahan Memorise Fun Club menyelenggarakan konferensi pers sebagai rangkaian acara PBB di tahun ini. Mengusung tema “Selamat Datang Kembali”, PBB mengajak publik untuk pulang ke musik, pulang ke panggung, dan pulang ke ruang kebersamaan yang selama ini dirindukan.Konferensi pers PBB ‘26 diselenggarakan di Konco Lawas Hitz, Bogor dan dibuka dengan Pertunjukan Seni Lintas Disiplin dengan Judul “Repetisi yang Terbarukan” oleh Surau Creative.
Melalui konferensi pers PBB ‘26, PBB resmi mengumumkan nama Delegasi atau Line Up lengkap beserta penampilan istimewa yang akan menjadi hidangan utama PBB ‘26.
Berikut adalah penampilan istimewa persembahan PBB ‘26: Selamat Datang Kembali:
- Senandung Penghujung Senja, kolaborasi dari Parade Hujan, Danilla, dan Endah n Rhesa
- The Panturas Set Jepun, The Panturas membawakan penampilan spesial saat di Jepang bersama Tarawangsa Wellas
- Skandal x Swellow, kolaborasi lintas kota lintas propinsi satu jalur indie, jauh jauh dari kota istimewa Jogja disambut dengan Lokal Heroes Kota Hujan Bogor.
- Selamat Datang Kembali: Seringai, spesial kembalinya Seringai di Festival Musik setelah hiatus
Singkat, Padat, PBB
Sesi pertama Konferensi Pers dibuka dengan ‘Singkat, Padat, PBB’ yang disampaikan oleh CEO Memorise Fun Club Aditya Muhammad. Tahun ini, PBB hadir dengan tema “Selamat Datang Kembali” merupakan ajakan pulang ke musik, ke energi kolektif, dan ke ruang di mana penonton, musisi, dan komunitas kembali bertemu tanpa jarak.Tahun ini, Pesta Bebas Berselancar hadir dengan format dua hari. Langkah ini diambil untuk memberi pengalaman yang lebih panjang dan lebih intens. PBB ingin memperkuat koneksi emosional antar penonton, merayakan kebersamaan, serta menegaskan posisinya sebagai rumah bagi musik dan ekosistemnya terutama warga Bogor dan sekitarnya.
Perayaan tahun ini akan berlangsung pada 20–21 Juni 2026 di Gelora Pakansari, lokasi yang konsisten menjadi ruang berkumpul warga Bogor setiap tahunnya. Pada sesi ini, selain Aditya Muhammad juga turut dihadiri Dinas Pariwisata dan Kreatif, Nexpro, dan Goers di atas panggung untuk membicarakan harapan, tujuan, dan arah penguatan ekosistem ekonomi kreatif di industri pertunjukan.
Sesi Singkat Padat PBB dibuka dengan video kilas balik PBB 2023-2025. Aditya Muhammad mengatakan, ini semua lahir dari ekosistem yang kita jaga bersama, ini bukan hanya karena ada Memorise Fun Club atau PBB.
“Di sini semua terlibat ekosistem mulai dari talent, stakeholder yang lain, bahkan sampai instansi terlibat semua mewujudkan ini semua untuk menjadi konsisten. Kita selalu berharap ke depannya sama-sama kita saling jaga acara ini, sama-sama kita saling jaga perhelatan ini supaya kita punya tempat selalu berkumpul paling nggak satu tahun sekali itu ada tempat berkumpulnya,” ungkapnya.
Kabid Pemparekraf Dharmawan Yogaswara menuturkan pertumbuhan ekonomi di sekitar Stadion Pakansari ini bertambah berkat adanya PBB. Pemkot Bogor mendukung penuh acara ini.
“Yang membedakan PBB dari event lainnya adalah konsistensi dan profesional,” ucap Ferdinand Octavilano selaku Managing Director Goers.
Padu Padan PBB
Sesi Kedua yaitu ‘Padu Padan PBB’, MC turut mengundang Communication Director Naba Sukry Sefa. Menurut dia, namanya ekosistem, nggak akan mungkin ada tanpa adanya kolaborator. Nah, kenapa setiap tahunnya berbeda, harapannya PBB bisa terus bertambah bekerja sama dengan kolaborator lainnya.PBB 2026 juga akan melibatkan komunitas lokal Surau Creative untuk mengelola area komunitas dan mini stage, Tengkulak Kalcer. Zody dari Surau Creative memaparkan bahwa nanti yang paling menonjol adalah kami coba ajak band black metal akan berkolaborasi dengan pantomime.
“Teman-teman dari Bilik Jasinga yang berkonsentrasi dengan musik tradisional Karinding akan berkolaborasi dengan musik hip hop dari Parung Panjang Pride, ada Gemadah Company yaitu tari kontemporer akan berkolaborasi dengan Tulang Bajing sanggar musik bambu, teater Taat teman-teman ekskul teater SMK 1 Tajur Alam akan berkolaborasi dengan sanggar fire dance,” katanya.
Tahun ini, Tengkulak Kalcer tidak hanya menjadi area komunitas dan mini stage biasa, melainkan hadir sebagai ruang pertunjukan spesial komunitas asal Bogor serta menghadirkan ‘Half Time Show’, sebagai bagian dari rangkaian utama PBB 2026.
Zody dari Surau Creative memberikan harapan setelah beberapa kali ngobrol dengan PBB untuk mengolah Tengkulak Kalcer. “Memadupadankan A dan B ini jangan sampai hanya ajang euforia semata, cuma keterlibatan visual aja. Perlu diketahui, Bogor bukan hanya sekadar hujan, bukan sekadar talas, dan hanya yang manis-manis yang ada di kota aja, karena seperti di ujung Bogor, ada gerakan-gerakan kesenian yang perlu ditangkap sebetulnya,” kata Zody.
Hidangan Utama PBB
Sesi terakhir dari chit-chat mengenai Pesta Bebas Berselancar ditutup dengan pembahasan ‘Hidangan Utama PBB’ yang disampaikan Program Director Pesta Bebas Berselancar Dimas Nugrahaputra. “Dari tema selamat datang kembali, kita merepresentasikan PBB adalah rumah, bukan rumah untuk audiens atau warga Bogor, tapi juga komunitas untuk lineup-lineup yang ada.” Ujarnya.PBB resmi mengundang 24 delegasi atau lineup yang siap menyuguhkan penampilan yang luar biasa di PBB ’26. Day 1, 20 Juni 2026 yaitu Tulus, Senandung Penghujung Senja (Parade Hujan, Danilla Riyadi, Endah n Rhesa), Perunggu, Nadin Amizah, DNA, Selamat Datang Kembali: Seringai, The Panturas Set Jepun, Pee Wee Gaskins, Silampukau, White Swan, Alkateri, dan Polka Wars bersama Alahad. Day 2, 21 Juni 2026 yaitu Hindia, .Feast, Reality Club, The Adams, Ayu Ting Ting, Sal Priadi, FSTVLST, Kelompok Penerbang Roket, Skandal x Swellow, Sukses Lancar Rejeki, Biru Baru, dan The Kuda.
Di sesi Hidangan Utama PBB ini juga turut mengundang beberapa delegasi yang akan menampilkan penampilan spesial di PBB 2026 nanti, seperti Miskah dari Swellow yang nantinya akan berkolaborasi dengan Skandal.
Selain itu, Kuya selaku drummer The Panturas yang akan membawakan set Jepun untuk PBB 2026 mengatakan, tahun kemarin kami baru menyelesaikan tur Asia pertama yang merupakan pengalaman tak terlupakan. Pada tahun ini kita ajak kolaborator teman-teman dari Jawa Barat, Tarawangsa Wellas yang akan berkolaborasi antara musik kami yang pantai dengan musik khas Sunda.
Ruang Pulang Musik dan Komunitas
PBB ’26: Selamat Datang Kembali membuka ruang pulang yang lebih luas bagi penonton dan pelaku musik. Format dua hari di tahun ini memberi waktu lebih untuk bertemu, berinteraksi, dan berbagi pengalaman.Program lintas genre didukung komunitas lokal di area komunitas dan mini stage, dua stage utama menghadirkan 24 delegasi dan empat penampilan istimewa yang memberi pengalaman berbeda di setiap harinya. PBB 2026 mengajak publik kembali ke musik, kembali ke panggung, dan kembali terhubung dalam satu perayaan.
(jon)