Top Losers Pekan Ini, NIKL, TINS, DSSA Kompak Berdarah

Top Losers Pekan Ini, NIKL, TINS, DSSA Kompak Berdarah

Saham tambang dan energi mendominasi daftar top losers BEI pekan ini. TINS, NIKL, hingga INDY anjlok di tengah tekanan royalti minerba.

(WE Finance) 10/05/26 00:12 216753

Warta Ekonomi, Jakarta -

Saham-saham sektor pertambangan, energi, dan pelayaran mendominasi daftar penurunan terdalam (top losers) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang perdagangan pekan 4-8 Mei 2026, seiring tekanan jual besar yang menghantam pasar pada akhir pekan.

Data statistik perdagangan BEI menunjukkan saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) menjadi saham dengan penurunan terbesar setelah ambles 39,29% ke level 1.445. Saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) juga terkoreksi 35,90%, disusul PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) yang turun 32,63%.

Tekanan juga terjadi pada saham PT Timah Tbk (TINS) yang melemah 30,90% dalam sepekan. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 29,57%, sementara PT Indika Energy Tbk (INDY) terkoreksi 27,02%.

Pelemahan saham tambang terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap kebijakan royalti minerba yang diperketat melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 144 Tahun 2026 yang efektif berlaku sejak 15 April 2026. Kebijakan tersebut memperketat skema royalti progresif komoditas nikel berdasarkan Harga Mineral Acuan (HMA).

Tekanan jual semakin besar pada perdagangan Jumat (8/5/2026), ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup jeblok 204,92 poin atau 2,86% ke level 6.969,39. Sektor bahan baku menjadi yang paling tertekan dengan pelemahan hingga 7,80%, sementara sektor energi turun 4,59%.

#ihsg #saham

https://wartaekonomi.co.id/read611001/top-losers-pekan-ini-nikl-tins-dssa-kompak-berdarah