Terima Kunjungan Siswa SMK, TBIG Komitmen Lanjutkan Program Pendidikan Vokasi
Puluhan siswa SMK Mutiara 17 Agustus Bekasi melakukan kunjungan industri ke PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 15/05/26 15:59 221922
BEKASI - Puluhan siswa SMK Mutiara 17 Agustus Bekasi melakukan kunjungan industri ke PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen TBIG yang terus melanjutkan pendidikan vokasi di 2026.Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Kurikulum Unggulan TBIG dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di Indonesia.Kunjungan industri yang berlangsung pada 27 April 2026 ini menjadi pelaksanaan ketiga program tersebut sepanjang tahun ini.
Melalui kunjungan ini, TBIG memberikan transfer pengetahuan serta keterampilan teknis yang digunakan dalam industri infrastruktur telekomunikasi kepada para siswa.
Chief of Business Support Officer TBIG, Lie Si An menjelaskan kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa dan guru untuk mempelajari praktik serta teknologi yang saat ini digunakan oleh perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, sehingga mereka lebih siap memasuki industri yang terus berkembang.
"Program ini dilaksanakan secara rutin dan terbuka bagi seluruh SMK yang ingin berpartisipasi. Hal ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing siswa vokasi agar memiliki peluang lebih besar untuk bekerja sebagai tenaga profesional," ujarnya, Jumat (15/6/2026).
Lihat video: Lulusan SMK Menganggur? Menjembatani Skill & Industri
Sebanyak 55 siswa dan delapan guru mengikuti pelatihan intensif selama satu hari penuh dengan pendampingan tenaga ahli dari internal TBIG. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman langsung mengenai praktik operasional serta teknologi terkini yang digunakan dalam industri infrastruktur telekomunikasi, termasuk pengenalan dasar teknologi fiber optik.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menegaskan bahwa pendidikan vokasi perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang dinamis. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang siap pakai.
“Kurikulum Unggulan TBIG dirancang untuk menjembatani kebutuhan industri dengan pembelajaran di sekolah. Kami ingin memastikan siswa memiliki keterampilan yang relevan, khususnya di bidang teknologi fiber optik dan operasional telekomunikasi,” katanya.
Herman juga menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen TBIG dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.
(cip)
#pendidikan-vokasi #siswa-smk #sekolah-menengah-kejuruan-smk #program-vokasi #tbig