Siap-siap, Blue Bird Bakal Tebar Dividen Rp 166 Per Saham
Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 5,7 triliun, meningkat 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
(Kompas.com) 18/06/26 17:21 253620
JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Blue Bird Tbk (BIRD) menyetujui pembagian dividen sebesar 65,3 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk perseroan tahun buku 2025.
Perseroan menetapkan dividen tunai sebesar Rp 166 per saham sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham.
Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan tanggal 30 Juni 2026, dengan pembayaran yang akan dilakukan pada 10 Juli 2026.
Sementara itu, sisa laba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha Perseroan.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Adrianto Djokosoetono mengatakan, dividen tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk memberikan nilai kepada pemegang saham dengan tetap menjaga kebutuhan investasi dan penguatan struktur permodalan guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.
"Pencapaian 2025 menjadi bukti konsistensi Bluebird dalam memperkuat kualitas layanan dan mengembangkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan pelanggan,” kata dia dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026).
Ia menambahkan, Bluebird akan fokus pada inovasi, pemanfaatan teknologi, serta perluasan kapasitas operasional terus menjadi pendorong pertumbuhan perseroan dan memperkuat fondasi bisnis untuk jangka panjang.
Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 5,7 triliun, meningkat 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi pendapatan tertinggi sejak IPO.
EBITDA tercatat sebesar Rp 1,4 triliun atau tumbuh 13 persen, sementara laba tahun berjalan meningkat 9 persen menjadi Rp 643,4 miliar.
Perseroan juga memperkuat kapasitas operasional dengan mengoperasikan lebih dari 26.000 armada yang didukung 58 pool, lebih dari 1.300 outlet, serta kehadiran layanan di 22 kota di Indonesia.
Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Bayu Priawan Djokosoetono sebagai Komisaris Utama, Noni Sri Ayati Purnomo sebagai Wakil Komisaris Utama, Sri Adriyani Lestari sebagai Komisaris, Kresna Priawan Djokosoetono sebagai Komisaris, Adrianto Djokosoetono sebagai Direktur Utama, Sigit Priawan Djokosoetono sebagai Wakil Direktur Utama, dan Irawaty Salim sebagai Direktur untuk masa jabatan hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2029.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan inti, mengembangkan segmen non-taksi, meningkatkan kontribusi kanal digital, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi operasional, dan kualitas layanan," ucap dia.
"Dengan fondasi yang semakin kuat dan portofolio layanan yang semakin beragam, kami optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan secara sehat, terukur, dan berkelanjutan,” tutup Andre.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang