Sebanyak 60% Anak Muda Terkendala Modal, Prudential Syariah Luncurkan SIGAP

Sebanyak 60% Anak Muda Terkendala Modal, Prudential Syariah Luncurkan SIGAP

Prudential Syariah dan LAZ Al-Azhar meluncurkan SIGAP serta Satu Social Space untuk mencetak entrepreneur muda dan memperkuat ekosistem UMKM Indonesia.

(WE Finance) 26/06/26 21:12 261170

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar meluncurkan program SIGAP (Satu Inspirasi Generasi Berdampak) dan Satu Social Space untuk memperkuat kemandirian ekonomi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.

Program tersebut dihadirkan di tengah besarnya potensi UMKM yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja, namun masih banyak anak muda menghadapi keterbatasan modal dan akses memulai usaha.

Prudential Syariah mengungkapkan survei menunjukkan sekitar 60% generasi muda belum memiliki dana yang cukup untuk memulai usaha, sementara 41% lainnya mengaku belum mengetahui langkah awal membangun bisnis. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan bagi pengembangan kewirausahaan nasional.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, mengatakan pemberdayaan ekonomi menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kontribusi generasi muda terhadap perekonomian nasional.

“Melalui SIGAP dan Satu Social Space, kami ingin memastikan bahwa setiap generasi muda Indonesia, terutama yang selama ini menghadapi keterbatasan akses proteksi, memiliki ruang untuk bertumbuh dan keberanian untuk bermimpi lebih besar. Hal ini juga menjadi esensi dari kampanye Satu Yang Melindungi, perlindungan yang hadir di setiap ruang kehidupan, di setiap tahap perjalanan keluarga Indonesia,” ujar Vivin.

Program SIGAP dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan bagi masyarakat umum dan alumni santri Rumah Gemilang Indonesia (RGI) binaan LAZ Al-Azhar. Peserta akan memperoleh pelatihan manajemen keuangan, literasi dan inklusi keuangan syariah, pelatihan kewirausahaan, bantuan modal usaha, pendampingan bisnis selama dua tahun, serta monitoring berkelanjutan.

Selain meningkatkan kompetensi bisnis, program tersebut juga mengintegrasikan pembinaan karakter melalui penanaman nilai akhlakul karimah sebagai fondasi dalam menjalankan usaha.

Bersamaan dengan peluncuran SIGAP, Prudential Syariah juga meresmikan Satu Social Space, ruang kolaborasi permanen di kawasan Masjid Agung Al-Azhar yang difungsikan sebagai pusat edukasi keuangan syariah, ruang kerja bersama, tempat konsultasi finansial, serta etalase bagi pelaku UMKM, termasuk peserta SIGAP untuk memasarkan produknya.

Menurut Vivin, kolaborasi bersama LAZ Al-Azhar akan terus diperluas agar model pemberdayaan tersebut dapat direplikasi di berbagai daerah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.

“Kolaborasi jangka panjang kami bersama Al-Azhar adalah perjalanan yang dibangun di atas kepercayaan dan kesamaan visi. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperluas dampak kolaborasi ini, dengan menjadikan SIGAP dan Satu Social Space sebagai model pemberdayaan komunitas yang dapat direplikasi di berbagai wilayah, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.”

Prudential Syariah mencatat sepanjang 2025 lebih dari 1 juta individu telah memperoleh manfaat dari berbagai program literasi dan inklusi keuangan syariah yang dijalankan bersama organisasi keagamaan, perguruan tinggi, dan komunitas di berbagai wilayah Indonesia.

#prudential-syariah

https://wartaekonomi.co.id/read619290/sebanyak-60-anak-muda-terkendala-modal-prudential-syariah-luncurkan-sigap