Tambang Freeport Indonesia Kembali Beroperasi

Tambang Freeport Indonesia Kembali Beroperasi

Freeport meproduksi bijih kosentrat rata-rata pada 2024 mencapai 208.356 ton per hari.

(Bisnis Tempo) 14/11/25 09:48 38283

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan operasi penambangan konsentrat PT Freeport Indonesia kembali berjalan. Aktivitas produksi di blok Deep Mill Level Zone (DMLZ) dan Big Gossan telah dibuka setelah sebelumnya dihentikan akibat longsor di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC).

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan pihaknya telah menyelesaikan proses evaluasi dan menerbitkan izin operasi untuk dua lokasi tersebut. Meski longsor tidak berdampak langsung pada DMLZ dan Big Gossan, Freeport memilih menghentikan seluruh kegiatan demi keselamatan pekerja.

“Sekarang blok DMLZ dan Big Gossan sudah beroperasi,” kata Tri kepada wartawan di kompleks DPR, Kamis, 13 November 2025.

Menurut Tri, produksi dari dua tambang itu akan mengalir ke smelter Freeport di Gresik, Jawa Timur. Fasilitas pengolahan emas tersebut sempat kekurangan pasokan setelah seluruh kegiatan penambangan dihentikan.

Ia mengakui volume dari DMLZ dan Big Gossan belum mencukupi kebutuhan penuh smelter. Namun hal itu memberi angin segar bagi keberlanjutan program hilirisasi.

Longsor di tambang bawah tanah GBC terjadi pada Senin, 8 September 2025. Insiden ini menewaskan tujuh pekerja dan membuat produksi terhenti hampir satu bulan. Pencarian korban berlangsung selama 27 hari sebelum perusahaan mulai memulihkan operasi secara bertahap.

Freeport meproduksi bijih kosentrat rata-rata pada 2024 mencapai 208.356 ton per hari, mencakup tembaga, emas, dan perak. Adapun GBC merupakan kontributor terbesar dengan produksi konsentrat sekitar 133.800 ton per hari atau 64 persen dari total kapasitas. Sementara blok DMLZ memproduksi sekitar 64.900 ton per hari dan Big Gossan sekitar 8.000 ton per hari.

#freeport #freeport-indonesia #tambang-emas #smelter #emas

https://tempo.co/ekonomi/tambang-freeport-indonesia-kembali-beroperasi-2089468