Prospek Bugar Emiten Rumah Sakit HEAL, SILO Cs di Tahun Kuda Api 2026

Prospek Bugar Emiten Rumah Sakit HEAL, SILO Cs di Tahun Kuda Api 2026

Emiten rumah sakit seperti HEAL hingga SILO diprediksi cerah di 2026 berkat peningkatan permintaan layanan kesehatan dan investasi teknologi canggih.

(Bisnis.Com) 05/12/25 18:48 62559

Bisnis.com, JAKARTA – Kalangan analis menilai bahwa emiten rumah sakit seperti HEAL hingga SILO memiliki prospek yang cukup cerah pada tahun Kuda Api 2026. Industri ini dinilai mampu melanjutkan kinerja solid pada tahun mendatang, dengan didorong oleh permintaan layanan kesehatan yang meningkat ke depan.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand menilai bahwa prospek positif emiten rumah sakit pada tahun mendatang bakal didorong dari pertumbuhan kuat dari segmen pasien privat. Menurutnya, sepanjang periode Januari–September 2025, hal tersebut telah tampak dengan kenaikan pasien di sisi privat mencapai 8%year-on-year(YoY).

“Meski penyesuaian BPJS berjalan bertahap, kisah jangka panjang sektor ini tetap solid berkatunder-penetrationfasilitas kesehatan di Indonesia, sehingga potensi ekspansi masih sangat besar,” katanya kepada Bisnis, Jumat (5/12/2025).

Abida memprediksi, memasuki 2026, emiten rumah sakit bakal langsung menggenjot pertumbuhan volume dan mengakselerasi kualitas layanan, terutama pada fasilitas berteknologi yang lebih maju.

Hal itu mengingat sejumlah emiten rumah sakit yang telah gencar berinvestasi pada produk-produk berteknologi canggih sepanjang 2025. PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) misalnya, mendatangkan robot bedah Da Vinci Xi Surgical System atau PT Bundamedik Tbk. (BMHS) yang mendatangkan robot yang mampu mengatasi penyakit urologi dan berbagai penyakit kronis lainnya.

Selain memperbesar kontribusi pasien private, penguatan layanan juga membantu rumah sakit menjaga daya saing dalam sistem Competency-Based Referral, sehingga ekspansi ini menjadi katalis kuat untuk pertumbuhan keuangan berkelanjutan sesuai outlook jangka panjang sektor,” katanya.

Senada, Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi menilai bahwa prospek emiten kesehatan pada tahun mendatang cenderung solid lantaran didorong oleh permintaan terhadap layanan kesehatan yang kuat.

“Pada 2026 ada katalis KRIS yang mulai berjalan bertahap, ekspansi RS swasta, tarif INA–CBG yang berpotensi naik,” katanya kepada Bisnis, Jumat (5/12/2025).

Meskipun begitu, Wafi menilai bahwa terdapat sejumlah tantangan emiten kesehatan pada tahun mendatang, antara lain fluktuasi kurs yang berpotensi menekan emiten dengan belanja alat kesehatan dan obat secara impor, hingga penerapan KRIS yang belum terang.

Selain itu, potensi kenaikan biaya medis juga dinilai bisa menekan profit secara berkelanjutan. Terutama jika volume pasien tidak sebanding dengan tekanan biaya perusahaan. Hal itu dinilai mampu menekan pendapatan perseroan.

Di tengah kondisi ini, Wafi merekomendasikan PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) lantaran daya yang kuat di segmen premium, margin yang stabil, hingga ekspansi yang terukur.

“MIKA karenacashflowyang kuat,pricing poweryang tinggi, sementara SILO karenarecovery trajectoryyang bagus, dan ekspansi pasien swasta yang besar,” katanya.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan MIKA sebagai pilihan utama lantaran eksekuisi operasional yang kuat, margin tertinggi di regional, dan valuasi yang masih atraktif.

“Kami mempertahankanoverweightuntuk sektorhealthcaredan menempatkan MIKA sebagaitop pick, dengan HEAL dan SILO juga dalam ratingbuy,” katanya.

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#emiten-rumah-sakit #prospek-emiten-kesehatan #heal-silo-2026 #pertumbuhan-pasien-privat #ekspansi-rumah-sakit-swasta #teknologi-kesehatan-canggih #kontribusi-pasien-private #competency-based-referral #n-a

https://market.bisnis.com/read/20251205/192/1934587/prospek-bugar-emiten-rumah-sakit-heal-silo-cs-di-tahun-kuda-api-2026