RI-Belarusia Perkuat Kerja Sama Dagang Lewat Indonesia-EAEU FTA
Indonesia dan Belarusia berkomitmen memperkuat kerja sama dagang melalui perjanjian dagang I-EAEU FTA.
(Bisnis.Com) 15/12/25 19:42 73659
Bisnis.com, JAKARTA — Belarusia menyatakan akan mendukung sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (I-EAEU FTA).
Hal tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Belarusia Viktor Karankevich dalam Strategic Forum I-EAEU FTA yang juga dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso di Jakarta pada hari ini, Senin (15/12/2025).
“Perekonomian Belarusia dan Indonesia juga saling melengkapi, dan negara kami memasok pupuk dan produk pangan ke Indonesia, sehingga turut berkontribusi dalam upaya Indonesia untuk menjamin ketahanan pangan,” kata Karankevich.
Tak hanya di bidang pangan, dia menyebut bahwa Belarusia siap untuk memperluas kerja sama di bidang lainnya yang telah ditetapkan sebagai prioritas utama pembangunan Tanah Air.
Menurut Karankevich, Indonesia telah berkontribusi besar dalam pemenuhan kebutuhan Belarusia melalui komoditas minyak kelapa sawit, minyak kakao, peralatan rumah tangga, obat-obatan, hingga berbagai produk lainnya.
Selain itu, dia juga menyebut bahwa Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko telah menandatangani keputusan presiden yang menyetujui rencana perjanjian I-EAEU FTA.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan bahwa peluang pasar di negara-negara EAEU seperti Armenia, Rusia, Belarusia, Kyrgyzstan, dan Kazakhstan terbuka lebar dengan adanya perjanjian ini.
Menurut Budi, pada 2024, ekspor Indonesia ke EAEU disebutnya mencapai US$1,9 miliar, dengan total perdagangan sebesar US$4,5 miliar.
Selain itu, dalam lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan total perdagangan Indonesia–EAEU disebutnya tercatat sebesar 21,45%. Dia mendorong nilai total perdagangan (total trade) dapat meningkat hingga dua kali lipat.
“Kita ingin perdagangan internasional yang non-diskriminatif, yang fair dan adil. Jadi saya pikir kita terus banyak partner, salah satunya yang terakhir ini adalah dengan EAEU, dengan harapan pertumbuhan ekspor kita terus meningkat dan ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi 8%,” ujar Budi.
#indonesia-belarusia-perdagangan #indonesia-eaeu-fta #perdagangan-bebas-indonesia #kerja-sama-dagang #ketahanan-pangan-indonesia #ekspor-indonesia-eaeu #perdagangan-internasional-indonesia #pasar-eaeu #n-a