Bos Pegadaian Ungkap Cara Emas Digital Dijamin Fisik
Pegadaian memastikan setiap pembelian emas digital memiliki cadangan emas fisik satu banding satu yang tersimpan di brankas perusahaan.
(Kompas.com) 06/03/26 10:07 156799
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pegadaian memastikan pasokan emas untuk seluruh produk investasi emas digital tetap memadai. Pasalnya, investasi emas digital didukung oleh emas fisik dengan rasio satu banding satu.
Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu, menyebut setiap emas yang dibeli nasabah sepenuhnya didukung oleh emas fisik yang benar-benar tersedia dan disimpan oleh Pegadaian.
Ia mencontohkan jika seorang nasabah membeli emas 100 gram, Pegadaian telah memiliki dan menyimpan emas fisik dengan jumlah yang sama di brankas perusahaan. Begitu pula jika nasabah membeli 200 gram atau jumlah lainnya, seluruh saldo emas tersebut memiliki cadangan fisik yang setara.
“Emas di Pegadaian itu satu banding satu. Teman-teman beli 100 gram, beli 200 gram, atau berapapun, di Pegadaian fisiknya ada,” ujar Yos saat gelaran "PRIMA Talkshow" di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Mekanisme penyediaan emas di Pegadaian dirancang untuk memenuhi dua aspek penting sekaligus, yakni aspek keamanan dan kesesuaian dengan prinsip syariah.
Dari sisi keamanan, Pegadaian memastikan emas fisik telah tersedia terlebih dahulu sebelum nasabah melakukan pembelian. Dengan cara ini, setiap transaksi emas yang dilakukan nasabah benar-benar didukung oleh aset fisik yang sudah ada dan tersimpan di brankas perusahaan.
“Jadi ini memenuhi dua hal. Satu, dari sisi keamanan. Kedua, dari sisi konsep syariahnya. Emas (fisik) sudah ada duluan,” paparnya.
Lebih jauh, emas yang disimpan Pegadaian umumnya berbentuk batangan besar, misalnya satu kilogram. Dalam satu batangan tersebut terdapat porsi kepemilikan nasabah sesuai dengan saldo emas digital yang dimiliki.
Karena itu, proses pencetakan emas fisik dari saldo digital tidak dapat dilakukan secara instan. Untuk menjawab kebutuhan nasabah, Pegadaian menyediakan fasilitas ATM emas yang memungkinkan nasabah mencetak emas fisik dari saldo emas digital.
Namun saat ini fasilitas ATM emas tersebut masih tersedia secara terbatas, namun ke depan direncanakan akan diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia.
Selain itu, Yos memastikan seluruh emas yang dikelola Pegadaian memiliki kadar 24 karat. Secara regulasi, Pegadaian juga menjadi salah satu dari dua institusi di Indonesia yang telah memperoleh izin pemerintah untuk menjalankan layanan bank emas atau bullion bank.
Melalui layanan tersebut, Pegadaian menyediakan empat produk utama, yakni perdagangan atau jual beli emas, deposito emas, pinjaman modal kerja berbasis emas, serta layanan titipan emas bagi korporasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#jakarta #investasi-emas #emas-digital #pt-pegadaian #emas-fisik