BI Ingatkan Risiko Tukar Uang di Jalanan, Masyarakat Diminta Gunakan Layanan Resmi

BI Ingatkan Risiko Tukar Uang di Jalanan, Masyarakat Diminta Gunakan Layanan Resmi

Bank Indonesia mengingatkan risiko tukar uang di jalanan dan mengimbau masyarakat menggunakan layanan resmi BI dan perbankan.

(MedCom) 07/03/26 10:08 157745

Jakarta: Fenomena jasa penukaran uang baru di pinggir masih dijumpai menjelang Ramadan dan Idulfitri. Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati karena penukaran uang di luar layanan resmi memiliki berbagai risiko.

Bank sentral menegaskan bahwa transaksi jual beli uang di jalanan tidak menjamin keaslian maupun ketepatan jumlah uang yang diterima. Selain itu, praktik tersebut juga berpotensi menimbulkan penipuan yang dapat merugikan masyarakat. Karena itu, BI mengimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang hanya melalui layanan resmi yang disediakan Bank Indonesia maupun perbankan.

“Sehubungan dengan fenomena tersebut, Bank Indonesia terus mengupayakan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, termasuk memperluas layanan penukaran uang tunai melalui kas keliling di berbagai lokasi, termasuk di lokasi yang memiliki minat tinggi terhadap layanan tersebut,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dilansir Antara, Sabtu, 7 Maret 2026.

Program SERAMBI 2026 untuk Ramadan dan Idulfitri

Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Bank Indonesia bersama perbankan menyelenggarakan program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.

Program ini berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026.

Dalam program tersebut, BI menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Sebanyak Rp177 triliun dialokasikan untuk kebutuhan perbankan, termasuk penarikan uang tunai melalui ATM dan kantor cabang bank.

Sementara itu, Rp8,6 triliun disiapkan khusus untuk layanan penukaran uang baru dengan nominal Rp5,3 juta per paket.

Ribuan titik layanan penukaran uang

Selain itu, agar masyarakat lebih mudah menukar uang baru, BI bersama perbankan menyediakan layanan penukaran di berbagai lokasi.

Secara total terdapat 2.883 titik penukaran uang dengan 8.755 layanan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Layanan tersebut tersedia melalui berbagai kanal, antara lain Kas keliling Bank Indonesia, Kantor bank umum, Layanan penukaran terpadu di lokasi strategis, Rumah ibadah, dan pusat aktivitas masyarakat

Selain itu, masyarakat juga dapat memesan jadwal penukaran uang secara online melalui aplikasi PINTAR di laman pintar.bi.go.id.

“Bank Indonesia mengapresiasi tingginya animo masyarakat yang tercermin dari cepatnya penyerapan kuota pemesanan penukaran di seluruh wilayah Indonesia melalui Aplikasi PINTAR," katanya.

“Hingga saat ini, lebih dari satu juta penukar di seluruh wilayah Indonesia telah mendapatkan jadwal penukaran uang melalui Aplikasi PINTAR,” kata Ramdan.

(ANN)

#tukar-uang-baru-lebaran #penukaran-uang-bi #tukar-uang-resmi-bank-indonesia #tukar-uang-baru-di-bank #aplikasi-pintar-bi-tukar-uang #cara-tukar-uang-baru-lebaran #layanan-tukar-uang-bi #penukar

https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/GNGGq9jN-bi-ingatkan-risiko-tukar-uang-di-jalanan-masyarakat-diminta-gunakan-layanan-resmi