BCA Buka Peluang Bagi Dividen Interim 3 Kali Setahun
BCA membuka peluang membagikan dividen interim hingga tiga kali setahun mulai 2026 jika kondisi keuangan mendukung.
(Kompas.com) 12/03/26 17:06 163342
KOMPAS.com-PT Bank Central Asia Tbk atau BCA membuka peluang pembagian dividen interim lebih sering mulai tahun buku 2026.
Manajemen merencanakan distribusi dividen interim hingga tiga kali dalam satu tahun.
Rencana tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPS yang digelar di Menara BCA, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Manajemen menjelaskan pembagian dividen interim akan dilakukan jika kondisi keuangan perusahaan memungkinkan. Keputusan pembagian juga memerlukan persetujuan Dewan Komisaris.
“Untuk tahun buku 2026, apabila kondisi keuangan memungkinkan, Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris dapat membagikan dividen interim sebanyak 3 kali pada tahun 2026, yang direncanakan akan dibagikan per kuartal,” tulis manajemen BCA dalam penjelasan mata acara rapat.
Skema tersebut memberi peluang bagi pemegang saham menerima dividen lebih rutin sepanjang tahun sebelum penetapan dividen final melalui RUPS berikutnya.
RUPS yang sama juga menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025.
Perseroan menetapkan dividen Rp336 per saham atau setara 72 persen dari laba bersih perusahaan.
BCA mencatat laba bersih Rp57,5 triliun sepanjang 2025.
Nilai dividen tersebut sudah termasuk dividen interim Rp55 per saham yang telah dibayarkan pada 22 Desember 2025.
Sisa dividen yang akan dibayarkan kepada pemegang saham mencapai Rp281 per saham.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyebut keputusan rapat mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
“Hasil keputusan RUPST BCA hari ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perseroan, serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026,” ujar Hendra.
Hendra menilai perekonomian Indonesia masih memiliki peluang tumbuh positif pada 2026 meski menghadapi sejumlah tantangan global.
“Kami optimistis perekonomian tanah air akan melanjutkan pertumbuhan positif pada tahun 2026, meskipun ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi, termasuk dinamika perekonomian global hingga kondisi geopolitik,” kata Hendra.
Manajemen BCA menyatakan perusahaan tetap akan mendorong penyaluran kredit ke berbagai segmen ekonomi dengan mengedepankan prinsip kehati hatian.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang