Mudik Lebaran 2026, Jasamarga Siagakan 101 Derek dan 574 Personel di Tol Trans Jawa
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat kesiapan operasional di seluruh ruas Tol Trans Jawa, siapkan 101 derek & 574 personel untuk Mudik Lebaran 2026.
(Kompas.com) 13/03/26 16:39 164358
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan layanan jalan tol semasa mudik Lebaran 2026, dengan memperkuat kesiapan operasional di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa yang dikelolanya.
Direktur Utama PT JTT Rudi Kurniadi mengatakan, JTT menyiagakan 101 unit kendaraan derek yang tersebar di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa.
“Selain itu, sebanyak 574 personel on call juga disiapkan dan siap dikerahkan sewaktu-waktu untuk menangani kondisi darurat maupun potensi gangguan lalu lintas selama periode peningkatan mobilitas masyarakat,” kata Rudi dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).
Untuk mendukung kelancaran transaksi di gerbang tol, JTT turut menyiapkan 19 titik tambahan layanan top up uang elektronik serta 60 unit tambahan Mobile Reader (MR) guna membantu mempercepat proses transaksi kendaraan, khususnya pada periode dengan volume lalu lintas tinggi.
JTT juga memastikan kesiapan layanan di 40 rest area yang tersebar di sepanjang ruas Jalan Tol Trans Jawa, termasuk 2 rest area fungsional di KM 439 A dan KM 444 B Ruas Tol Semarang–Solo.
“Pengelolaan rest area difokuskan pada penjagaan kebersihan, ketersediaan air bersih, kesiapan fasilitas umum seperti toilet, pengaturan parkir kendaraan, serta kesiapan petugas keamanan dan kebersihan guna memastikan pengguna jalan dapat beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Selain itu, JTT memproyeksikan adanya peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447H/2026.
Untuk periode 11 hingga 31 Maret 2026, volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju wilayah Timur Trans Jawa diperkirakan mencapai 1,03 juta kendaraan, atau meningkat sekitar 74,83 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan mobilitas tersebut, JTT juga melakukan penguatan pada aspek pemeliharaan serta kesiapan infrastruktur jalan tol dengan menyiagakan 244 tim preservasi, yang terdiri dari tim patching, tim preservasi Ruang Milik Jalan (Rumija), tim preservasi drainase, tim preservasi Sarana Pelengkap Jalan (Sarkapja), hingga tim antisipasi genangan dan longsoran.
Kesiapan tersebut juga ditandai melalui pelaksanaan Kick Off Siaga Operasional Idulfitri 1447H/2026 sebagai bentuk kesiapsiagaan perusahaan dalam memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar selama periode Ramadhan dan Idulfitri 2026.
“Periode Ramadhan dan Idulfitri merupakan salah satu momentum dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, seluruh tim operasional diharapkan dapat memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap berjalan optimal melalui koordinasi yang solid, respons cepat terhadap potensi gangguan lalu lintas, serta pengawasan kondisi infrastruktur secara berkelanjutan,” ujar Rudi.
JTT juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
“Pengguna jalan juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas rest area secara bijak serta beristirahat apabila merasa lelah guna menjaga keselamatan selama perjalanan,” sebut dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#jalan-tol-trans-jawa #jasamarga-transjawa-tol #mudik-lebaran-2026 #kesiapan-operasional