Istana Sampaikan Bela Sungkawa Atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Istana Sampaikan Bela Sungkawa Atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Istana sampaikan bela sungkawa atas gugurnya 3 prajurit TNI di Lebanon. Pemerintah desak investigasi dan koordinasi dengan UNIFIL untuk pemulangan jenazah.

(Bisnis.Com) 31/03/26 15:17 177641

Bisnis.com, JAKARTA — Istana menyampaikan bela sungkawa atas gugurnya tiga Prajurit TNI yang sedang menjalankan tugas sebagai anggota penjaga perdamaian di Lebanon (UNIFIL).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan mewakili Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) juga pada kemarin, Senin (30/3/2026) pemerintah telah menyampaikan sikap, termasuk menyayangkan kejadian ini sekaligus meminta kepada otoritas-otoritas terkait untuk melakukan investigasi.

"Kami juga sebagai Mensesneg telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima TNI dalam hal melakukan upaya yang terbaik untuk pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur," kata Prasetyo kepada wartawan pada Selasa (31/3/2026).

Prasetyo juga menjelaskan bahwa pemerintah pun telah memberikan briefing kepada seluruh pasukan dan prajurit yang masih bertugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan

Adapun, melalui pernyataan resmi di akun X Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (@Kemlu_RI) pada Senin (30/3/2026), pemerintah menegaskan sikap tegas terhadap insiden tersebut. Indonesia juga mengecam keras insiden tersebut dan mendesak dilakukan penyelidikan menyeluruh.

“Kami mengutuk keras kejadian ini dan menyerukan investigasi yang komprehensif serta transparan,” tulis Kemlu.

Indonesia kini berkoordinasi erat dengan UNIFIL untuk proses pemulangan jenazah serta penanganan medis terbaik bagi korban luka. Pemerintah memastikan seluruh langkah dilakukan secara cepat dan optimal. Lebih jauh, Indonesia menekankan pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian sesuai hukum internasional.

“Keamanan dan keselamatan pasukan penjaga perdamaian harus dihormati setiap saat. Serangan terhadap mereka tidak dapat diterima dan merusak upaya kolektif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas,” tegas Kemlu.

Dalam pernyataannya, Indonesia juga kembali mengutuk serangan Israel di Lebanon selatan serta mendesak semua pihak untuk menahan diri. Pemerintah menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon, penghentian serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan otoritas terkait, serta memantau secara ketat perkembangan situasi di kawasan tersebut.

Sebagaimana diketahui, satu prajurit TNI yakni Praka Farizal Rhomadhon gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026). Insiden tersebut terjadi akibat tembakan artileri tidak langsung di sekitar posisi kontingen Indonesia dekat Adchit Al Qusayr, di tengah eskalasi konflik antara militer Israel dan kelompok bersenjata setempat.

Pada Senin (30/03/2026), dua prajurit TNI yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan pun gugur setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL.

#prajurit-tni #tni-gugur #bela-sungkawa #prajurit-di-lebanon #unifil #menteri-sekretaris-negara #prabowo-subianto #menteri-luar-negeri #investigasi-insiden #pemulangan-jenazah #keamanan-pasukan #serang

https://kabar24.bisnis.com/read/20260331/15/1963341/istana-sampaikan-bela-sungkawa-atas-gugurnya-prajurit-tni-di-lebanon