Menteri PU dorong swasembada aspal bisa hemat devisa Rp4 triliun
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong percepatan pemanfaatan Aspal Buton (Asbuton) untuk mendukung swasembada aspal nasional.Ia mengatakan ...
(Antara) 02/04/26 12:58 179973
Ini adalah sebuah peluang bagi kita untuk ke depan bisa makin berdiri sendiri di atas kaki kita sendiri
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong percepatan pemanfaatan Aspal Buton (Asbuton) untuk mendukung swasembada aspal nasional.
Ia mengatakan kebutuhan aspal nasional saat ini mencapai sekitar 1 juta ton per tahun dan diproyeksikan meningkat menjadi 1,5 juta ton pada tahun-tahun mendatang.
“Namun demikian, hampir 80 persen masih bergantung pada aspal yang berbasis pada minyak bumi yang kita impor,” kata Dody dalam diskusi dengan media di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan dinamika geopolitik global, termasuk di kawasan Timur Tengah, telah memicu fluktuasi harga energi dan berdampak pada sektor infrastruktur.
“Situasi ini mendorong harga minyak menjadi berfluktuasi semakin tinggi dan berimbas langsung kepada sektor infrastruktur kita, khususnya pada material strategis seperti aspal,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap impor material menjadi risiko dalam pembangunan nasional.
Ia menuturkan Indonesia memiliki cadangan Asbuton yang besar di Pulau Buton, namun pemanfaatannya masih terbatas.
Saat ini, penggunaan Asbuton baru sekitar 4 persen dari total kebutuhan nasional.
Untuk itu, Kementerian PU menargetkan peningkatan pemanfaatan Asbuton dalam konstruksi jalan nasional hingga minimal 30 persen.
“Ini adalah sebuah peluang bagi kita untuk ke depan bisa makin berdiri sendiri di atas kaki kita sendiri,” tuturnya.
Selain memperkuat kemandirian, Dody menilai kebijakan tersebut juga memberikan manfaat ekonomi.
Ia menyebutkan pemanfaatan Asbuton berpotensi menghemat devisa negara hingga sekitar Rp4 triliun serta meningkatkan penerimaan pajak sekitar Rp2 triliun.
“Potensi penghematan devisa negara akan mencapai sekitar Rp4 triliun, dan dengan penambahan penerimaan pajak sekitar hampir Rp2 triliun,” ungkap dia.
Ia menambahkan pengembangan industri Asbuton juga dapat menciptakan nilai tambah ekonomi hingga sekitar Rp23 triliun.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap dapat memperkuat industri dalam negeri sekaligus menjaga ketahanan pasokan material konstruksi.
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
#dody-hanggodo #kementerian-pekerjaan-umum #asbuton #swasembada-aspal #impor-aspal #hilirisasi-industri