Asuransi Tugu harap klaim tak naik di tengah El Nino dan perang

Asuransi Tugu harap klaim tak naik di tengah El Nino dan perang

Direktur Teknik PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) Fadlil Iswahyudi menyatakan pihaknya berharap pengajuan klaim tidak mengalami ...

(Antara) 02/04/26 18:11 180403

Kami harapkan tidak (ada kenaikan klaim) ya, tapi dikhawatirkan (fenomena El Nino) itu (menyebabkan) bush fire, semak-semak terbakar, dekat pabrik, lalu kena pabriknya

Jakarta (ANTARA) - Direktur Teknik PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) Fadlil Iswahyudi menyatakan pihaknya berharap pengajuan klaim tidak mengalami peningkatan akibat fenomena Godzilla El Nino serta Perang AS-Israel dan Iran.

Meskipun demikian, ia mengatakan perseroan tetap mempersiapkan sejumlah langkah mitigasi, mengingat fenomena El Nino membawa hawa panas ke Indonesia yang berpotensi memicu kasus kebakaran.

“Kami harapkan tidak (ada kenaikan klaim) ya, tapi dikhawatirkan (fenomena El Nino) itu (menyebabkan) bush fire, semak-semak terbakar, dekat pabrik, lalu kena pabriknya, hal kayak gitu kan di-cover (ganti ruginya dijamin asuransi),” ujar Fadlil Iswahyudi di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, ia menuturkan bahwa perang di Timur Tengah (Timteng) dapat meningkatkan risiko klaim terkait asuransi marine cargo karena penutupan Selat Hormuz yang menyebabkan disrupsi pada perjalanan sejumlah kapal pengangkut.

Seiring dengan peningkatan risiko klaim tersebut, ia mengatakan harga premi asuransi dan reasuransi marine cargo juga berpotensi naik. Namun, ia mengatakan saat ini terpantau belum ada penyesuaian harga premi tersebut.

“(Risiko) war (perang) itu selalu di-exclude (tidak disertakan), kecuali buat marine cargo. (Asuransi) marine cargo itu terlalu banyak pengecualian, war on land (perang darat) nggak di-cover (dijamin dalam produk asuransi lain), tapi kalau marine cargo, ada (ganti rugi karena) war,” kata Fadlil.

Walaupun begitu, di tengah risiko bencana alam dan geopolitik tersebut, pihaknya tetap optimis dapat meningkatkan kinerja perseroan pada tahun ini dibandingkan tahun lalu.

Menurut laporan publikasi keuangan konsolidasian Asuransi Tugu per 31 Desember 2025 yang dirilis pada Selasa (31/3), perseroan mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp762,42 miliar pada 2025. Sedangkan total aset perusahaan mencapai Rp27,71 triliun dengan rasio likuiditas tercatat 237,53 persen.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) telah memberikan imbauan kepada petani untuk memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai langkah melindungi produksi di tengah ancaman potensi El Nino yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

"Salah satu langkah (antisipasi menghadapi El Nino) yang terus didorong pemerintah adalah pemanfaatan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP)," kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam keterangan di Jakarta, Rabu (1/4).

Dia menyampaikan, program tersebut dirancang untuk melindungi petani dari berbagai risiko, mulai dari kekeringan, banjir, hingga serangan organisme pengganggu tanaman.

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

#klaim-asuransi #godzilla-el-nino #perang-iran #perang-timur-tengah #asuransi-pertanian #asuransi-marine-cargo

https://www.antaranews.com/berita/5507905/asuransi-tugu-harap-klaim-tak-naik-di-tengah-el-nino-dan-perang