Penampakan The Doctor Tiba di Bareskrim: Pakai Kursi Roda, Kedua Kakinya Diperban
Buronan bandar narkotika Andre Fernando alias The Doctor tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (6.4.2026) sekitar pukul 19.25 WIB. Buronan bandar... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 06/04/26 20:27 183204
JAKARTA - Buronan bandar narkotika Andre Fernando alias The Doctor tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 19.25 WIB. Sesampainya di Gedung Bareskrim, pria yang sempat membantu pelarian bandar narkoba Koh Erwin itu diturunkan dari mobil dan diarahkan untuk duduk di kursi roda.
Kedua kakinya diperban saat diturunkan. Kemudian, dia pun digiring ke ruangan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dengan pengawalan ketat dari anggota Polri. Ia pun tertunduk lesu saat digiring anggota kepolisian.

Ditangkap di Malaysia
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan Andre ditangkap tim gabungan Bareskrim dan Hubinter Polri pada Minggu (5/4/2026) di Penang Malaysia.
"Bahwa benar, pada hari Minggu tanggal 5 April 2026, DPO atas nama Andre Fernando alias Charlie alias The Doctor berhasil ditangkap oleh tim gabungan," kata Eko Hadi dalam keterangan tertulis.
Dia menambahkan saat ini The Doctor sedang dalam perjalanan kembali ke Indonesia dengan pengawalan petugas kepolisian. "Saat ini DPO tersebut sedang dalam penerbangan ke Indonesia dengan dikawal petugas," ujar dia.
Diketahui, Andre merupakan distributor yang menyediakan sabu kepada bandar narkoba Erwin Iskandar alias Koh Erwin. Andre Fernando menjadi DPO dalam kasus narkotika yang melibatkan bandar narkoba Koh Erwin.
Kasus Koh Erwin turut menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi. Andre disebut merupakan sosok yang menyediakan sabu yang dibeli Ko Erwin untuk diedarkan di wilayah Bima, NTB.
Koh Erwin diketahui 2 kali melakukan transaksi kepada Andre pada Januari 2026. Transaksi pertama senilai Rp400 juta per 2 kg sabu. Kemudian, transaksi kedua Rp400 juta dengan sabu yang diterima seberat 3 kg.
"Ko Andre atau \'The Doctor\' menyediakan narkoba berbagai jenis diantaranya sabu, vape yang mengandung etomidate dan happy water," kata Eko.
Koh Andre, lanjut Eko, memiliki jaringan di daerah Riau. Dia memasukkan cartridge vape yang mengandung etomidate dengan merek Ferarri dan Lamborgini melalui jalur laut dari Malaysia melewati Dumai, Riau.
"Sedangkan untuk (pengiriman) narkotika jenis sabu pengirimannya kebanyakan menggunakan kargo uang di-packing (lalu) dimasukkan ke dalam boneka dan dibungkus dalam kotak kado," pungkasnya.
(rca)
#koh-erwin #the-doctor #bandar-besar-narkoba #bandar-narkoba #bareskrim