Gedung Putih Menolak Ungkap Biaya Perang Iran kepada Para Senator AS
Direktur anggaran Gedung Putih, Russell Vought, menolak memberikan perkiraan biaya agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran kepada para anggota parlemen. Dia mengatakan... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 17/04/26 16:03 194701
WASHINGTON - Direktur anggaran Gedung Putih, Russell Vought, menolak memberikan perkiraan biaya agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran kepada para anggota parlemen. Dia mengatakan angka-angka tersebut "berfluktuasi" dan sulit untuk dinilai, menurut laporan media Amerika."Saya tidak ingin membuat karakterisasi tentang hal itu pada saat ini," katanya ketika ditanya tentang laporan bahwa konflik tersebut mungkin telah menelan biaya puluhan miliar dolar.
Para senator memperkirakan perang tersebut dapat menelan biaya hingga USD10 miliar per minggu, sementara pemerintah sedang mempersiapkan permintaan pendanaan pertahanan tambahan.
Para kritikus menuduh para pejabat berusaha "menyembunyikan" skala pengeluaran karena utang nasional AS terus meningkat.
Sementara itu, Kepala Badan Energi Internasional, Fatih Birol, memperingatkan "pasar meremehkan konsekuensi dari penutupan yang berkepanjangan" Selat Hormuz dan harga energi akan naik.
Birol mengatakan belum ada pengiriman baru minyak, gas, atau bahan bakar ke pasar Asia, dengan kesenjangan pasokan yang kini mulai muncul.
Ia menambahkan negara-negara miskin dapat terkena dampak paling parah karena mata uang yang lebih lemah dan sumber daya keuangan yang lebih terbatas.
Birol juga memperingatkan kekurangan produk olahan seperti minyak tanah dan solar dapat muncul jika minyak mentah tidak dapat mencapai kilang, yang berpotensi menyebabkan gangguan penerbangan, pembatalan, dan masalah pasokan industri di beberapa negara.
(sya)
#amerika-serikat #gedung-putih #perang-as-vs-iran #perang-iran-vs-israel #as-vs-iran