Iran Resmi Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Anjlok
Pasar global merespons positif dibukanya jalur vital energi dunia.
(Republika) 17/04/26 22:03 195109
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Harga minyak dunia langsung anjlok setelah Iran menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya terbuka bagi kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata. Harga minyak mentah Brent turun menjadi 88 dolar AS per barel, setelah sebelumnya sempat berada di atas 98 dolar AS pada Jumat (17/4/2026).
Selat Hormuz merupakan jalur sempit yang menghubungkan Teluk dengan Laut Arab. Sekitar seperlima pasokan minyak dunia dan gas alam cair biasanya diangkut melalui jalur ini.
“Jalur pelayaran bagi seluruh kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka selama sisa periode gencatan senjata,” kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dikutip dari BBC, Jumat (17/4/2026).
Pasar global juga merespons positif pengumuman tersebut. Indeks saham utama di Amerika Serikat menguat pada perdagangan awal. Indeks S&P 500 naik 0,8 persen, sementara Nasdaq dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) masing-masing meningkat lebih dari 1 persen.
Bursa saham Eropa turut mencatat kenaikan. Indeks CAC di Paris dan DAX di Frankfurt naik lebih dari 2 persen, sedangkan FTSE 100 di London menguat sekitar 0,5 persen.
Sebelumnya, Selat Hormuz praktis ditutup oleh Iran sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer pada akhir Februari.
Kapal tanker tidak dapat melintasi jalur tersebut, sehingga pasokan minyak dan gas di pasar global menurun drastis dan memicu lonjakan harga.
#selat-hormuz #blokade-selat-hormuz #iran-buka-selat-hormuz #menlu-iran #abbas-araghchi #perang-iran #harga-minyak #harga-bbm #harga-minyak-dunia #crude-oil #brent