Transisi Energi Dipercepat, RI Butuh Investasi Listrik Lebih dari 500 Miliar Dollar AS
Pemerintah dan PLN kebut transisi energi dengan investasi hijau mencapai $500 miliar AS. Target NZE, 100 GW PLTS, dan pasokan listrik data center jadi prioritas.
(Kompas.com) 19/04/26 10:38 195817
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mempercepat transisi energi nasional dengan kebutuhan investasi sektor ketenagalistrikan yang diperkirakan mencapai lebih dari 500 miliar dollar AS.
Dorongan investasi besar tersebut menjadi kunci untuk mencapai target net zero emission (NZE), sekaligus menjawab lonjakan kebutuhan listrik di dalam negeri, khususnya dari sektor digital seperti pusat data.
Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar Abdurrahim mengatakan, pemerintah tengah membuka peluang investasi hijau secara luas guna mempercepat pengembangan energi bersih di Indonesia.
SHUTTERSTOCK/JITTAWIT21 Ilustrasi listrik, token listrik. Pemerintah pastikan tidak ada lagi program diskon listtik pada 2025.“Pemerintah Indonesia tengah mengakselerasi transisi energi dengan membuka peluang investasi hijau yang sangat besar. Fokus utama kami adalah mencapai target pengembangan PLTS sebesar 100 GW sebagai pilar utama bauran energi nasional,” ujar Wanhar dalam Launching MKI Electricity Connect 2026 di Kantor PLN Pusat, Jakarta Selatan pada Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi strategi utama dalam menurunkan emisi sekaligus memastikan pasokan listrik yang kompetitif bagi industri masa depan.
Kebutuhan energi tersebut semakin meningkat seiring pertumbuhan sektor digital, khususnya data center di kawasan ASEAN yang diproyeksikan tumbuh hingga 20 persen per tahun.
Menurut Wanhar, kondisi tersebut menuntut Indonesia untuk tidak hanya mempercepat pembangunan energi bersih, tetapi juga memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional.
“Melalui forum ini, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menjawab kebutuhan listrik sektor data center yang tumbuh ekspansif melalui kebijakan yang konsisten dan inovatif,” kata dia.
Dok. PLN Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Darmawan Prasodjo dalam kegiatan 16th Kompas100 CEO Forum powered by PLN yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Rabu (26/11/2025).Sejalan dengan itu, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menerjemahkan kebijakan transisi energi menjadi proyek nyata di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut, perusahaan akan fokus pada percepatan pembangunan energi baru terbarukan (EBT), termasuk pembangkit listrik tenaga surya dan sistem penyimpanan energi (battery energy storage system/BESS).
Selain itu, PLN juga mendorong digitalisasi jaringan listrik melalui pengembangan smart grid guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional.
“Melalui acara ini, kami akan memberikan policy direction PLN yang jelas, terutama dalam menerjemahkan kebijakan pemerintah menjadi hasil nyata, mulai dari akselerasi proyek PLTS dan BESS hingga penguatan program listrik desa,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung kedaulatan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.
Sementara itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, BUMN, dan pelaku industri dinilai menjadi faktor krusial dalam mempercepat transformasi energi di Indonesia.
Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Suroso Isnandar menilai sinergi tersebut diperlukan untuk menjembatani kebijakan, kesiapan industri, dan inovasi teknologi dalam transisi energi.
“Peran asosiasi industri sangat krusial dalam menjembatani kebijakan, kesiapan industri, dan inovasi teknologi dalam transisi energi kawasan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan mampu membangun sistem ketenagalistrikan yang tidak hanya bersih dan berkelanjutan, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan global ke depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#net-zero-emission #pembangkit-listrik-tenaga-surya #transisi-energi-nasional #investasi-hijau