Menaker: Pelatihan vokasi dukung pemulihan pascabencana Aceh dan Sumut
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya dukungan pemulihan jangka menengah dan panjang pascabencana ...
(Antara) 22/04/26 08:44 198717
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya dukungan pemulihan jangka menengah dan panjang pascabencana banjir bandang di Aceh dan Sumatera Utara.
Menaker, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) mempersiapkan pelatihan vokasi berbasis kebutuhan pascabencana, serta peningkatan keterampilan kerja dan kewirausahaan.
"Selain itu, juga penguatan produktivitas agar masyarakat kembali mandiri secara ekonomi," kata Yassierli.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemulihan tidak berhenti pada bantuan awal, tetapi harus berlanjut hingga masyarakat benar-benar pulih dan berdaya.
"Bencana boleh meruntuhkan bangunan, tetapi tidak boleh meruntuhkan semangat. Kita jadikan musibah ini sebagai titik untuk bangkit lebih kuat dan lebih siap menghadapi masa depan," ujar dia.
Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) itu juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, hingga masyarakat untuk terus bersinergi mempercepat pemulihan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) di Sumatera Utara dan Aceh.
Sementara itu, Kemnaker menyalurkan bantuan Kemnaker Peduli senilai Rp32.252.643.000 untuk mempercepat pemulihan ekonomi serta membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh.
Adapun bantuan tersebut dialokasikan untuk beberapa program sebagai berikut. Pertama adalah pelatihan vokasi untuk Sumatera Utara sebanyak 4.516 orang dengan anggaran Rp16.531.704.000 dan Aceh sebanyak 2.438 orang dengan anggaran Rp8.918.439.000.
Lebih lanjut, ada program Padat Karya dengan 40 paket kegiatan senilai Rp4.000.000.000 untuk menciptakan lapangan kerja sementara dan menggerakkan ekonomi lokal di wilayah terdampak.
Kemnaker juga memiliki program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) sebanyak 400 paket bantuan senilai Rp2.000.000.000 untuk mendorong tumbuhnya usaha kecil baru di masyarakat.
Selain itu, terdapat pula santunan pekerja terdampak senilai Rp52.500.000, dan dukungan wirausaha yang meliputi pelatihan dan modal usaha dengan total Rp750.000.000.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
#menaker #kemnaker #menaker-yassierli #yassierli #pelatihan-vokasi #vokasi