Menaker: Perluasan akses pelatihan vokasi wujudkan SDM kompeten

Menaker: Perluasan akses pelatihan vokasi wujudkan SDM kompeten

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perluasan akses pelatihan vokasi terutama melalui balai-balai pelatihan Kemnaker untuk ...

(Antara) 22/04/26 13:14 199035

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perluasan akses pelatihan vokasi terutama melalui balai-balai pelatihan Kemnaker untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

“Meminta seluruh balai pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan agar terus memperluas akses pelatihan sehingga manfaatnya dapat dirasakan banyak masyarakat,” kata Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Salah satu hal yang pemerintah kini dorong adalah program Pelatihan Vokasi Nasional sebagai langkah konkret untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.

“Inilah langkah konkret bagaimana Kemnaker dapat menyiapkan tenaga kerja melalui pelatihan vokasi,” ujar dia.

Menaker Yassierli menegaskan bahwa target peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 mencapai 70 ribu orang.

Pada tahap I, jumlah peserta yang mengikuti program ini tercatat sebanyak 10.405 orang. Mereka tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Ia mencontohkan Pelatihan Vokasi Nasional 2026 tahap I yang dilaksanakan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Sumatera Utara, yang mencakup 10 program pelatihan dari 8 kejuruan.

Program tersebut meliputi Teknisi AC dari kejuruan Refrigerasi; Practical Office dari kejuruan IT; Barista, Kitchen Management, dan Housekeeping Management dari kejuruan Pariwisata; Surveyor dari kejuruan Bangunan; Operator Forklift dari kejuruan Otomotif; Las 6G dari kejuruan Las; Instalasi Tenaga Listrik dari kejuruan Listrik; serta Menjahit dari kejuruan Menjahit.

Lebih lanjut, Yassierli menilai, keterbatasan anggaran pun tidak boleh menjadi hambatan dalam meningkatkan jumlah peserta pelatihan. Karena itu, ia meminta seluruh kepala balai agar aktif menjalin kerja sama dengan dunia industri.

“Kalau dana kita terbatas, saya minta kepada kepala balai agar menjalin kerja sama dengan industri. Dari situlah nanti kita bisa menyuplai tenaga kerja yang memiliki kompetensi vokasi sesuai kebutuhan industri,” ujar dia.

Ia pun berharap pelatihan vokasi tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga memperluas peluang kerja dan mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor industri.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#menaker #yassierli #menaker-yassierli #kemnaker #vokasi #pelatihan-vokasi-nasional

https://www.antaranews.com/berita/5537188/menaker-perluasan-akses-pelatihan-vokasi-wujudkan-sdm-kompeten