Komisi VII apresiasi Apple investasi 160 juta dolar AS untuk TKDN HKT
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mengapresiasi komitmen Apple dalam kesepakatan investasi tingkat komponen dalam negeri handphone, komputer ...
(Antara) 22/04/26 13:54 199136
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mengapresiasi komitmen Apple dalam kesepakatan investasi tingkat komponen dalam negeri handphone, komputer genggam dan tablet (TKDN HKT) di Indonesia secara tunai senilai 160 juta dolar AS periode 2026-2028.
Chusnunia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu menyebut pihaknya mengetahui kabar produksi AirTag di Batam, Kepulauan Riau serta komponen AirPods Max di Bandung, Jawa Barat telah berjalan.
"Pabrik Apple di Batam ini menjadi fasilitas pertama di Indonesia yang memproduksi AirTag, yakni perangkat pelacak canggih yang terhubung dengan jaringan Find My milik Apple dan kami mendapat kabar produknya sudah mulai ekspor ke Amerika Serikat," ujarnya.
Selain itu, Chusnunia menyampaikan kesepakatan investasi bersama Apple menjanjikan untuk membangun pusat pelatihan baru di Indonesia dengan mendirikan Apple Developer Institute.
"Apple sendiri telah mengumumkan pembukaan lima Apple Developer Institute di Indonesia, di Surabaya, Batam, Tangerang dan dua fasilitas Apple Developer Institute di Jakarta," ucapnya.
Ia menjelaskan berdasarkan Permen Perindustrian 29/2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam dan Komputer Tablet, ada tiga skema yang dapat digunakan untuk menghitung nilai TKDN.
"Bisa skema manufaktur, yakni perusahaan harus memproduksi barang di dalam negeri, Bisa skema aplikasi, perusahaan harus membangun aplikasi yang digunakan untuk produk tersebut di dalam negeri dan bisa juga skema pengembangan inovasi, perusahaan mendorong inovasi dilakukan dari dalam negeri," jelasnya.
Apple, katanya, memilih skema pengembangan inovasi untuk memenuhi syarat TKDN HKT di Indonesia. Apple tak diwajibkan membangun pabrik iPhone atau komponen penting iPhone lainnya di Indonesia.
Chusnunia juga mengatakan pabrik perakitan perangkat AirTag di Kawasan Industri Tunas Industrial Prima (TIP) di Batam menjadi tonggak baru investasi Apple di Indonesia, yang berpotensi menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
Jomplang
Nilai investasi yang digelontorkan Apple, lanjut dia, belum merata di Asia Tenggara. Apple menginvestasikan lebih dari Rp256 triliun di Vietnam untuk pembukaan pabrik serta produksi besar-besaran untuk produk Macbook, iPad, Apple Watch dan AirPods.
“Investasi yang dilakukan Apple di Indonesia dan Vietnam terbilang masih cukup jomplang. Bila kita bandingkan dengan Vietnam, investasi Apple mencapai lebih dari Rp256 triliun dan memiliki pabrik untuk produk-produk seperti Macbook, iPad, Apple Watch, AirPods dan menyerap 200.000 lapangan kerja. Sementara di Indonesia Apple berfokus pada pengembangan talenta melalui Apple Academy dan komitmen investasi sekitar Rp15,9 triliun untuk manufaktur lokal (AirTag/AirPods)," ucapnya.
Chusnunia mengharapkan ke depannya, Apple akan memperluas investasinya di Indonesia sebagai komitmen berkelanjutan dalam investasi TKDN tersebut.
"Kehadiran Apple di Indonesia bukan hanya simbol investasi besar, melainkan bagian dari strategi dalam memperkuat daya saing industri teknologi serta memperluas lapangan kerja bagi masyarakat guna menekan angka pengangguran,kita berharap juga perusahaan-perusahaan besar lainnya akan menanamkan investasinya di Indonesia," kata Chusnunia.
Pewarta: Benardy Ferdiansyah/Muhammad Rizki
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026