Kwarda Jatim jajaki kolaborasi dengan industri energi terbarukan
Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menjajaki kolaborasi dengan industri energi terbarukan di Pasuruan guna memperkuat program Pramuka ...
(Antara) 24/04/26 16:10 201906
Harapannya, adik-adik Pramuka bisa belajar langsung, misalnya membuat panel surya sederhana, mengelola energi alternatif di lingkungan sekolah, hingga memahami konsep keberlanjutan secara nyata,
Surabaya (ANTARA) - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menjajaki kolaborasi dengan industri energi terbarukan di Pasuruan guna memperkuat program Pramuka Produktif melalui sinergi edukasi, praktik lapangan, dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
“Kami ingin Pramuka tidak hanya menjadi organisasi yang kuat dalam karakter dan kedisiplinan, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Salah satunya melalui pengembangan energi terbarukan,” ujar Wakil Ketua I Bidang Satuan Karya dan Pramuka Produktif Kwarda Jatim Basuki Babussalam dalam keterangan di Surabaya, Jumat.
Kunjungan dilakukan ke PT Santinilestari Energi Indonesia sebagai langkah mempertemukan pendidikan kepanduan dengan sektor industri berbasis teknologi dan keberlanjutan.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Jawa Timur 2026 yang menetapkan energi terbarukan sebagai prioritas program Pramuka Produktif, seiring meningkatnya kebutuhan energi ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Harapannya, adik-adik Pramuka bisa belajar langsung, misalnya membuat panel surya sederhana, mengelola energi alternatif di lingkungan sekolah, hingga memahami konsep keberlanjutan secara nyata,” tambahnya.
Sekretaris Kwarda Jawa Timur Bambang Suyanto menekankan, pentingnya transformasi Gerakan Pramuka agar relevan dengan perkembangan teknologi serta mampu mengambil peran dalam isu global, termasuk energi terbarukan sebagai kebutuhan masa depan.
“Gerakan Pramuka harus mampu beradaptasi dan mengambil peran dalam isu-isu global. Energi terbarukan bukan hanya tren, tetapi kebutuhan masa depan. Karena itu, kami akan mendorong program ini menjadi gerakan yang masif dalam lima tahun ke depan,” ucapnya.
Menurut Bambang, integrasi pendidikan karakter dan penguasaan teknologi menjadi kekuatan baru mencetak generasi unggul.
Program ini diharapkan mendorong inovasi anggota Pramuka dalam pemanfaatan energi surya, biogas, dan teknologi ramah lingkungan sesuai potensi daerah.
“Program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi dari anggota Pramuka, seperti pemanfaatan energi surya, biogas, hingga teknologi ramah lingkungan lainnya yang sesuai dengan potensi daerah masing-masing,” katanya.
Direktur PT Santinilestari Energi Indonesia Sandy Hartono menyambut positif kolaborasi tersebut dan menilai sinergi dengan jaringan Pramuka berpotensi menciptakan dampak sosial luas berbasis teknologi energi terbarukan.
“Kami melihat ini sebagai peluang yang sangat baik. Pramuka memiliki jaringan yang kuat hingga ke tingkat akar rumput. Jika dipadukan dengan teknologi energi terbarukan, dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menyatakan, kesiapan perusahaan mendukung melalui pelatihan, transfer pengetahuan, dan pengembangan proyek bersama berbasis edukasi lapangan sebagai bentuk kerja sama konkret ke depan.
“Kami siap mendukung. Ke depan, kita bisa merumuskan bentuk kerja sama yang konkret, baik dalam bentuk pelatihan, program percontohan, maupun kegiatan edukasi berbasis lapangan,” tambahnya.
Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur Arum Sabil sebelumnya menegaskan, pengembangan energi terbarukan menjadi bagian transformasi program Pramuka Produktif untuk membangun gerakan yang inovatif dan peduli lingkungan.
“Energi terbarukan menjadi bagian strategis dalam membangun Pramuka yang produktif, inovatif, dan peduli terhadap lingkungan. Ini bukan hanya program, tetapi gerakan untuk masa depan,” tegasnya.
Program tersebut dirancang hingga tingkat gugus depan melalui edukasi nonformal, praktik lapangan, serta pengembangan teknologi sederhana yang dapat diterapkan di sekolah dan masyarakat guna mendukung ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan.
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
#kwarda-jatim #industri-energi-terbarukan #pramuka-produktif