Kompetisi POTEK Dance Fest 2026 Kembali Hadir, Usung Tema Modern Heritage Indonesia

Kompetisi POTEK Dance Fest 2026 Kembali Hadir, Usung Tema Modern Heritage Indonesia

Jika tahun lalu mengusung tema K-Pop yang dekat dengan keseharian anak muda, tahun ini POTEK Dance Fest mengajak peserta mengeksplorasi tema modern dengan sentuhan... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 25/04/26 23:18 202903

JAKARTA - Setelah sukses besar dengan lebih dari 5.000 peserta pada 2025, Komix Herbal kembali menghadirkan POTEK Dance Fest 2026, sebuah kompetisi dance tingkat nasional yang siap menjangkau lebih banyak talenta muda di seluruh Indonesia.

Jika tahun lalu mengusung tema K-Pop yang dekat dengan keseharian anak muda, tahun ini POTEK Dance Fest mengajak peserta mengeksplorasi tema modern dengan sentuhan Indonesian Heritage. Kombinasi ini memberikan ruang bagi peserta untuk tampil kreatif sekaligus membawa identitas budaya ke atas panggung.

Pendaftaran dibuka secara daring mulai 20 April hingga 29 Mei 2026 melalui situs resmi. Antusiasme tinggi pada tahun sebelumnya menjadi bukti bahwa dance bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana ekspresi diri yang positif sekaligus mendukung kesehatan.

Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category Kalbe Consumer Health, Andry Mahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya ingin menjangkau lebih banyak talenta muda. “Tahun lalu kami melihat antusiasme luar biasa dari anak muda di berbagai daerah. Ini menunjukkan bahwa dance bisa menjadi medium positif untuk mengekspresikan diri sekaligus menjaga kesehatan. Tahun ini, kami ingin mengajak lebih banyak anak muda untuk bergerak aktif,” ujarnya, melalui siaran pers, Sabtu (25/4/2026).

Belakangan ini, gaya hidup aktif semakin populer di kalangan anak muda. Hal ini terlihat dari menjamurnya lapangan padel, meningkatnya minat terhadap kelas olahraga, hingga maraknya event lari setiap akhir pekan. Meski demikian, tantangan terbesar masih terletak pada konsistensi. Banyak orang berolahraga hanya karena tren, bukan sebagai kebiasaan.

Padahal, menjaga tubuh tetap aktif tidak harus dimulai dari aktivitas yang berat atau mahal. Langkah sederhana seperti bergerak selama 15 menit setiap hari dapat menjadi awal perubahan nyata. Hal ini sejalan dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia yang mendorong aktivitas fisik rutin untuk menjaga kebugaran tubuh.

Dari sinilah muncul gagasan bahwa dance bisa menjadi pilihan aktivitas yang menyenangkan, fleksibel, dan mudah dijalani oleh siapa saja. “Lebih dari sekadar kompetisi, POTEK Dance Fest membawa pesan penting tentang gaya hidup sehat. Aktivitas fisik yang rutin membantu menjaga daya tahan tubuh. Orang yang aktif bergerak cenderung memiliki sistem imun lebih baik, sehingga risiko gangguan kesehatan ringan seperti batuk dapat berkurang,” jelas Andry.

Semangat ini juga selaras dengan pendekatan alami Komix Herbal. Dengan kandungan utama daun lagundi dan jahe merah, serta bahan herbal lainnya, produk ini membantu mencegah dan meredakan gejala batuk sekaligus memberikan rasa hangat di tenggorokan, sehingga mendukung gaya hidup aktif yang kini semakin relevan.

Tahun ini, POTEK Dance Fest hadir lebih luas dan lebih dekat dengan komunitas dance di berbagai daerah. Jika sebelumnya hanya diselenggarakan di lima area, kini jangkauannya diperluas ke Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Ambon.

Setelah mendaftar secara daring, peserta yang lolos seleksi akan mengikuti private offline audition di beberapa kota pada periode 16 Mei hingga 6 Juni 2026. Peserta terpilih kemudian akan melanjutkan ke babak semifinal yang digelar pada 14 Juni hingga 19 Juli di Medan, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Makassar. Ajang ini akan mencapai puncaknya pada grand final di Jakarta pada 28–31 Agustus 2026.

Koreografer profesional sekaligus pemilik Alpha Plus Dancer, Arinto Sapto Nugroho, yang kembali menjadi juri, menilai ajang ini sebagai ruang eksplorasi penting bagi dancer muda. “Dance bukan hanya soal teknik, tetapi juga energi dan konsistensi. Saya melihat banyak talenta baru dengan karakter kuat dari berbagai daerah. Dengan jangkauan yang lebih luas tahun ini, saya yakin akan semakin banyak talenta yang berani tampil dan menunjukkan identitas mereka,” katanya.

Pada tahap grand final, peserta juga akan dinilai oleh juri kehormatan Ibuki, dancer asal Jepang yang dikenal secara internasional berkat keahliannya dalam waacking serta perannya dalam perkembangan street dance. Selain aktif berkompetisi di berbagai ajang global, Ibuki juga merupakan mentor dan instruktur yang kerap menggelar masterclass bagi dancer di berbagai negara.
(nnz)

#dance-challenge #kompetisi

https://lifestyle.sindonews.com/read/1700185/166/kompetisi-potek-dance-fest-2026-kembali-hadir-usung-tema-modern-heritage-indonesia-1777133083